• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
    • Pekanbaru
    • Kampar
    • Pelalawan
    • Siak
    • Bengkalis
    • Dumai
    • Rohul
    • Rohil
    • Inhu
    • Inhil
    • Kuansing
    • Meranti
  • Dunia
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Kuliner
  • Sosok
  • More
    • Video
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
PILIHAN +INDEKS
Jelang pembukaan PORSENIJAR Provinsi Riau, Mahadar mantapkan persiapan
Dibaca : 87 Kali
Disdik Pekanbaru Ancam Jatuhkan Sanksi Untuk Sekolah Yang Tidak Patuhi Kebijakan PJJ
Dibaca : 112 Kali
Lantik Pejabat Administrator dan Pengawas, Sekda SiakTekankan Integritas dan Inovasi Pelayanan
Dibaca : 110 Kali
LAZNAS DT Peduli Riau Bagikan 3.200 Masker Kepada Masyarakat di Sejumlah Titik
Dibaca : 198 Kali
Angin Dari Selatan Sebabkan Kabut Asap di Siak Kembali Pekat di Siak
Dibaca : 91 Kali

  • Home
  • Ekonomi

Tekat Tiga Dara, Konsisten Lestarikan Kerajinan Khas Melayu

Redaksi

Selasa, 19 Agustus 2025 22:48:11 WIB
Cetak
Tekat Tiga Dara, Konsisten Lestarikan Kerajinan Khas Melayu
Tengku Syarifah Nurila Zahara

PEKANBARU,DENTINGNEWS-----Tekat Tiga Dara adalah salah satu UMKM kreatif di Pekanbaru yang bergerak di bidang kerajinan tangan khas budaya Melayu. Usaha ini dirintis oleh Tengku Syarifah Nurila Zahara, dan berlokasi di Jalan Dahlia Gang Jati No. 5, Kelurahan Harjosari, Kecamatan Sukajadi, Pekanbaru.

Awal mula usaha Tekat Tiga Dara adalah  tentang kecintaan terhadap budaya dan ketekunan dalam membangun dari nol. Dorongan melestarikan budaya Melayu menjadi motivasi kuat bagi Tengku Syarifah Nurila Zahara atau akrab disapa Nurila memulai usahanya.

Sebagai keturunan Kesultanan Pelalawan, Nurila merasa punya tanggung jawab untuk menjaga warisan budaya.

"Tahun 2006 saya  memulai usaha ini dari garasi rumah di Pekanbaru, setelah pindah tugas bersama suami dari Dumai. Modal awal hanya Rp2 juta, digunakan untuk membeli kain sulam. Setiap sudut rumah dimanfaatkan untuk produksi, dari ruang tamu hingga teras tempat menjemur batik,"kenang Nurila.

Perkembangan Tekat Tiga Dara hingga tahun 2025 sungguh inspiratif, tumbuh dari akar budaya dan semangat keluarga, lalu berkembang menjadi UMKM yang dikenal luas di Pekanbaru dan bahkan di tingkat nasional.

Produk unggulan Tekat Tiga Dara berupa tanjak atau ikat kepala tradisional Melayu, dibuat dengan motif khas dan teknik sulam tangan.Hiasan dinding dengan beragam desain bernuansa Melayu, cocok untuk dekorasi rumah atau ruang kerja.Sarung bantal bermotif sulam dan batik khas Riau, memberi sentuhan etnik pada interior.

Kemudian ada kipas tangan sering digunakan dalam acara adat atau sebagai souvenir.Batik Riau  dan kain sulam yang bisa dijahit menjadi baju, selempang, atau dekorasi pelaminan.Souvenir akrilik,kostum karnaval anak-anakserta masker kain sulam.

"Setiap produk dibuat dengan penuh ketelitian dan cinta terhadap budaya, menjadikannya bukan sekadar oleh-oleh, tapi juga karya seni. Untuk kerajinan tangan semua dibuat manual dengan detail yang mencerminkan nilai budaya local,"jelas Nurila.

Berbagai motif batik dan sulam yang dibuat Tekat Tiga Dara juga  mengangkat ikon lokal seperti Rumah Singgah Tuan Kadi, Tugu Selais, dan Tampuk Manggis, menjadikannya unik dan bermakna.

