Gibran Respons Penahanan Roy Suryo dan Tifa: Semoga Segera Sembuh
Ribuan Warga Pekanbaru Antusias Ikuti Festival Talam Durian
Besok, Pemprov Riau Buka Pendaftaran SMA/SMK Swasta Jalur Afirmasi
Gubernur Riau Minta Masyarakat Tetap Waspada Karhutla
PEKANBARU,DENTINGNEWS---- Meski jumlah titik panas (hotspot) dan titik api (firespot) sudah menurun, Gubernur Riau (Gubri) Abdul Wahid mengingatkan seluruh elemen masyarakat selalu meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla), khususnya di puncak musim kemarau pada Juli hingga Agustus. Peringatan ini disampaikan Gubri Abdul Wahid saat berada di Mapolda Riau, Sabtu (26/7/2025).
“Ini masa-masa kritis, jangan anggap sepele. Saya juga sudah mengimbau Kades, RT dan RW harus siaga api. Masyarakat harus berhati-hati, jangan gunakan api saat membersihkan lahan, karena kalau terjadi bencana karhutla, dampak negatifnya itu bisa mengancam anak-anak kita terkena ISPA,” tegas Wahid.
Ia juga menekankan pentingnya kerja sama semua pihak dalam mencegah karhutla. Tidak hanya aparat desa, tetapi seluruh masyarakat diminta saling mengingatkan dan mengaktifkan patroli wilayah.
“Pak Kades harus siaga, perintahkan RT dan RW untuk memeriksa siapa pun yang mau bekerja di kebun, termasuk yang pergi memancing jangan buang puntung rokok sembarangan. Kita tahu sebagian besar lahan kita adalah gambut. Kalau kering dan ada pemicunya, sangat mudah terbakar,” kata Wahid.
Lebih lanjut, Wahid juga meminta agar kanal blocking (penyekat kanal) ditutup agar lahan gambut tetap dalam kondisi basah, sehingga tidak mudah terbakar.
“Gambut itu kalau dibiarkan kering sangat berbahaya. Maka saya minta kanal-kanal blocking ditutup supaya kelembaban gambut tetap basah dan terjaga,” ujarnya.
Mengenai status penanganan karhutla di Riau, Wahid menegaskan bahwa hingga kini provinsi masih berada dalam Status Tanggap Darurat Karhutla. “Status kita masih tetap, kita belum menurunkan status tanggap darurat Karhutla,” tegasnya.
Sebagai informasi, wilayah Riau memang rawan terjadi kebakaran hutan dan lahan pada puncak kemarau. Pemerintah bersama Satgas Karhutla terus melakukan berbagai upaya, termasuk pemantauan udara dan patroli darat, untuk mencegah meluasnya titik api.(aya/MCR)
Tapir Jantan 300 Kg Ditemukan Mati Tragis Dekat Tesso Nilo Riau
KUANTAN SINGINGI,DENTINGNEWS---- Kabar duka kembali .
4.681 Jemaah Haji Riau Sudah Kembali, Tinggal 6 Jemaah di Tanah Suci
PEKANBARU,DENTINGNEWS---- Kantor Kementerian Haji da.
Pesta Rakyat dan Jalan Sehat di Kecamatan Senapelan Berlangsung Meriah
PEKANBARU ,DENTINGNEWS--- Ribuan warga tumpah ruah antusias mengikuti Pesta Raky.
Ribuan Warga Pekanbaru Antusias Ikuti Festival Talam Durian
PEKANBARU,DENTINGNEWS--- Diperkirakan ribuan o.
Festival Talam Durian HUT ke-242 Pekanbaru Berhasil Pecahkan Rekor MURI
PEKANBARU,DENTINGNEWS---- Festival Kue Talam Ketan D.
Gempur Karhutla, 6 Helikopter Sudah Stanby di Riau
PEKANBARU,DENTINGNEWS----- Provinsi Riau kembali men.


.jpg)





