• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
    • Pekanbaru
    • Kampar
    • Pelalawan
    • Siak
    • Bengkalis
    • Dumai
    • Rohul
    • Rohil
    • Inhu
    • Inhil
    • Kuansing
    • Meranti
  • Dunia
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Kuliner
  • Sosok
  • More
    • Video
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
PILIHAN +INDEKS
Melayani Sepenuh Hati, Pegadaian Raih Penghargaan Top CX Brand Award 2026
Dibaca : 14 Kali
Polisi Gerebek Kampung Dalam Pekanbaru, Narkoba Disimpan dalam Tanah Timbun
Dibaca : 25 Kali
Sosialisasi KUHP Baru, BSP Zapin Perkuat Mitigasi Risiko Korporasi
Dibaca : 28 Kali
Warga Pelosok Siak Kesulitan Minyak, Bupati Afni Minta BPH Migas Kasi Solusi
Dibaca : 26 Kali
Pertamina Tambah 50 Persen Kuota BBM Bersubsidi Untuk Riau
Dibaca : 28 Kali

  • Home
  • Daerah
  • Rohil

Prajurit TNI Nyaris Terkepung Api Karhutla di Rokan Hilir

Redaksi

Selasa, 22 Juli 2025 13:00:00 WIB
Cetak
Prajurit TNI Nyaris Terkepung Api Karhutla di Rokan Hilir

PEKANBARU,DENTINGNEWS--- Di tengah gersangnya musim kemarau dan amukan si jago merah, kisah heroik sekaligus mencekam datang dari Rokan Hilir, Riau. Di sana, di hamparan lahan yang terbakar tanpa henti, seorang prajurit TNI, Sertu Fren Martos Solissa, Babinsa Teluk Nilap Koramil 04/Kubu, bertaruh nyawa. Lebih dari sekadar tugas, ini adalah pertarungan pribadi melawan api yang nyaris menelannya hidup-hidup.

Sejak lima hari terakhir, pagi hingga larut malam, hutan dan kebun yang hangus menjadi "kantor" bagi Fren. Bersama Kopda Frenki, Babinsa Rantau Panjang Kiri, dan sejumlah masyarakat peduli api, Fren adalah salah satu orang pertama yang tiba di lokasi.

Ia membawa semangat juang meski dengan peralatan seadanya. Apa yang awalnya hanya kobaran kecil, tak disangka berubah menjadi neraka, menjalar cepat melahap ratusan hektar kebun di Dusun Mekar Jaya, Rantau Panjang Kiri.

Dengan mata perih dan napas sesak di balik kepulan asap pekat, Fren dan rekan-rekannya berbekal tekad menembus bara. Namun, Jumat (18/7) sekitar pukul 14.30 WIB, menjadi hari yang tak akan terlupakan. Di tengah terik matahari dan tiupan angin yang menggila, saat mereka berupaya memadamkan, api justru berbalik mengepung. 

"Itu kami kena kepung api bersama seorang TNI juga. Jadi tiupan api itu cepat, kami sedang di dalam tak menyangka sampai api bisa menyeberang," kenang Fren, suaranya masih menyimpan ketegangan, ketika menyampaikan keterangan, Senin (21/7).

Dalam rekaman video yang beredar, terlihat momen mengerikan itu. Berseragam loreng kebanggaannya, Fren lari tunggang langgang, keluar dari kepulan asap putih tebal di tengah kobaran api yang menjilat di sisi kanan kirinya.

"Parit dan jalan kalau perkiraan 7-8 meter. Itu kalau tidak cepat menyelamatkan diri pasti kami dan motor juga terbakar di situ," ujarnya. 

Jarak 7-8 meter yang biasanya menjadi pemisah aman, sirna dalam sekejap ditiup angin kencang yang membawa bara api melompati parit gajah dan jalan. 

Malam tiba, namun api tak kunjung padam. Justru semakin meluas, merayap tak terkendali di atas rumput dan dedaunan yang kering kerontang akibat kemarau panjang.

Pohon-pohon kelapa sawit yang menjulang tinggi pun tak luput dari jilatan api, seolah menjadi obor raksasa yang menerangi kegelapan malam.

"Sampai hari ini belum bisa padam, kalau tim sudah ada penambahan dari Brimob. Awal pertama kita terima itu sudah 40-an hektare," imbuh Fren.

Di balik perjuangan tanpa henti ini, ada sebuah objek vital yang harus dijaga mati-matian: pipa minyak raksasa milik PT Pertamina Hulu Rokan (PHR). Ancaman serius terpampang jelas di hadapan mata.

"Kita pemadaman siang malam, karena kan mendekati pipa minyak PHR," jelas Fren. 

Urgensi inilah yang mendorong setiap prajurit dan relawan untuk tak kenal lelah, dibantu logistik dan dukungan penuh dari para penghulu setempat yang turut menyuplai kebutuhan mereka.

Pengalaman pahit menyaksikan kehancuran dan berhadapan langsung dengan bahaya mematikan ini membentuk sebuah pesan kuat dalam diri Fren.

Ia mengimbau masyarakat untuk berhenti membuka lahan dengan cara membakar. Praktik ini, baginya, adalah pangkal dari segala bencana. 

