Angka Kelahiran di Riau Turun, Kini Rata-rata 2 Anak per Perempuan
199 Jemaah Rohil Jalani Ibadah di Madinah, 3 Tertunda Karena Sakit
Harga Emas Antam Naik Rp 17.000 Hari Ini 7 Mei 2026
Hotspot Turun dari 586 Jadi 56 Titik, Gubernur Riau Apresiasi Semua Pihak
PEKANBARU,DENTINGNEWS---- Penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Provinsi Riau menunjukkan hasil yang signifikan. Gubernur Riau, Abdul Wahid, mengatakan bahwa jumlah titik panas (hotspot) dan titik api (firespot) di berbagai daerah telah mengalami penurunan drastis dalam beberapa hari terakhir.
"Alhamdulillah, hari ini kita dapat melihat titik-titik api semakin lama semakin menurun, karhutla yang terjadi semakin padam," ujar Gubernur Abdul Wahid, di Mapolda Riau, Pekanbaru, Sabtu (26/7/2025).
Dijelaskan, berdasarkan laporan dari Satgas Karhutla Provinsi Riau, terjadi penurunan drastis jumlah hotspot dari yang sebanyak 586 titik, menjadi hanya 56 titik pada hari ini. Penurunan ini disebut sebagai bukti nyata kerja keras dan kolaborasi berbagai pihak di lapangan.
Ia menambahkan, berbagai strategi telah diterapkan untuk menanggulangi karhutla, termasuk pengerahan personel untuk pemadaman darat, pelaksanaan operasi modifikasi cuaca (OMC), penyiraman menggunakan heli water bombing, dan patroli rutin melalui udara.
“Sejak minggu lalu, kita semua sudah mengambil langkah mitigasi yang intensif untuk menangani situasi ini. Kami juga mengerahkan seluruh kekuatan, baik dari OPD, BPBD, dan tentunya dibantu jajaran TNI dan Polri termasuk Pak Kapolda langsung turun ke lapangan,” jelasnya.
"Sampai 25 Juli 2025, total luas lahan yang berhasil dipadamkan mencapai 1.156,17 hektare. Dalam operasi modifikasi cuaca, sebanyak 21 ton garam telah disebarkan ke awan guna memicu hujan buatan. Sementara itu, sekitar 3,9 juta liter air telah ditumpahkan dari udara melalui heli water bombing," lanjutnya.
Diungkapkan, pantauan patroli udara juga mengonfirmasi bahwa sebagian besar titik api di wilayah rawan seperti Rokan Hulu dan Rokan Hilir kini telah padam. Namun, upaya pendinginan terus dilakukan agar bara api tidak kembali menyala.
"Berdasarkan pantauan patroli udara, titik api sudah banyak yang padam terutama di Rokan Hulu dan Rokan Hilir. Upaya pendinginan tetap dilakukan dan titik api yang masih ada tetap dilakukan pemadaman darat dan udara," ungkapnya.
Lebih lanjut, ia juga menegaskan komitmennya untuk terus memantau perkembangan di seluruh wilayah Riau agar karhutla tidak kembali meluas. Berbagai pihak terkait akan tetap bersiaga hingga musim kemarau berakhir.
Menurutnya, keberhasilan ini sekaligus menjadi cerminan dari pentingnya sinergi lintas sektor. Termasuk peran masyarakat yang semakin sadar untuk tidak melakukan pembakaran lahan secara sembarangan.
"Semoga sejak hari ini, Riau bebas karhutla berbasis partisipasi dan kerja sama kita semua, karena Provinsi Riau harus sukses untuk menerapkan green governance, Green for Riau sebagai marwah kita bersama," pungkasnya.(aya/MCR)
199 Jemaah Rohil Jalani Ibadah di Madinah, 3 Tertunda Karena Sakit
ROKAN HILIR ,DENTINGNEWS----Setelah melalui masa pen.
Angka Kelahiran di Riau Turun, Kini Rata-rata 2 Anak per Perempuan
PEKANBARU,DENTINGNEWS--- Badan Pusat Statistik (BPS).
Bupati Afni Tegaskan Evaluasi Total BUMD, BSP Zapin Jadi Contoh Transformasi
PEKANBARU,DENTINGNEWS----Bupati Siak, Dr. Afni Zulki.
Tahun Pertama Memimpin Kota Pekanbaru, Kebijakan dan Terobosan Agung-Markarius Dapat Apresiasi Positif Masyarakat
PEKANBARU,DENTINGNEWS----Dalam satu tahun pertama ke.
Polisi Gerebek Kampung Dalam Pekanbaru, Narkoba Disimpan dalam Tanah Timbun
PEKANBARU, DENTINGNEWS---- Satuan Reserse Narkoba (S.
Warga Pelosok Siak Kesulitan Minyak, Bupati Afni Minta BPH Migas Kasi Solusi
SIAK, DENTINGNEWS----- Kebijakan pengendalian pembelian BBM subsidi m.








