• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
    • Pekanbaru
    • Kampar
    • Pelalawan
    • Siak
    • Bengkalis
    • Dumai
    • Rohul
    • Rohil
    • Inhu
    • Inhil
    • Kuansing
    • Meranti
  • Dunia
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Kuliner
  • Sosok
  • More
    • Video
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
PILIHAN +INDEKS
Jamkrindo Catat Volume Penjaminan Rp27,68 Triliun hingga Februari 2026
Dibaca : 463 Kali
Pemkab Siak Bayar THR ASN 100 Persen dan TPP Murni dari APBD Tanpa Utang
Dibaca : 94 Kali
Pemprov Riau Terapkan Mekanisme WFA Bergantian, Pastikan Layanan Publik Tetap Prima
Dibaca : 63 Kali
Pemko Pekanbaru Realisasikan Perbaikan Jalan Teluk Leok
Dibaca : 53 Kali
3 Aduan THR di Riau Berhasil Cair, 17 Lainnya Masih Dikawal
Dibaca : 58 Kali

  • Home
  • Gaya Hidup

Jangan Terlalu Sering, Makan Ikan Asin Bisa Picu Kanker Nasofaring

Redaksi

Kamis, 27 Februari 2025 09:33:46 WIB
Cetak
Jangan Terlalu Sering, Makan Ikan Asin Bisa Picu Kanker Nasofaring
ilustrasi

PEKANBARU,DENTINGNEWS---Beberapa waktu ramai dibicarakan di media sosial, ikan asin yang jadi salah satu makanan khas Indonesia justru bisa memicu kanker nasofaring. Benarkah demikian?

Indonesia dikenal dengan kekayaan kuliner yang beragam, mulai dari hidangan mewah hingga makanan sederhana yang akrab di lidah masyarakat. Salah satu kombinasi makanan yang populer adalah ikan asin yang disantap bersama nasi panas.

Tapi, di balik kenikmatannya, kebiasaan ini ternyata menyimpan potensi bahaya bagi kesehatan. Salah satunya bisa memicu kanker nasofaring.

Dokter Spesialis Onkologi Aru Wisaksono Sudoyo menjelaskan hal tersebut. Kata dia, konsumsi ikan asin secara berlebihan memang bisa memicu kanker nasofaring.

Hal ini disebabkan oleh kandungan nitrosamin dalam ikan asin, yang dikenal sebagai zat karsinogenik. Ketika dikonsumsi bersama nasi panas, uap dari nasi dapat membantu mengantarkan nitrosamin ke area nasofaring, meningkatkan risiko terjadinya kanker.

"Nasi panas kan ada uapnya, lalu ikan asin itu ada bahan yang bikin kanker (nasofaring) namanya nitrosamin. Jadi nanti itu naik ke sini (langit-langit mulut)," kata Aru.

Kanker nasofaring adalah jenis kanker yang berkembang di bagian atas tenggorokan, tepatnya di belakang hidung dan di atas langit-langit mulut. Gejalanya seringkali tidak spesifik dan dapat meliputi hidung tersumbat, mimisan, gangguan pendengaran, atau benjolan di leher.

Karena gejala yang samar, banyak kasus yang baru terdeteksi pada stadium lanjut.

Selain ikan asin, beberapa penelitian juga menunjukkan bahwa konsumsi makanan yang diawetkan dengan garam, seperti sayuran asin dan daging olahan, dapat meningkatkan risiko kanker nasofaring. Oleh karena itu, penting bagi masyarakat untuk membatasi konsumsi makanan-makanan tersebut dan lebih memilih pola makan sehat dengan asupan buah dan sayuran segar.

Aru juga menekankan bahwa efek dari penumpukan zat karsinogenik seperti nitrosamin tidak terjadi secara instan.

"Sebuah kanker itu membutuhkan waktu 5-20 tahun (untuk muncul), tergantung jenis kankernya," ujarnya melansir Detikhealth.

Oleh karena itu, pencegahan sejak dini dengan mengurangi konsumsi ikan asin dan makanan sejenisnya sangat dianjurkan. Selain mengatur pola makan, menjaga gaya hidup sehat dengan rutin berolahraga, menghindari rokok dan alkohol, serta melakukan pemeriksaan kesehatan secara berkala dapat membantu menurunkan risiko terkena kanker nasofaring.

