• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
    • Pekanbaru
    • Kampar
    • Pelalawan
    • Siak
    • Bengkalis
    • Dumai
    • Rohul
    • Rohil
    • Inhu
    • Inhil
    • Kuansing
    • Meranti
  • Dunia
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Kuliner
  • Sosok
  • More
    • Video
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
PILIHAN +INDEKS
Bupati Siak Temui Menko Pangan, Bahas Penguatan Ketahanan Pangan dan Kampung Nelayan
Dibaca : 101 Kali
Pemko Pekanbaru Terus Gesa Perbaikan Jalan Rusak
Dibaca : 85 Kali
Gandeng Swasta,Renovasi Halte Bus TMP di Sudirman Pekanbaru Rampung
Dibaca : 77 Kali
Pemko Pekanbaru Telah Lakukan Penertiban Spanduk dan Sejenisnya Sejak Tahun Lalu
Dibaca : 69 Kali
Harga Emas Antam 3 Februari 2026 Anjlok Rp 183.000,
Dibaca : 124 Kali

  • Home
  • Daerah
  • Rohil

Prajurit TNI Nyaris Terkepung Api Karhutla di Rokan Hilir

Redaksi

Selasa, 22 Juli 2025 13:00:00 WIB
Cetak
Prajurit TNI Nyaris Terkepung Api Karhutla di Rokan Hilir

PEKANBARU,DENTINGNEWS--- Di tengah gersangnya musim kemarau dan amukan si jago merah, kisah heroik sekaligus mencekam datang dari Rokan Hilir, Riau. Di sana, di hamparan lahan yang terbakar tanpa henti, seorang prajurit TNI, Sertu Fren Martos Solissa, Babinsa Teluk Nilap Koramil 04/Kubu, bertaruh nyawa. Lebih dari sekadar tugas, ini adalah pertarungan pribadi melawan api yang nyaris menelannya hidup-hidup.

Sejak lima hari terakhir, pagi hingga larut malam, hutan dan kebun yang hangus menjadi "kantor" bagi Fren. Bersama Kopda Frenki, Babinsa Rantau Panjang Kiri, dan sejumlah masyarakat peduli api, Fren adalah salah satu orang pertama yang tiba di lokasi.

Ia membawa semangat juang meski dengan peralatan seadanya. Apa yang awalnya hanya kobaran kecil, tak disangka berubah menjadi neraka, menjalar cepat melahap ratusan hektar kebun di Dusun Mekar Jaya, Rantau Panjang Kiri.

Dengan mata perih dan napas sesak di balik kepulan asap pekat, Fren dan rekan-rekannya berbekal tekad menembus bara. Namun, Jumat (18/7) sekitar pukul 14.30 WIB, menjadi hari yang tak akan terlupakan. Di tengah terik matahari dan tiupan angin yang menggila, saat mereka berupaya memadamkan, api justru berbalik mengepung. 

"Itu kami kena kepung api bersama seorang TNI juga. Jadi tiupan api itu cepat, kami sedang di dalam tak menyangka sampai api bisa menyeberang," kenang Fren, suaranya masih menyimpan ketegangan, ketika menyampaikan keterangan, Senin (21/7).

Dalam rekaman video yang beredar, terlihat momen mengerikan itu. Berseragam loreng kebanggaannya, Fren lari tunggang langgang, keluar dari kepulan asap putih tebal di tengah kobaran api yang menjilat di sisi kanan kirinya.

"Parit dan jalan kalau perkiraan 7-8 meter. Itu kalau tidak cepat menyelamatkan diri pasti kami dan motor juga terbakar di situ," ujarnya. 

Jarak 7-8 meter yang biasanya menjadi pemisah aman, sirna dalam sekejap ditiup angin kencang yang membawa bara api melompati parit gajah dan jalan. 

Malam tiba, namun api tak kunjung padam. Justru semakin meluas, merayap tak terkendali di atas rumput dan dedaunan yang kering kerontang akibat kemarau panjang.

Pohon-pohon kelapa sawit yang menjulang tinggi pun tak luput dari jilatan api, seolah menjadi obor raksasa yang menerangi kegelapan malam.

"Sampai hari ini belum bisa padam, kalau tim sudah ada penambahan dari Brimob. Awal pertama kita terima itu sudah 40-an hektare," imbuh Fren.

Di balik perjuangan tanpa henti ini, ada sebuah objek vital yang harus dijaga mati-matian: pipa minyak raksasa milik PT Pertamina Hulu Rokan (PHR). Ancaman serius terpampang jelas di hadapan mata.

"Kita pemadaman siang malam, karena kan mendekati pipa minyak PHR," jelas Fren. 

Urgensi inilah yang mendorong setiap prajurit dan relawan untuk tak kenal lelah, dibantu logistik dan dukungan penuh dari para penghulu setempat yang turut menyuplai kebutuhan mereka.

Pengalaman pahit menyaksikan kehancuran dan berhadapan langsung dengan bahaya mematikan ini membentuk sebuah pesan kuat dalam diri Fren.

Ia mengimbau masyarakat untuk berhenti membuka lahan dengan cara membakar. Praktik ini, baginya, adalah pangkal dari segala bencana. 

