Jamkrindo Catat Volume Penjaminan Rp27,68 Triliun hingga Februari 2026
Pemkab Siak Bayar THR ASN 100 Persen dan TPP Murni dari APBD Tanpa Utang
Pemko Pekanbaru Realisasikan Perbaikan Jalan Teluk Leok
3 Aduan THR di Riau Berhasil Cair, 17 Lainnya Masih Dikawal
Gubernur Riau Minta Masyarakat Tetap Waspada Karhutla
PEKANBARU,DENTINGNEWS---- Meski jumlah titik panas (hotspot) dan titik api (firespot) sudah menurun, Gubernur Riau (Gubri) Abdul Wahid mengingatkan seluruh elemen masyarakat selalu meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla), khususnya di puncak musim kemarau pada Juli hingga Agustus. Peringatan ini disampaikan Gubri Abdul Wahid saat berada di Mapolda Riau, Sabtu (26/7/2025).
“Ini masa-masa kritis, jangan anggap sepele. Saya juga sudah mengimbau Kades, RT dan RW harus siaga api. Masyarakat harus berhati-hati, jangan gunakan api saat membersihkan lahan, karena kalau terjadi bencana karhutla, dampak negatifnya itu bisa mengancam anak-anak kita terkena ISPA,” tegas Wahid.
Ia juga menekankan pentingnya kerja sama semua pihak dalam mencegah karhutla. Tidak hanya aparat desa, tetapi seluruh masyarakat diminta saling mengingatkan dan mengaktifkan patroli wilayah.
“Pak Kades harus siaga, perintahkan RT dan RW untuk memeriksa siapa pun yang mau bekerja di kebun, termasuk yang pergi memancing jangan buang puntung rokok sembarangan. Kita tahu sebagian besar lahan kita adalah gambut. Kalau kering dan ada pemicunya, sangat mudah terbakar,” kata Wahid.
Lebih lanjut, Wahid juga meminta agar kanal blocking (penyekat kanal) ditutup agar lahan gambut tetap dalam kondisi basah, sehingga tidak mudah terbakar.
“Gambut itu kalau dibiarkan kering sangat berbahaya. Maka saya minta kanal-kanal blocking ditutup supaya kelembaban gambut tetap basah dan terjaga,” ujarnya.
Mengenai status penanganan karhutla di Riau, Wahid menegaskan bahwa hingga kini provinsi masih berada dalam Status Tanggap Darurat Karhutla. “Status kita masih tetap, kita belum menurunkan status tanggap darurat Karhutla,” tegasnya.
Sebagai informasi, wilayah Riau memang rawan terjadi kebakaran hutan dan lahan pada puncak kemarau. Pemerintah bersama Satgas Karhutla terus melakukan berbagai upaya, termasuk pemantauan udara dan patroli darat, untuk mencegah meluasnya titik api.(aya/MCR)
ASN Pekanbaru Dilarang Mudik Pakai Mobil Dinas
PEKANBARU,DENTINGNEWS---- Wakil Wali Kota Pekanbaru,.
Berlangsung Lama,Pemadaman Karhutla di Rimbo Panjang Terkendal Air
PEKANBARU,DENTINGNEWS--- Tim gabungan dari Manggala .
ASN Riau Diingatkan Tidak Bawa Mobil Dinas Saat Mudik Lebaran
PEKANBARU,DENTINGNEWS--- Pelaksana Tugas (Plt) Guber.
Dibantu BUMN, Perbaikan Jalan Garuda Sakti 12 Km Mulus Tanpa APBD
PEKANBARU,DENTINGNEWS----- Pemerintah Provinsi Riau .
Naik Rp10 Miliar, Baznas Riau Optimis Kumpulkan Zakat Rp70,4 Miliar Tahun Ini
PEKANBARU,DENTINGNEWS--- Badan Amil Zakat Nasional (.
upati Afni Tegaskan Komitmen Selalu Hadir di Tengah Masyarakat
SIAK,DENTINGNEWS----Bupati Siak Dr. Afni Zulkifli me.



.jpg)


.jpg)
.jpg)
