• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
    • Pekanbaru
    • Kampar
    • Pelalawan
    • Siak
    • Bengkalis
    • Dumai
    • Rohul
    • Rohil
    • Inhu
    • Inhil
    • Kuansing
    • Meranti
  • Dunia
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Kuliner
  • Sosok
  • More
    • Video
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
PILIHAN +INDEKS
Menlu RI Sebut Stok BBM Aman saat Perang Iran: Tak Semua Lewat Hormuz
Dibaca : 14 Kali
Riau Optimistis Capai Eliminasi Tuberkulosis pada Tahun 2030
Dibaca : 19 Kali
Pemko Pekanbaru Kembali Perbaiki PJU SM Amin Pasca Komponen Dicuri OTK
Dibaca : 16 Kali
Tim Gabungan Pemko Pekanbaru Kembali Akan Tertibkan Bangunan Liar
Dibaca : 19 Kali
Harga Emas Antam Hari Ini 22 April 2026 Lebih Murah Rp 50 Ribu
Dibaca : 19 Kali

  • Home
  • Nasional

Menlu RI Sebut Stok BBM Aman saat Perang Iran: Tak Semua Lewat Hormuz

Redaksi

Rabu, 22 April 2026 18:17:23 WIB
Cetak
Menlu RI Sebut Stok BBM Aman saat Perang Iran: Tak Semua Lewat Hormuz
Menlu RI Sugiono (internet)

JAKARTA,DENTINGNEWS-----Menteri Luar Negeri RI Sugiono memastikan pasokan energi dan bahan bakar minyak (BBM) Indonesia tetap relatif aman meski situasi geopolitik di Timur Tengah memanas termasuk ketegangan di Selat Hormuz.

"Namun yang perlu kita sama-sama ingat bahwa saat ini satu posisi energi kita relatif aman, sesuai apa yang disampaikan oleh Kementerian ESDM. Kemudian supply yang kita dapat juga tidak semuanya itu lewat Hormuz," ujar Sugiono dalam konferensi pers di Kantor Staf Kepresidenan, Jakarta Pusat, Rabu (22/4).

Ia menjelaskan sebagian pasokan energi Indonesia memang melewati jalur Selat Hormuz, tetapi porsinya tidak dominan jika dibandingkan dengan total kebutuhan nasional. Oleh karena itu, gangguan di jalur tersebut dinilai tidak serta-merta mengganggu keseluruhan pasokan energi dalam negeri.

Sugiono juga mengungkapkan terdapat dua kapal milik Pertamina yang berada di kawasan tersebut dengan muatan sekitar 2 juta barel minyak mentah. Namun, volume tersebut relatif kecil dibandingkan kebutuhan energi nasional.

"Yang di Selat Hormuz itu informasi yang saya dapatkan, yang disampaikan ke saya bahwa isinya itu kurang lebih 2 juta barrel crude, dan kebutuhan itu kalau misalnya disandingkan dengan kebutuhan energi kita, merupakan satu kebutuhan yang relatif kecil," katanya.

Ia mengingatkan agar situasi di Selat Hormuz tidak dipersepsikan secara berlebihan, mengingat pemerintah telah memiliki berbagai sumber pasokan energi dari negara lain.

"Supaya kita tidak hilang gambaran, keberhasilan pemerintah menjaga supply BBM, supply energi, ini lebih besar daripada apa yang sekarang sedang nyangkut di Hormuz, tanpa bermaksud mengecilkan permasalahan ini," ujarnya.

Menurut Sugiono, Indonesia memiliki alternatif sumber pasokan energi dari sejumlah negara, termasuk Rusia dan Amerika Serikat (AS). Selain itu, Pertamina juga memiliki ladang migas di berbagai wilayah yang dapat mendukung ketahanan energi nasional.

 Di sisi lain, pemerintah terus melakukan upaya diplomasi untuk memastikan kelancaran pelayaran kapal-kapal Indonesia di Selat Hormuz. Kementerian Luar Negeri melalui Kedutaan Besar RI di Teheran disebut terus berkomunikasi dengan pihak terkait.

"Kementerian Luar Negeri dalam hal ini, Kedutaan Besar kita di Teheran, juga terus melakukan pembicaraan terkait dengan izin lewat dari kapal-kapal kita yang ada di Selat Hormuz," kata Sugiono.

Ia mengakui situasi di lapangan cukup kompleks, terutama karena kondisi internal di Iran yang dapat mempengaruhi implementasi kebijakan di lapangan.