(aya/CNNindonesia)


 


 Editor : eci

[Ikuti Dentingnews.com


Dentingnews.com

BERITA LAINNYA +INDEKS
Gaya Hidup

Turis China Ketiban Rejeki, Temukan Emas 10 Gram dalam Perut Bebek

Kamis, 12 Maret 2026 - 06:13:22 WIB

PEKANBARU,DENTINGNEWS----- Seekor bebek di wilayah tengah Chin.

Gaya Hidup

Sewa Jet Pribadi Tembus Rp5 Miliar, Turis Tajir Berebut Kabur dari UEA

Kamis, 05 Maret 2026 - 20:55:58 WIB

PEKANBARU,DENTINGNEWS----.

Gaya Hidup

3 Kebiasaan Sehari-hari yang Bikin Otak Menciut, Jangan Anggap Remeh

Kamis, 26 Februari 2026 - 12:21:32 WIB

PEKANBARU,DENTINGNEWS---.

Gaya Hidup

93 Persen Warga Jakarta Mageran, 4 Penyakit Berbahaya Ini Mengintai

Rabu, 25 Februari 2026 - 14:58:06 WIB

PEKANBARU,DENTINGNEWS.

Gaya Hidup

7 Penyebab Testis Terpelintir, Bisa Dipicu dari Kebiasaan Sehari-hari

Rabu, 25 Februari 2026 - 04:53:53 WIB

PEKANBARU,DENTINGNEWS.

Gaya Hidup

Menegangkan, 20 Orang Terjebak 5 Jam di Lift Gedung Tertinggi Jepang

Senin, 23 Februari 2026 - 18:49:55 WIB

PEKANBARU,DENTINGNEWS.

TULIS KOMENTAR +INDEKS


Terkini +INDEKS
Jamkrindo Catat Volume Penjaminan Rp27,68 Triliun hingga Februari 2026
16 Maret 2026
Pemkab Siak Bayar THR ASN 100 Persen dan TPP Murni dari APBD Tanpa Utang
16 Maret 2026
Pemprov Riau Terapkan Mekanisme WFA Bergantian, Pastikan Layanan Publik Tetap Prima
16 Maret 2026
Pemko Pekanbaru Realisasikan Perbaikan Jalan Teluk Leok
16 Maret 2026
3 Aduan THR di Riau Berhasil Cair, 17 Lainnya Masih Dikawal
16 Maret 2026
BPJN Riau Siagakan 14 Posko Mudik dan Alat Berat di Jalur Lintas
16 Maret 2026
Wawako Apresiasi Festival Lampu Colok di Kecamatan Bukit Raya
16 Maret 2026
BPBD Pekanbaru Telah Tangani 49 Kejadian Kebakaran Lahan
15 Maret 2026
Selama Mudik, Tarif Tol Permai-XII Koto Kampar DIskon 30 Persen
14 Maret 2026
Bupati Afni Dampingi Puluhan Anak Yatim Belanja Kebutuhan Lebaran di Kandis
14 Maret 2026
TERPOPULER +INDEKS
  • 1 Jamkrindo Catat Volume Penjaminan Rp27,68 Triliun hingga Februari 2026
  • 2 Berlangsung Lama,Pemadaman Karhutla di Rimbo Panjang Terkendal Air
  • 3 ASN Riau Diingatkan Tidak Bawa Mobil Dinas Saat Mudik Lebaran
  • 4 PT Bumi Siak Pusako Gelar RUPS Bagikan Dividen Interim dari Kinerja Tahun Buku 2025
  • 5 Pemkab Siak Bayar Penuh THR ASN Tapi TPP Disesuaikan Kemampuan APBD
  • 6 Jelang Lebaran, Disnaker Pekanbaru Terima 13 Pengaduan Terkait THR
  • 7 ASN Pekanbaru Dilarang Mudik Pakai Mobil Dinas

Ikuti Kami

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

DentingNews.com ©2021 | All Right Reserved