• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
    • Pekanbaru
    • Kampar
    • Pelalawan
    • Siak
    • Bengkalis
    • Dumai
    • Rohul
    • Rohil
    • Inhu
    • Inhil
    • Kuansing
    • Meranti
  • Dunia
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Kuliner
  • Sosok
  • More
    • Video
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
PILIHAN +INDEKS
Gempur Karhutla, 6 Helikopter Sudah Stanby di Riau
Dibaca : 27 Kali
Wujudkan Misi Ekologi, Pemkab Siak Gandeng Pemerintah Swiss, UNDP dan Mitra Pembangunan
Dibaca : 38 Kali
Pemkab Siak Gandeng Ngo Perkuat Kapasitas Hukum Penghulu Kampung Hadapi Konflik Agraria Dan Lingkungan Hidup
Dibaca : 33 Kali
SPMB SMA dan SMK Negeri di Provinsi Riau Resmi Ditutup, Tercatat 79.350 Pendaftar
Dibaca : 23 Kali
PT BSP Gelar RUPS Tahunan dan RUPS Luar Biasa, Tetapkan Direktur Baru untuk Perkuat Kinerja
Dibaca : 69 Kali

  • Home
  • Gaya Hidup

Sering Muncul Nyeri di Dada? Bisa Jadi Ini 9 Penyebabnya

Redaksi

Kamis, 04 Desember 2025 11:30:02 WIB
Cetak
Sering Muncul Nyeri di Dada? Bisa Jadi Ini 9 Penyebabnya
ilustrasi

PEKANBARU,DENTINGNEWS----Nyeri dada akan terasa menakutkan karena selalu dikaitkan dengan masalah jantung. Tapi, sebenarnya apa saja penyebab sering muncul nyeri di dada?

Rasa nyeri di dada bisa muncul kapan saja. Beberapa orang mengalami rasa nyeri yang muncul lalu hilang, kemudian kembali lagi.

Intensitas nyeri di dada umumnya bisa berkisar dari yang ringan hingga berat. Beberapa rasa nyeri disebabkan oleh kondisi ringan, seperti masalah pencernaan. Tapi, beberapa lainnya bisa menandakan kondisi serius.

Secara umum, rasa nyeri dada berulang bisa jadi sinyal adanya masalah pada jantung, sistem pernapasan, dan sistem pencernaan. Pada beberapa orang, nyeri dada juga bisa dipicu kondisi mental.

Penyebab sering muncul nyeri di dada
Tak ada self-diagnose yang akurat untuk nyeri dada. Penyebab pastinya hanya bisa diketahui dengan pemeriksaan menyeluruh.

Tapi, setidaknya ada beberapa penyebab umum sering muncul nyeri di dada. Berikut di antaranya, melansir Medical News Today.

1. Serangan jantung
Jika nyeri dada berlangsung secara tiba-tiba dengan intensitas kuat, maka bisa jadi itu disebabkan oleh serangan jantung.

Pada kasus serangan jantung, rasa sakit biasanya muncul pada bagian tengah dada dengan sensasi seperti ditekan. Rasa sakit biasanya muncul lebih lama dari hanya beberapa menit.

Selain itu, rasa sakit juga akan menjalar ke pundak, leher, rahang, tangan, hingga punggung.

Waspada juga jika mengalami kelelahan, pusing, napas pendek, dan keringat berlebih.

2. Angina
Angina adalah nyeri atau rasa tidak nyaman di dada yang terjadi saat jantung tidak mendapatkan cukup darah. Pada angina, rasa nyeri akan terasa seperti tegangan, tekanan, atau sensasi seperti diremas di dada. Nyeri juga bisa menjalar ke rahang.

Angina lebih mungkin terjadi saat seseorang sedang berolahraga atau berjalan-jalan.

Angina tak bisa dianggap sepele. Pasalnya, angina merupakan salah satu faktor risiko serangan jantung.

3. Masalah pencernaan
Berbagai macam masalah pencernaan bisa memicu rasa nyeri di dada seperti refluks asam lambung dan batu empedu.

Pada kasus refluks asam lambung, rasa nyeri cenderung lebih intens dirasakan setelah makan.

4. Nyeri otot
Nyeri otot yang disebabkan oleh ketegangan, cedera, atau sindrom nyeri kronis sering kali mendasari nyeri dada.
Rasa sakit biasanya terasa seperti nyeri tajam atau tumpul, berdenyut, atau terkonsentrasi di satu titik.

Nyeri dada kemungkinan besar berhubungan dengan otot jika membaik saat dipijat, memburuk saat seseorang menghirup udara dalam-dalam.

5. Serangan panik
Nyeri dada juga bisa jadi salah satu gejala serangan panik yang menakutkan. Rasa sakit bisa sangat mirip dengan serangan jantung.

Selain nyeri dada, serangan panik juga umumnya memicu tubuh yang gemetar, sulit bernapas, pusing, berkeringat, panas dingin, kesemutan, mual, dan sakit perut.

Serangan ini dapat mereda dengan pernapasan mendalam. Pada beberapa kasus, serangan bisa berlangsung selama lebih dari satu jam.

6. Masalah paru-paru
Nyeri dada akibat masalah paru-paru bisa terasa seperti nyeri tajam, memburuk saat bernapas, dan terjadi bersamaan dengan gejala lain seperti batuk.