Ketegangan di Selat Hormuz sendiri meningkat setelah Iran kembali menutup jalur tersebut dan memperingatkan kapal-kapal agar tidak melintas. Dalam pernyataan resmi, Angkatan Laut Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) Iran menyebut setiap kapal yang melanggar akan dianggap sebagai target.

 "Kami memperingatkan bahwa tidak ada kapal jenis apa pun yang boleh bergerak dari tempat penjangkarannya di Teluk Persia dan Laut Oman," demikian pernyataan IRGC.

Situasi ini dipicu oleh ketegangan antara Iran dan AS yang saling bersitegang terkait blokade dan kesepakatan gencatan senjata.

 
 


Sumber : https://www.cnnindonesia. /  Editor : eci

[Ikuti Dentingnews.com


Dentingnews.com

BERITA LAINNYA +INDEKS
Nasional

2 Kapal Pertamina Tertahan di Selat Hormuz, Kemlu Buka Dialog dengan Iran Minta Jaminan Keselamatan

Jumat, 06 Maret 2026 - 15:00:26 WIB

JAKARTA,DENTINGNEWS----Kementerian Luar Negeri (Keml.

Nasional

Prabowo Minta Kumpulkan Video Kritik MBG: Biar Saya Lihat Tiap Malam

Sabtu, 14 Februari 2026 - 10:00:00 WIB

JAKARTA,DENTINGNEWS.

Nasional

KPK: Pejabat Bea Cukai Terima Rp7 Miliar per Bulan Loloskan Barang KW

Jumat, 06 Februari 2026 - 16:49:55 WIB

JAKARTA,DENTINGNEWS.

Nasional

Polisi Sebut Tak Ada Unsur Pidana di Kasus Kematian Lula Lahfah

Sabtu, 31 Januari 2026 - 12:00:00 WIB

JAKARTA,DENTINGNEWS---.

Nasional

Jokowi : Saya Akan Bekerja Mati-matian untuk PSI

Sabtu, 31 Januari 2026 - 14:51:51 WIB

MAKASSAR,DENTINGNEWS.

Nasional

DPD RI di Jambi Bahas Infrastruktur Batubara, Warga Aur Kenali Kecewa Belum Ada Keputusan

Jumat, 30 Januari 2026 - 16:06:09 WIB

JAMBI, DENTINGNEWS--- Polemik rencana pembangunan jalan khusus dan st.

TULIS KOMENTAR +INDEKS


Terkini +INDEKS
Menlu RI Sebut Stok BBM Aman saat Perang Iran: Tak Semua Lewat Hormuz
22 April 2026
Riau Optimistis Capai Eliminasi Tuberkulosis pada Tahun 2030
22 April 2026
Pemko Pekanbaru Kembali Perbaiki PJU SM Amin Pasca Komponen Dicuri OTK
22 April 2026
Tim Gabungan Pemko Pekanbaru Kembali Akan Tertibkan Bangunan Liar
22 April 2026
Harga Emas Antam Hari Ini 22 April 2026 Lebih Murah Rp 50 Ribu
22 April 2026
Iran Sudah Bertahun-tahun Punya Strategi Penutupan Selat Hormuz
21 April 2026
Pasutri di Mandau Ditangkap Usai Kompak Bobol Kotak Amal Masjid
21 April 2026
Seleksi Direktur BSP Tuai Pujian Kementerian, Libatkan 7 Penguji Pertama di Indonesia
21 April 2026
Utusan Presiden Ingatkan Dokter Spesialis Siak: TPP Hanya Tambahan Penghasilan
21 April 2026
Disperindag Pekanbaru Gelar Tera Ulang di Pasar Lima Puluh
21 April 2026
TERPOPULER +INDEKS
  • 1 Gerindra Puji Bupati Siak, Minta Kepala Daerah lain Meniru
  • 2 Temui Staf Ahli Kementerian ATR/BPN, Bupati Siak Bawa Misi Selesaikan Konflik Agraria
  • 3 Kebijakan WFH Tidak Berlaku di 7 Unit Layanan di Lingkungan Pemrov Riau
  • 4 Apa Saja Ciri Orang Ber-IQ Rendah? Kenali 7 Tanda Khas Ini
  • 5 Layanan Tim Reaksi Cepat (TRC) Pekanbaru Aman 112 dan Mobil Antar Sehat Diresmikan
  • 6 Semangat Karyawan BSP Berzakat Tinggi, Terkumpul Rp 317 Juta Lebih
  • 7 Bupati Siak Temui Korban Kebakaran di Tualang, Minta Warga Tingkatkan Kewaspadaan

Ikuti Kami

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

DentingNews.com ©2021 | All Right Reserved