• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
    • Pekanbaru
    • Kampar
    • Pelalawan
    • Siak
    • Bengkalis
    • Dumai
    • Rohul
    • Rohil
    • Inhu
    • Inhil
    • Kuansing
    • Meranti
  • Dunia
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Kuliner
  • Sosok
  • More
    • Video
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
PILIHAN +INDEKS
Jamkrindo Catat Volume Penjaminan Rp27,68 Triliun hingga Februari 2026
Dibaca : 460 Kali
Pemkab Siak Bayar THR ASN 100 Persen dan TPP Murni dari APBD Tanpa Utang
Dibaca : 93 Kali
Pemprov Riau Terapkan Mekanisme WFA Bergantian, Pastikan Layanan Publik Tetap Prima
Dibaca : 62 Kali
Pemko Pekanbaru Realisasikan Perbaikan Jalan Teluk Leok
Dibaca : 53 Kali
3 Aduan THR di Riau Berhasil Cair, 17 Lainnya Masih Dikawal
Dibaca : 58 Kali

  • Home
  • Dunia

Kim Jong-un Eksekusi Pejabat karena Beli Alkes Murah China

Redaksi

Jumat, 30 April 2021 13:35:40 WIB
Cetak
Kim Jong-un Eksekusi Pejabat karena Beli Alkes Murah China
Pemimpin tertinggi Korea Utara, Kim Jong-un, dilaporkan mengeksekusi mati salah satu pejabat senior kementerian luar negeri karena membeli alat kesehatan murah.

PEKANBARU, Dentingnews.com-Pemimpin tertinggi Korea Utara, Kim Jong-un, dilaporkan mengeksekusi mati salah satu pejabat senior kementerian luar negerinya karena membeli alat kesehatan murah dari China.
Mengutip sumber informan dari rezim Korut, media Korea Selatan pemerhati isu Korut, Daily NK, menuturkan Kim Jong-un telah memerintahkan eksekusi mati terhadap pejabat tersebut karena membeli alat kesehatan yang salah untuk rumah sakit umum baru di Pyongyang.

Menurut pemberitaan Daily NK, Kim ingin pembangunan rumah sakit itu segera selesai di tengah pandemi Covid-19. Ia dikabarkan berharap RS tersebut diisi dengan peralatan kesehatan Jerman.

Namun, karena pembatasan ekspor dan minim anggaran, pejabat tersebut membeli peralatan kesehatan dengan harga yang lebih murah dari China.

Proyek RS tersebut memang dikabarkan telah molor hingga berbulan-bulan dari rencana awal pembangunan. RS tersebut semula dijadwalkan dibuka pada Oktober 2020 lalu.

Namun, pada Januari 2021, sejumlah foto satelit memperlihatkan RS itu baru bisa dibuka dalam waktu dekat. Saat ini, RS tersebut dikabarkan hanya tinggal dilengkapi dengan alat-alat medis sebelum bisa resmi beroperasi.

Salah satu hambatan hingga pembangunan RS itu molor adalah pekerja konstruksi menemukan bom ranjau Amerika Serikat yang tidak meledak di situs pembangunan. Bom itu berasal saat era Perang Korea 1950-1953.

Sebagaimana dilansir Sputnik, seorang pejabat Kemlu dan Kementerian Kesehatan Korut yang turut bertanggung jawab dalam pembelian peralatan medis RS tersebut juga dilaporkan telah dipecat.

Jika laporan ini benar, eksekusi pejabat ini bukan yang pertama kali di Korut. Kim Jong-un sudah beberapa kali dilaporkan melakukan eksekusi mati terhadap pejabat yang dinilai menentang pemerintahannya.

Sebagai contoh, pada Desember 2013, Kim Jong-un mengeksekusi pamannya sendiri, Jang Song-thaek. Saat itu, Jang dinilai sebagai orang kedua paling berpengaruh di Korut.