7. Mastitis
Mastitis mengacu pada infeksi jaringan payudara. Mastitis bisa terasa sangat menyakitkan.

Mastitis ditandai dengan pembengkakan pada payudara, nyeri tajam di dada, dan demam.??Mastitis umum terjadi selama menyusui karena penumpukan ASI. Infeksi dapat sembuh dengan sendirinya.

8. Emboli paru
Emboli baru merupakan penyumbatan pembuluh darah yang menuju paru-paru. Emboli terjadi saat gumpalan darah terlepas, yang sering kali ke arah kaki.

Emboli paru dapat menyebabkan nyeri dada hebat dan sesak napas. Kondisi ini merupakan keadaan darurat medis yang bisa mengancam jiwa.??Gejala lainnya meliputi pusing, sakit punggung, keringat berlebih, dan kuku atau bibir kebiruan.

9. Peradangan jantung
Jenis-jenis peradangan jantung meliputi miokarditis, endokarditis, dan perikarditis. Kondisi ini bisa disebabkan oleh infeksi, penyakit autoimun, dan konsumsi obat-obatan tertentu.

Peradangan pada jantung dapat menyebabkan nyeri dada tajam yang datang dan pergi. Gejala bisa jadi mirip dengan serangan jantung.

Gejalanya bisa meliputi sulit bernapas, demam dan menggigil, serta detak jantung cepat. Sering kali, duduk dan mencondongkan tubuh ke depan dapat mengurangi rasa sakit.

Demikian penyebab sering muncul nyeri di dada. Segera cari bantuan medis jika ada indikasi nyeri dada disebabkan oleh masalah jantung dan paru-paru.***



 


Sumber : https://www.cnnindonesia /  Editor : eci

[Ikuti Dentingnews.com


Dentingnews.com

BERITA LAINNYA +INDEKS
Gaya Hidup

Penumpang Kapal Pesiar Nekat Lompat ke Laut Selamatkan Kakek Tenggelam

Sabtu, 06 Juni 2026 - 16:22:48 WIB

PEKANBARU,DENTINGNEWS.

Gaya Hidup

8 Barang Wajib di Tas Jamaah Haji saat Cuaca Ekstrem

Sabtu, 16 Mei 2026 - 16:00:00 WIB

PEKANBARU,DENTINGNEWS.

Gaya Hidup

Ini Bagian Ka'bah yang Memiliki Keutamaan saat Disentuh

Rabu, 13 Mei 2026 - 15:30:00 WIB

PEKANBARU,DENTINGNEWS-.

Gaya Hidup

Simak Cara Cek Visa Haji 2026 Online Sebelum Berangkat ke Tanah Suci

Selasa, 21 April 2026 - 12:00:00 WIB

PEKANBARU,DENTINGNEWS.

Gaya Hidup

Makin Tua Kenapa Makin Susah Tidur?

Sabtu, 18 April 2026 - 18:57:49 WIB

PEKANBARU,DENTINGNEWS-.

Gaya Hidup

Apa Saja Ciri Orang Ber-IQ Rendah? Kenali 7 Tanda Khas Ini

Jumat, 03 April 2026 - 16:07:36 WIB

PEKANBARU,DENTINGNEWS.

TULIS KOMENTAR +INDEKS


Terkini +INDEKS
Gempur Karhutla, 6 Helikopter Sudah Stanby di Riau
20 Juni 2026
Wujudkan Misi Ekologi, Pemkab Siak Gandeng Pemerintah Swiss, UNDP dan Mitra Pembangunan
20 Juni 2026
Pemkab Siak Gandeng Ngo Perkuat Kapasitas Hukum Penghulu Kampung Hadapi Konflik Agraria Dan Lingkungan Hidup
20 Juni 2026
SPMB SMA dan SMK Negeri di Provinsi Riau Resmi Ditutup, Tercatat 79.350 Pendaftar
19 Juni 2026
PT BSP Gelar RUPS Tahunan dan RUPS Luar Biasa, Tetapkan Direktur Baru untuk Perkuat Kinerja
19 Juni 2026
Wako Agung Dampingi Andre Rosiade Tinjau SPPG di Pekanbaru
19 Juni 2026
SPMB SMP dan SD Negeri di Pekanbaru Segera Dimulai
19 Juni 2026
Pelaku Karhutla di Bengkalis Diamankan Polisi
19 Juni 2026
Siak Pertahankan WTP 15 Kali Berturut-turut, Bupati Afni: Jangan Berpuas Diri
18 Juni 2026
Walikota Apresiasi Kinerja 30 LPS Terbaik di Kota Pekanbaru
18 Juni 2026
TERPOPULER +INDEKS
  • 1 Harga Emas Pegadaian Hari Ini 14 Juni 2026: Antam Naik, UBS dan Galeri24 Stabil
  • 2 Pasokan dan Harga Minyakita di Pasaran Stabil
  • 3 Jemaah Haji Siak Kloter BTH 12 Tiba di Arafah, Siap Jalani Puncak Ibadah Haji
  • 4 Plt Gubri SF Hariyanto Lantik 238 Pejabat Eselon III dan IV Pemprov Riau
  • 5 Industri Penjaminan Dinilai Jadi Kunci Penguatan Pembiayaan dan Ketahanan Ekonomi Nasional
  • 6 Simak Harga Emas 24 Karat Hari Ini 19 Mei 2026
  • 7 Harga Emas Antam Hari Ini 14 Mei 2026 Stabil

Ikuti Kami

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

DentingNews.com ©2021 | All Right Reserved