• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
    • Pekanbaru
    • Kampar
    • Pelalawan
    • Siak
    • Bengkalis
    • Dumai
    • Rohul
    • Rohil
    • Inhu
    • Inhil
    • Kuansing
    • Meranti
  • Dunia
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Kuliner
  • Sosok
  • More
    • Video
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
PILIHAN +INDEKS
Polda Riau Kerahkan 290 Personel Bantu Pemulihan Bencana di Sumbar
Dibaca : 54 Kali
Update Banjir Sumatra: 174 Orang Tewas, Akses Evakuasi Masih Sulit
Dibaca : 68 Kali
Duka Polda Riau: Brigadir Tri Irwansyah Gugur Tertimbun Longsor di Padang Panjang
Dibaca : 54 Kali
Harga Emas Antam Hari Ini Sabtu (29/11) Melonjak, Tembus Rp2.413.000 per Gram
Dibaca : 68 Kali
Negara Akui Hutan Adat Kuansing, Menhut Serahkan SK Perhutanan Sosial 4.237 Ha
Dibaca : 29 Kali

  • Home
  • Gaya Hidup

Kemenkes Buka Data, 3 Kelompok Ini Jadi Penyandang HIV Terbanyak

Redaksi

Kamis, 27 November 2025 20:11:24 WIB
Cetak
Kemenkes Buka Data, 3 Kelompok Ini Jadi Penyandang HIV Terbanyak
ilustrasi/internet

JAKARTA,DENTINGNEWS-----Kementerian Kesehatan (Kemenkes), mengungkap tiga kelompok masyarakat yang memiliki positivity rate HIV tertinggi di Indonesia pada 2025.

Temuan ini disampaikan oleh Direktur Imunisasi Kemenkes, Prima Yosep, dalam paparan terbaru terkait tren kasus HIV di Tanah Air.

"Secara absolut kita naik, tetapi secara persentase agak turun. Dan kalau kita lihat positivity rate yang tinggi memang ada di tiga kelompok," ujar Prima melansir Detik, Rabu (26/11).

Tiga kelompok dengan positivity rate tertinggi berdasarkan data Kemenkes adalah:

1. Pasangan ODHIV (34 persen)
Kelompok ini menempati posisi tertinggi dengan 3.339 kasus positif dari 9.709 tes HIV.

Tingginya angka ini menunjukkan masih kuatnya risiko penularan HIV dalam hubungan intim, terutama ketika salah satu pasangan belum mengetahui statusnya atau belum menjalani pengobatan secara rutin.

2. Pelanggan pekerja seksual (20 persen)
Pelanggan pekerja seksual menjadi kelompok kedua tertinggi dengan kasus 4.471 kasus positif dari 22.454 tes. Aktivitas seksual berisiko tinggi tanpa perlindungan membuat kelompok ini terus menjadi perhatian Kemenkes dalam upaya menekan penyebaran HIV.

3. Anak ODHIV (17 persen)
Kelompok anak ODHIV berada di posisi ketiga dengan 728 kasus positif dari 4.254 tes. Penularan umumnya terjadi dari ibu ke anak, baik selama kehamilan, persalinan, maupun pemberian ASI, sehingga deteksi dini pada ibu dan anak menjadi langkah penting.

Prima menegaskan kelompok ini membutuhkan edukasi dan pemeriksaan HIV lebih intensif.

"Tiga ini yang mungkin harus terus kita edukasi supaya mereka bisa dites, kemudian kita bisa menanggulanginya," jelasnya.

Kemenkes juga terus mendorong program Ending HIV dengan target pada 2030. Tujuannya mencapai target 95, yaitu :

95 persen ODHIV mengetahui statusnya

• 95 persen ODHIV mendapatkan pengobatan

• 95 persen ODHIV yang menjalani pengobatan memiliki viral load yang tidak terdeteksi

Upaya ini diharapkan dapat menekan penularan, meningkatkan deteksi dini, dan memperluas akses pengobatan bagi seluruh kelompok berisiko tinggi.