Jang didepak dari sebuah rapat pemerintah dan kemudian ditangkap lantaran dituding merencanakan kudeta. Tak lama setelah itu, Jang dikabarkan dieksekusi mati. (eci)


 Editor : eci

[Ikuti Dentingnews.com


Dentingnews.com

BERITA LAINNYA +INDEKS
Dunia

Vlogger Filipina Meninggal Setelah Makan 'Kepiting Setan'

Sabtu, 14 Februari 2026 - 14:00:00 WIB

PEKANBARU,DENTINGNEWS--.

Dunia

Bupati Siak Afni Optimis PT BSP Bisa Kembali Bangkit

Selasa, 10 Februari 2026 - 17:30:00 WIB

SIAK, DENTINGNEWS-----Bupati Siak Dr. Afni Zulkifli optimis  Bad.

Dunia

Trump Sewot Inggris Makin 'Mesra' ke China: Sangat Berbahaya

Jumat, 30 Januari 2026 - 14:05:27 WIB

PEKANBARU,DENTINGNEWS.

Dunia

Badai Salju Dahsyat, 7 Ribu Penumpang Terjebak di Bandara Jepang

Selasa, 27 Januari 2026 - 12:32:53 WIB

PEKANBARU,DENTINGNEWS.

Dunia

4.008 Sekolah di Korsel Tutup Gegara Kekurangan Siswa

Selasa, 30 Desember 2025 - 11:54:59 WIB

PEKANBARU,DENTINGNEWS----Sebanyak .

Dunia

Crazy Rich China Diam-diam Parkir Jet Pribadi di Luar Negeri, Ada Apa?

Ahad, 28 Desember 2025 - 20:28:05 WIB

PEKANBARU,DENTINGNEWS-.

TULIS KOMENTAR +INDEKS


Terkini +INDEKS
Jamkrindo Catat Volume Penjaminan Rp27,68 Triliun hingga Februari 2026
16 Maret 2026
Pemkab Siak Bayar THR ASN 100 Persen dan TPP Murni dari APBD Tanpa Utang
16 Maret 2026
Pemprov Riau Terapkan Mekanisme WFA Bergantian, Pastikan Layanan Publik Tetap Prima
16 Maret 2026
Pemko Pekanbaru Realisasikan Perbaikan Jalan Teluk Leok
16 Maret 2026
3 Aduan THR di Riau Berhasil Cair, 17 Lainnya Masih Dikawal
16 Maret 2026
BPJN Riau Siagakan 14 Posko Mudik dan Alat Berat di Jalur Lintas
16 Maret 2026
Wawako Apresiasi Festival Lampu Colok di Kecamatan Bukit Raya
16 Maret 2026
BPBD Pekanbaru Telah Tangani 49 Kejadian Kebakaran Lahan
15 Maret 2026
Selama Mudik, Tarif Tol Permai-XII Koto Kampar DIskon 30 Persen
14 Maret 2026
Bupati Afni Dampingi Puluhan Anak Yatim Belanja Kebutuhan Lebaran di Kandis
14 Maret 2026
TERPOPULER +INDEKS
  • 1 Jamkrindo Catat Volume Penjaminan Rp27,68 Triliun hingga Februari 2026
  • 2 Berlangsung Lama,Pemadaman Karhutla di Rimbo Panjang Terkendal Air
  • 3 ASN Riau Diingatkan Tidak Bawa Mobil Dinas Saat Mudik Lebaran
  • 4 PT Bumi Siak Pusako Gelar RUPS Bagikan Dividen Interim dari Kinerja Tahun Buku 2025
  • 5 Pemkab Siak Bayar Penuh THR ASN Tapi TPP Disesuaikan Kemampuan APBD
  • 6 Jelang Lebaran, Disnaker Pekanbaru Terima 13 Pengaduan Terkait THR
  • 7 ASN Pekanbaru Dilarang Mudik Pakai Mobil Dinas

Ikuti Kami

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

DentingNews.com ©2021 | All Right Reserved