Potensi pasar produk Tekat Tiga Dara sendiri sejauh ini sangat menjanjikan, terutama karena  mengusung kerajinan khas Melayu yang unik dan bernilai budaya tinggi.

"Biasanya produk seperti tanjak, batik, dan sulaman khas Melayu diminati di berbagai daerah di Indonesia. Tekat Tiga Dara aktif mengikuti pameran dari tingkat kelurahan hingga nasional, bahkan pernah tampil di Nusa Tenggara Timur,"imbuh Nurila.

Disamping itu pasar internasional juga mulai terbuka. Pesanan dari luar negeri sudah mulai masuk, terutama untuk souvenir dan dekorasi bernuansa Melayu.

Dalam meningkatkan kualitas produknya,Nurila mengaku pihaknya terus melakukan inovasi sehingga produk yang dihasilkan tidak monoton hanya itu-itu saja. Sebab banyaknya variasi produk menurut Nurila juga berpengaruh besar bagi daya beli konsumen. Tekat Tiga Dara juga tidak hanya menjaga keberlanjutan produksi, tapi juga menciptakan pasar baru dari kalangan muda yang mulai tertarik pada produk budaya.

Tekat Tiga Dara dalam produksinya disebutkan Nurila menggunakan kain berkualitas untuk batik dan tenun, serta benang khusus untuk sulaman. Sehingga produk yang dihasilkan lebih menarik dan tahan lama meski sudah digunakan berulang-ulang. Namun tak jarang Nurila juga kesulitan untuk memperoleh bahan  baku. Secara umum, seni tekat menghadapi masalah seperti kurangnya regenerasi pengrajin dan keterbatasan bahan baku, terutama bahan yang khas dan tidak mudah ditemukan di pasaran.
Namun, meskipun ada tantangan, Tekat Tiga Dara cukup tangguh dan kreatif dalam menjaga kelangsungan bahan baku untuk produk khas Melayu mereka.

Harga produk dari Tekat Tiga Dara cukup beragam, tergantung jenis dan tingkat kerumitan kerajinan tangan yang dibuat. Berikut adalah kisaran harga berdasarkan informasi terbaru anjak sulam khas Melayu Rp150.000 – Rp350.000 tergantung motif dan bahan . Sedangkan batik tulis Riau Rp250.000 – Rp600.000 ,bisa dijahit jadi baju atau dekorasi.Kipas tangan sulam Rp 50.000 – Rp120.000,cocok untuk souvenir atau acara adat. Sarung bantal motif Melayu  Rp80.000 – Rp200.000 ,handmade. Selanjutnya  bisa custom desain hiasan dinding etnik Rp 100.000 – Rp300.000

 "Harga produk dari Tekat Tiga Dara cukup beragam, tergantung jenis dan tingkat kerumitan kerajinan tangan yang dibuat serta ukuran dan detail memengaruhi Harga. Alhamdulilllah, dalam berbagai bazar hasil usaha kecil dan menengah, Tekat Tiga Dara selaku diajak oleh Dinas Koperasi dan UMKM dan Disprindag baik tingkat Kota atau juga Provinsi dan biasanya produk yang dibawa selalu habis,"tambah Nurila.

Menggeluti usaha yang terbilang rumit namun  banyak tantangannya diakui Nurila  sudah mendapat dukungan penuh dari Keluarga terutama Suami tercinta T Irwan SH. Apalagi usahanya tersebut bisa dijalankan sekaligus dengan pekerjaan rumah tangga. Karena tinggal dirumah Dinas kejaksaan jalan Dahlia Gg Jati  dengan luas yang terbatas, Nurila terpaksa menyulap garasi mobil sebagai workshop usahanya.

Bagi kamu yang tertarik dengan kerajinan berbasis budaya, Tekat Tiga Dara adalah tempat yang wajib dikunjungi.Jam buka setiap hari dari 09.00–18.00 WIB.Kontak person WhatsApp 0813-7144-8765, Instagram: @tekattigadara.new dan  Facebook: T S Nurlila Zaharazad. ***

 


 Editor : eci

[Ikuti Dentingnews.com


Dentingnews.com

BERITA LAINNYA +INDEKS
Ekonomi

Rute Penerbangan Pekanbaru-Bandung Mulai Beroperasi

Rabu, 02 September 2026 - 19:30:00 WIB

PEKANBARU, DENTINGNEWS ---- Bandar Udara Internasion.

