36 Ton Garam Ditabur di Langit Riau Selama Agustus 2026
Karhutla di Tembilahan Mendekati Pemukiman Masyarakat
Wali Kota Agung Nugroho Terima Penghargaan Pembangunan Infrastruktur
Karhutla di Tembilahan Mendekati Pemukiman Masyarakat
TEMBILAHAN,DENTINGNEWS---- Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali terjadi di Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Riau. Kali ini, api membakar lahan gambut di Kelurahan Sungai Beringin, Kecamatan Tembilahan, tepatnya di kawasan Parit 17 hingga Parit 19, Jumat (28/8/2026).
Kebakaran diperkirakan telah menghanguskan lahan seluas hampir 10 hektare. Yang membuat warga semakin khawatir, lokasi kebakaran berada sangat dekat dengan permukiman penduduk.
Dari pantauan di lapangan, jarak kobaran api dengan rumah warga hanya sekitar 30 hingga 50 meter. Kondisi ini membuat tim gabungan bersama masyarakat terus berupaya melakukan pemadaman sekaligus penyekatan agar api tidak merembet ke kawasan permukiman.
Proses pemadaman yang dilakukan sejak malam hingga Jumat pagi menghadapi sejumlah kendala. Salah satunya minimnya sumber air di sekitar lokasi.
Selain itu, karakteristik lahan gambut yang kering juga menjadi tantangan tersendiri. Api tidak hanya membakar permukaan, tetapi dapat menjalar dan menyimpan bara di bawah tanah, sehingga berpotensi kembali muncul meski telah dilakukan penyiraman dan pendinginan.
Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Inhil, R. Arliansyah, mengatakan tim gabungan bersama masyarakat terus berjibaku melakukan pemadaman dan pendinginan di lokasi.
“Kendala utama di lapangan adalah ketersediaan sumber air yang minim serta kondisi gambut yang menyimpan bara di bawah permukaan,” kata Arliansyah.
Menurutnya, upaya pendinginan terus dilakukan secara intensif untuk mencegah munculnya kembali titik api.
“Namun, tim gabungan bersama warga terus berjibaku di lapangan untuk melakukan pendinginan secara intensif agar potensi kebakaran susulan dapat dicegah sejak dini,” tegasnya.
Sementara itu, warga setempat mengaku khawatir api semakin mendekati rumah mereka. Terlebih, jarak titik kebakaran dengan permukiman terbilang sangat dekat.
“Kami terus berupaya semaksimal mungkin agar api tidak sampai menjangkau rumah warga. Jaraknya sudah sangat dekat, jadi penjagaan dan penyekatan harus diperketat,” ujar Amsari, warga setempat.
Tim gabungan bersama masyarakat hingga kini masih berupaya melokalisir areal yang terbakar. Penyekatan dilakukan untuk mengantisipasi api merembet lebih luas, terutama ke arah permukiman.
Kondisi lahan yang kering dan cuaca panas membuat kewaspadaan terus ditingkatkan. Pemadaman dan pendinginan di lokasi dilakukan secara berkelanjutan untuk memastikan bara di dalam gambut benar-benar padam dan tidak kembali memicu kebakaran.(SYa)
Wabup Siak Dorong Perusahaan Ikut Jaga Lahan Sekitar, PT KTU Siapkan 5 Menara Pantau Karhutla
SIAK DENTINGNEWS----- Wakil Bupati Siak meminta perusahaan yang.
Tembus Wilayah Blankspot, Diskominfo Siak Hadirkan Akses Internet di Area Karhutla
SIAK DENTINGNEWS----- Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskomi.
Selama Status Tanggap Darurat , Seluruh Puskesmas di Pekanbaru Wajib Siaga
PEKANBARU, DENTINGNEWS---- Wali Kota Pekanbaru Agung.
Wali Kota Agung Nugroho Terima Penghargaan Pembangunan Infrastruktur
PEKANBARU, DENTINGNEWS---- Wali Kota Pekanbaru.
Ribuan Masker Telah Didistribusikan Pemprov Riau ke Daerah Terdampak Karhutla
PEKANBARU,DENTINGNEWS----Pemprov Riau telah mendistr.
36 Ton Garam Ditabur di Langit Riau Selama Agustus 2026
PEKANBARU,DENTINGNEWS----- Upaya pengendalian kebaka.







.jpg)