"Imbauan kita kepada masyarakat jangan bersihkan lahan dengan cara membakar," tegasnya.

Tak hanya itu, Fren juga menyoroti kebiasaan sepele yang bisa berakibat fatal di musim kering ini. "Kalau kerja juga jangan merokok, puntung jangan dibuang sembarangan," pintanya. 

Di tengah kondisi lahan yang mengering dan rumput yang mudah terbakar, sekecil apapun bara api dapat menjadi pemicu kebakaran hutan dan lahan yang masif. 

"Kalau kondisi lahan memang rumput kering mati karena sudah lama kemarau. Tapi kan kalau sudah terbakar justru jadi sumber bahan baku," pungkasnya.

Kisah Sertu Fren Martos Solissa adalah potret nyata perjuangan tak kenal lelah para pahlawan di garis depan Karhutla, pengingat keras akan dampak mengerikan dari kelalaian manusia, dan seruan untuk menjaga kelestarian hutan kita.(aya/MCR)

 


 


 Editor : eci

[Ikuti Dentingnews.com


Dentingnews.com

BERITA LAINNYA +INDEKS
Daerah

Polisi Gerebek Kampung Dalam Pekanbaru, Narkoba Disimpan dalam Tanah Timbun

Rabu, 06 Mei 2026 - 13:32:30 WIB

PEKANBARU, DENTINGNEWS---- Satuan Reserse Narkoba (S.

Daerah

Warga Pelosok Siak Kesulitan Minyak, Bupati Afni Minta BPH Migas Kasi Solusi

Rabu, 06 Mei 2026 - 08:00:00 WIB

SIAK, DENTINGNEWS----- Kebijakan pengendalian pembelian BBM subsidi m.

Daerah

Sosialisasi KUHP Baru, BSP Zapin Perkuat Mitigasi Risiko Korporasi

Rabu, 06 Mei 2026 - 13:25:05 WIB

PEKANBARU, DENTINGNEWS----PT Bumi Siak Pusako (BSP) Zapin menggelar s.

Daerah

Siak Targetkan SNT Hadir di 14 Kecamatan, Percepatan Terus Didorong

Selasa, 05 Mei 2026 - 14:00:00 WIB

SIAK,DENTINGNEWS---- Pemerintah Kabupaten Siak terus.

Daerah

Penyeberangan Ro-Ro Bengkalis Kini Gunakan Sistem Tiket Elektronik

Selasa, 05 Mei 2026 - 17:00:00 WIB

BENGKALIS,DENTINGNEWS---- Pemerintah Kabupaten Bengk.

Daerah

Menteri LH Tinjau Muara Fajar Pekanbaru, Dukung Pengolahan Sampah Jadi Sumber Energi

Selasa, 05 Mei 2026 - 17:00:00 WIB

PEKANBARU,DENTINGNEWS--- Menteri Lingkungan Hidup RI.

TULIS KOMENTAR +INDEKS


Terkini +INDEKS
Melayani Sepenuh Hati, Pegadaian Raih Penghargaan Top CX Brand Award 2026
06 Mei 2026
Polisi Gerebek Kampung Dalam Pekanbaru, Narkoba Disimpan dalam Tanah Timbun
06 Mei 2026
Sosialisasi KUHP Baru, BSP Zapin Perkuat Mitigasi Risiko Korporasi
06 Mei 2026
Warga Pelosok Siak Kesulitan Minyak, Bupati Afni Minta BPH Migas Kasi Solusi
06 Mei 2026
Pertamina Tambah 50 Persen Kuota BBM Bersubsidi Untuk Riau
05 Mei 2026
Penyeberangan Ro-Ro Bengkalis Kini Gunakan Sistem Tiket Elektronik
05 Mei 2026
Menteri LH Tinjau Muara Fajar Pekanbaru, Dukung Pengolahan Sampah Jadi Sumber Energi
05 Mei 2026
Siak Targetkan SNT Hadir di 14 Kecamatan, Percepatan Terus Didorong
05 Mei 2026
Harga Emas Antam Hari Ini Terperosok Rp 35.000
05 Mei 2026
Pertamina dan Pemprov Riau Pastikan Stok BBM Aman, Distribusi Dipercepat
04 Mei 2026
TERPOPULER +INDEKS
  • 1 Bupati Siak Serahkan Bantuan Alsintan Rp8,7 Miliar untuk 20 Kelompok Tani
  • 2 Wako Pekanbaru Ingatkan Personel Satpol PP Agar Profesional, Larang Pungli terhadap PKL
  • 3 Gerindra Puji Bupati Siak, Minta Kepala Daerah lain Meniru
  • 4 Temui Staf Ahli Kementerian ATR/BPN, Bupati Siak Bawa Misi Selesaikan Konflik Agraria
  • 5 Kebijakan WFH Tidak Berlaku di 7 Unit Layanan di Lingkungan Pemrov Riau
  • 6 Apa Saja Ciri Orang Ber-IQ Rendah? Kenali 7 Tanda Khas Ini
  • 7 Layanan Tim Reaksi Cepat (TRC) Pekanbaru Aman 112 dan Mobil Antar Sehat Diresmikan

Ikuti Kami

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

DentingNews.com ©2021 | All Right Reserved