Jamkrindo Catat Volume Penjaminan Rp27,68 Triliun hingga Februari 2026
Pemkab Siak Bayar THR ASN 100 Persen dan TPP Murni dari APBD Tanpa Utang
Pemko Pekanbaru Realisasikan Perbaikan Jalan Teluk Leok
3 Aduan THR di Riau Berhasil Cair, 17 Lainnya Masih Dikawal
Hotspot Turun dari 586 Jadi 56 Titik, Gubernur Riau Apresiasi Semua Pihak
PEKANBARU,DENTINGNEWS---- Penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Provinsi Riau menunjukkan hasil yang signifikan. Gubernur Riau, Abdul Wahid, mengatakan bahwa jumlah titik panas (hotspot) dan titik api (firespot) di berbagai daerah telah mengalami penurunan drastis dalam beberapa hari terakhir.
"Alhamdulillah, hari ini kita dapat melihat titik-titik api semakin lama semakin menurun, karhutla yang terjadi semakin padam," ujar Gubernur Abdul Wahid, di Mapolda Riau, Pekanbaru, Sabtu (26/7/2025).
Dijelaskan, berdasarkan laporan dari Satgas Karhutla Provinsi Riau, terjadi penurunan drastis jumlah hotspot dari yang sebanyak 586 titik, menjadi hanya 56 titik pada hari ini. Penurunan ini disebut sebagai bukti nyata kerja keras dan kolaborasi berbagai pihak di lapangan.
Ia menambahkan, berbagai strategi telah diterapkan untuk menanggulangi karhutla, termasuk pengerahan personel untuk pemadaman darat, pelaksanaan operasi modifikasi cuaca (OMC), penyiraman menggunakan heli water bombing, dan patroli rutin melalui udara.
“Sejak minggu lalu, kita semua sudah mengambil langkah mitigasi yang intensif untuk menangani situasi ini. Kami juga mengerahkan seluruh kekuatan, baik dari OPD, BPBD, dan tentunya dibantu jajaran TNI dan Polri termasuk Pak Kapolda langsung turun ke lapangan,” jelasnya.
"Sampai 25 Juli 2025, total luas lahan yang berhasil dipadamkan mencapai 1.156,17 hektare. Dalam operasi modifikasi cuaca, sebanyak 21 ton garam telah disebarkan ke awan guna memicu hujan buatan. Sementara itu, sekitar 3,9 juta liter air telah ditumpahkan dari udara melalui heli water bombing," lanjutnya.
Diungkapkan, pantauan patroli udara juga mengonfirmasi bahwa sebagian besar titik api di wilayah rawan seperti Rokan Hulu dan Rokan Hilir kini telah padam. Namun, upaya pendinginan terus dilakukan agar bara api tidak kembali menyala.
"Berdasarkan pantauan patroli udara, titik api sudah banyak yang padam terutama di Rokan Hulu dan Rokan Hilir. Upaya pendinginan tetap dilakukan dan titik api yang masih ada tetap dilakukan pemadaman darat dan udara," ungkapnya.
Lebih lanjut, ia juga menegaskan komitmennya untuk terus memantau perkembangan di seluruh wilayah Riau agar karhutla tidak kembali meluas. Berbagai pihak terkait akan tetap bersiaga hingga musim kemarau berakhir.
Menurutnya, keberhasilan ini sekaligus menjadi cerminan dari pentingnya sinergi lintas sektor. Termasuk peran masyarakat yang semakin sadar untuk tidak melakukan pembakaran lahan secara sembarangan.
"Semoga sejak hari ini, Riau bebas karhutla berbasis partisipasi dan kerja sama kita semua, karena Provinsi Riau harus sukses untuk menerapkan green governance, Green for Riau sebagai marwah kita bersama," pungkasnya.(aya/MCR)
ASN Pekanbaru Dilarang Mudik Pakai Mobil Dinas
PEKANBARU,DENTINGNEWS---- Wakil Wali Kota Pekanbaru,.
Berlangsung Lama,Pemadaman Karhutla di Rimbo Panjang Terkendal Air
PEKANBARU,DENTINGNEWS--- Tim gabungan dari Manggala .
ASN Riau Diingatkan Tidak Bawa Mobil Dinas Saat Mudik Lebaran
PEKANBARU,DENTINGNEWS--- Pelaksana Tugas (Plt) Guber.
Dibantu BUMN, Perbaikan Jalan Garuda Sakti 12 Km Mulus Tanpa APBD
PEKANBARU,DENTINGNEWS----- Pemerintah Provinsi Riau .
Naik Rp10 Miliar, Baznas Riau Optimis Kumpulkan Zakat Rp70,4 Miliar Tahun Ini
PEKANBARU,DENTINGNEWS--- Badan Amil Zakat Nasional (.
upati Afni Tegaskan Komitmen Selalu Hadir di Tengah Masyarakat
SIAK,DENTINGNEWS----Bupati Siak Dr. Afni Zulkifli me.



.jpg)


.jpg)
.jpg)