 


Sumber : https://www.cnnindonesia. /  Editor : eci

[Ikuti Dentingnews.com


Dentingnews.com

BERITA LAINNYA +INDEKS
Gaya Hidup

10 Negara dengan Kualitas Hidup Terbaik di Dunia

Selasa, 18 November 2025 - 20:33:39 WIB

PEKANBARU,DENTINGNEWS.

Gaya Hidup

Penyakit Ginjal Bisa Dilihat dari Air Kencing, Ini Ciri-cirinya

Sabtu, 15 November 2025 - 10:23:16 WIB

PEKANBARU,DENTINGNEWS.

Gaya Hidup

5 Tanda Penyakit Ginjal di Kulit, Kenali Sebelum Makin Parah

Senin, 10 November 2025 - 13:47:32 WIB

PEKANBARU,DENTINGNEWS---.

Gaya Hidup

Mi Instan 'Haram' Dimakan Bareng Nasi, Ini Alasanny

Kamis, 23 Oktober 2025 - 14:00:00 WIB

PEKANBARU,DENTINGNEWS.

Gaya Hidup

8 Kebiasaan Pemicu Diabetes, Ada yang Sering Dianggap Sehat

Rabu, 22 Oktober 2025 - 11:21:58 WIB

PEKANBARU,DENTINGNEWS.

Gaya Hidup

Sering Disepelekan, Apa Saja Tanda Awal Kanker Lambung?

Ahad, 12 Oktober 2025 - 11:02:03 WIB

PEKANBARU,DENTINGNEWS-.

TULIS KOMENTAR +INDEKS


Terkini +INDEKS
Polda Riau Kerahkan 290 Personel Bantu Pemulihan Bencana di Sumbar
29 November 2025
Update Banjir Sumatra: 174 Orang Tewas, Akses Evakuasi Masih Sulit
29 November 2025
Duka Polda Riau: Brigadir Tri Irwansyah Gugur Tertimbun Longsor di Padang Panjang
29 November 2025
Harga Emas Antam Hari Ini Sabtu (29/11) Melonjak, Tembus Rp2.413.000 per Gram
29 November 2025
Negara Akui Hutan Adat Kuansing, Menhut Serahkan SK Perhutanan Sosial 4.237 Ha
28 November 2025
Ekonomi Riau Tumbuh 4,59 Persen pada Triwulan III 2025
28 November 2025
DPRD Siak Sahkan 8 Perda Sekaligus, Bupati Afni Sampaikan Apresiasi
28 November 2025
Hingga Akhir November Ini Sudah 154 Kasus Kebakaran Bangunan Terjadi di Pekanbaru
28 November 2025
Pemprov Riau Ingatkan Kabupaten/Kota Segera Tetapkan Siaga Banjir
28 November 2025
Kota Pekanbaru Perluat Mitigasi Bencana Banjir Menyusul Tingginya Curah Hujan
28 November 2025
TERPOPULER +INDEKS
  • 1 Bupati Siak Bahas Penguatan Industri dan Hilirisasi dengan BPI Danantara
  • 2 Pasca Ditegur Oleh Satpol PP Pekanbaru,Sekitar Mesjid Raya An-Nur Bersih Dari Pedagang
  • 3 10 Negara dengan Kualitas Hidup Terbaik di Dunia
  • 4 Buka Pendaftaran Beasiswa , Pemko Pekanbaru Alokasikan Dana 10 M
  • 5 19 Juta Investor Pasar Modal dan 8 Juta Investor Saham Tercapai di Penutupan Bulan Inklusi Keuangan 2025
  • 6 Gelar Festival Pangan Lokal, Disketapang Targetkan Lomba Cipta Menu Sehat Untuk MBG
  • 7 Pegadaian Gelar “Festival Tring by Pegadaian” di Pekanbaru : Dorong Literasi Keuangan dan Ekonomi Kreatif Masyarakat

Ikuti Kami

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

DentingNews.com ©2021 | All Right Reserved