"Imbauan kita kepada masyarakat jangan bersihkan lahan dengan cara membakar," tegasnya.

Tak hanya itu, Fren juga menyoroti kebiasaan sepele yang bisa berakibat fatal di musim kering ini. "Kalau kerja juga jangan merokok, puntung jangan dibuang sembarangan," pintanya. 

Di tengah kondisi lahan yang mengering dan rumput yang mudah terbakar, sekecil apapun bara api dapat menjadi pemicu kebakaran hutan dan lahan yang masif. 

"Kalau kondisi lahan memang rumput kering mati karena sudah lama kemarau. Tapi kan kalau sudah terbakar justru jadi sumber bahan baku," pungkasnya.

Kisah Sertu Fren Martos Solissa adalah potret nyata perjuangan tak kenal lelah para pahlawan di garis depan Karhutla, pengingat keras akan dampak mengerikan dari kelalaian manusia, dan seruan untuk menjaga kelestarian hutan kita.(aya/MCR)

 


 


 Editor : eci

[Ikuti Dentingnews.com


Dentingnews.com

BERITA LAINNYA +INDEKS
Daerah

Bupati Siak Temui Menko Pangan, Bahas Penguatan Ketahanan Pangan dan Kampung Nelayan

Selasa, 03 Februari 2026 - 15:14:36 WIB

PEKANBARU, DENTINGNEWS---- Bupati Siak, Dr. Afni Zulkifli, terus 'ber.

Daerah

Pemko Pekanbaru Terus Gesa Perbaikan Jalan Rusak

Selasa, 03 Februari 2026 - 15:10:08 WIB

PEKANBARU, DENTINGNEWS---- Pemerintah Kota (Pemko) P.

Daerah

Gandeng Swasta,Renovasi Halte Bus TMP di Sudirman Pekanbaru Rampung

Selasa, 03 Februari 2026 - 15:04:30 WIB

PEKANBARU, DENTINGNEWS----Renovasi salah satu halte .

Daerah

Pemko Pekanbaru Telah Lakukan Penertiban Spanduk dan Sejenisnya Sejak Tahun Lalu

Selasa, 03 Februari 2026 - 14:54:46 WIB

PEKANBARU, DENTINGNEWS----Pemerintah Kota Pekanbaru sudah melakukan p.

Daerah

Pemko Pekanbaru Alokasikan Rp108 Miliar untuk PBPU Program JKN-KIS

Senin, 02 Februari 2026 - 15:30:00 WIB

PEKANBARU, DENTINGNEWS----Pemerintah Kota (Pemko) Pe.

Daerah

Benny Rahman Terpilih Pimpin IKA Prodi HPT Faperta Unri

Ahad, 01 Februari 2026 - 21:30:00 WIB

PEKANBARU, DENTINGNEWS---- Ikatan Keluarga Alumni (IKA) Program Studi.

TULIS KOMENTAR +INDEKS


Terkini +INDEKS
Bupati Siak Temui Menko Pangan, Bahas Penguatan Ketahanan Pangan dan Kampung Nelayan
03 Februari 2026
Pemko Pekanbaru Terus Gesa Perbaikan Jalan Rusak
03 Februari 2026
Gandeng Swasta,Renovasi Halte Bus TMP di Sudirman Pekanbaru Rampung
03 Februari 2026
Pemko Pekanbaru Telah Lakukan Penertiban Spanduk dan Sejenisnya Sejak Tahun Lalu
03 Februari 2026
Harga Emas Antam 3 Februari 2026 Anjlok Rp 183.000,
03 Februari 2026
Bupati Siak Surati Menteri Keuangan, Minta Pencairan Rp489,8 Miliar untuk Bayar Utang
03 Februari 2026
Penyeberangan RoRo Bengkalis Segera Terapkan E-Tiketing
03 Februari 2026
Nama Plt Gubri Dicatut,Waspada Penipuan!
03 Februari 2026
Mantan Gubernur Riau Orasi di Depan THM, Minta New Paragon Ditutup
02 Februari 2026
Neraca Perdagangan Riau 2025 Surplus Besar, Ekspor Melonjak dan Impor Menurun
02 Februari 2026
TERPOPULER +INDEKS
  • 1 Bupati Afni Ajak Ribuan Peserta Silatda NU Doakan Korban Tangsi Belanda
  • 2 Tangsi Belanda di Siak Ambruk, 16 Orang Jadi Korban
  • 3 Terbitkan SK Pembelajaran Selama Bulan Puasa, Disdik Pekanbaru Tetapkan Libur Awal Puasa Mulai 16 Februari
  • 4 Dukung Dunia Pendidikan,The Gade Creative Lounge Pegadaian ke-24 Diresmikan di Universitas Riau
  • 5 Perkenalkan Sejarah Pekanbaru, Wako Agung Lepas Peserta Senapelan Heritage Fun Walk
  • 6 Pemprov Riau Gesa Pembangunan Sekolah Rakyat di Kabupaten Kuansing
  • 7 Bupati Afni Tegaskan Pelayanan Honorer Non Database Harus Bebas Pungli

Ikuti Kami

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

DentingNews.com ©2021 | All Right Reserved