Ekonomi

Harga Emas 24 Karat Hari Ini 1 September 2026 di Antam, Pegadaian

Selasa, 01 September 2026 - 16:00:00 WIB

PEKANBARU,DENTINGNEWS-----Harga emas batangan yang d.

Ekonomi

Pemprov Riau Percepat Peremajaan Kelapa, 2.143 Hektare Sudah Ditanami

Ahad, 09 Agustus 2026 - 18:00:00 WIB

PEKANBARU,DENTINGNEWS---- Pemerintah Provinsi Riau m.

Ekonomi

Nilai Tukar Petani Riau Naik Jadi 194,29 pada Juli 2026, Tertinggi Kedua di Sumatera

Selasa, 04 Agustus 2026 - 11:00:00 WIB

PEKANBARU,DENTINGNEWS---- Badan Pusat Statistik (BPS.

Ekonomi

Realisasi Pendapatan Daerah di Riau Capai Rp12,18 triliun

Jumat, 31 Juli 2026 - 11:00:00 WIB

PEKANBARU,DENTINGNEWS---- Ketegangan geopolitik di T.

Ekonomi

Riau Bukukan Surplus Perdagangan US$6,97 Miliar

Rabu, 15 Juli 2026 - 21:34:58 WIB

PEKANBARU,DENTINGNEWS---- Kinerja perdagangan luar n.

TULIS KOMENTAR +INDEKS


Terkini +INDEKS
Jelang pembukaan PORSENIJAR Provinsi Riau, Mahadar mantapkan persiapan
17 September 2026
Disdik Pekanbaru Ancam Jatuhkan Sanksi Untuk Sekolah Yang Tidak Patuhi Kebijakan PJJ
17 September 2026
Lantik Pejabat Administrator dan Pengawas, Sekda SiakTekankan Integritas dan Inovasi Pelayanan
16 September 2026
LAZNAS DT Peduli Riau Bagikan 3.200 Masker Kepada Masyarakat di Sejumlah Titik
15 September 2026
Angin Dari Selatan Sebabkan Kabut Asap di Siak Kembali Pekat di Siak
15 September 2026
Pekanbaru Jadi Kota dengan Pertumbuhan Ekonomi Tertinggi di Indonesia, Tembus 7,39 Persen
14 September 2026
Plh Bupati Siak Syamsurizal; Kejurnas Drag Bike Region 1 Jadi Solusi Redam Balap Liar
12 September 2026
Wabup Syamsurizal Apresiasi Polres Siak Berhasil Putus Mata Rantai Peredaran Narkoba
11 September 2026
Lanud Roesmin Nurjadin Tampilkan Wajah Baru
10 September 2026
Ombudsman RI Dorong DPM-PTSP Pekanbaru jadi Benchmark Tata Kelola Investasi
10 September 2026
TERPOPULER +INDEKS
  • 1 Plh Bupati Siak Syamsurizal; Kejurnas Drag Bike Region 1 Jadi Solusi Redam Balap Liar
  • 2 Wabup Syamsurizal Apresiasi Polres Siak Berhasil Putus Mata Rantai Peredaran Narkoba
  • 3 Lanud Roesmin Nurjadin Tampilkan Wajah Baru
  • 4 Ombudsman RI Dorong DPM-PTSP Pekanbaru jadi Benchmark Tata Kelola Investasi
  • 5 Dekatkan Pelayanan Kepada Masyarakat, DPMPTSP Pekanbaru Akan Buat MPP Mini dan MPP Keliling
  • 6 Pemko Pekanbaru Terima Empat Penghargaan IMT-GT Green City Award
  • 7 Polres Bengkalis Gagalkan Peredaran Sabu 30 Kg dan 122 Ribu Ekstasi

Ikuti Kami

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

DentingNews.com ©2021 | All Right Reserved