• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
    • Pekanbaru
    • Kampar
    • Pelalawan
    • Siak
    • Bengkalis
    • Dumai
    • Rohul
    • Rohil
    • Inhu
    • Inhil
    • Kuansing
    • Meranti
  • Dunia
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Kuliner
  • Sosok
  • More
    • Video
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
PILIHAN +INDEKS
Pemko Pekanbaru Janji Beri Keringanan Untuk Pedagang Eks Pemegang HGB Ruko STC
Dibaca : 36 Kali
Wamenkes RI Kunjungi Riau, Perkuat Gerakan Bersama Percepatan Eliminasi Tuberkulosis
Dibaca : 39 Kali
Korban Gigitan Monyet Liar di Tembilahan Bertambah Jadi 15 Orang
Dibaca : 37 Kali
Delegasi GCMC IMT-GT ke-9 Mulai Berdatangan ke Kota Pekanbaru
Dibaca : 21 Kali
Pemko Pekanbaru Siapkan Seragam Gratis untuk 20.800 Siswa SD dan SMP
Dibaca : 22 Kali

  • Home
  • Gaya Hidup

7 Alasan Wanita Susah 'Basah', Bukan Cuma Salah Foreplay

Redaksi

Kamis, 01 Juli 2021 13:36:04 WIB
Cetak
7 Alasan Wanita Susah 'Basah', Bukan Cuma Salah Foreplay
ilustrasi

 

PEKANBARU, Dentingnews.com-Beberapa wanita memiliki vagina yang kering. Ada beberapa hal yang menyebabkan kering pada vagina.

Keringnya vagina membuat sejumlah perempuan harus menggunakan pelumas saat berhubungan seks. Selain itu, perempuan juga harus melalui foreplay yang menyenangkan.

Akan tetapi, rupanya foreplay yang tidak cukup bukan satu-satunya penyebab. Kondisi vagina kering atau susah terlubrikasi sempurna bisa disebabkan oleh beberapa alasan.

Berikut beberapa alasan vagina selalu kering, mengutip berbagai sumber.

1. Secara alami produksi lubrikan sedikit

Ahli ginekologi, Jessica Shepherd mengungkapkan, tiap orang menghasilkan lubrikan alami secara berbeda. Ada yang banyak, ada pula yang sedikit.

"Ada sebagian perempuan yang produksi lubrikannya rendah, sedang, dan berlebih," kata Sheperd, mengutip dari Women's Health Magazine.

2. Infeksi jamur

Dalam kondisi tertentu, vagina yang susah 'basah' bisa terjadi akibat infeksi jamur. Menurut ahli ginekologi Raquel Dardik, infeksi jamur mengganggu keseimbangan flora alami vagina sehingga mengakibatkan kekeringan.

"Beberapa perempuan melakukan hubungan seks selama mereka mengalami infeksi jamur, sehingga meningkatkan iritasi yang dirasakan," jelas Raquel, mengutip dari Glamour.

Menurutnya, tingkat iritasi akan berbeda pada tiap perempuan. Namun yang pasti, hubungan seks bakal memperparah gejala dan menimbulkan ketidaknyamanan.

3. Masih dalam masa menyusui

Ibu menyusui mungkin mengalami masalah serupa, yakni vagina kering. Ahli ginekologi, Mary Jane Minkin mengatakan, ibu menyusui memiliki kadar estrogen rendah.

"Estrogen akan mengakibatkan kelembapan vagina dan meningkatkan aliran darah ke panggul. Makin banyak aliran darah ke panggul, makin bagus kelembapannya," jelasnya.

4. Jelang menopause atau sudah masuk menopause

Pada usia pertengahan 30 hingga 40 awal, perempuan mengalami perubahan secara fisik. Ada perubahan siklus haid, dan ovarium yang memproduksi lebih sedikit estrogen. Akibatnya, jaringan vagina menjadi lebih tipis dan kering. Momen ini biasa disebut perimenopause.

Kemudian saat menopause, estrogen makin menipis dan lubrikan alami vagina juga semakin sedikit.


5. Stres

Tak hanya soal kondisi fisik, kondisi psikis perempuan pun menentukan lubrikasi. Seksolog Barbara Winter mengungkapkan perempuan bisa kesulitan 'basah' karena dirinya tak sepenuhnya hadir di ranjang.

"Perempuan perlu 'memindahkan gir' sehingga menyediakan ruang seksual terbuka," jelasnya.

Beban pekerjaan, rasa insecure kondisi tubuh, masalah keuangan atau rumah tangga bisa mengganggu sesi bercinta. Daripada menjadikan seks sebagai pengalihan stres, lebih baik redakan stres terlebih dahulu sehingga lubrikasi bisa maksimal.

6. Kebiasaan merokok

Kebiasaan merokok juga bisa mengacaukan kehidupan 'ranjang' Anda. Ahli ginekologi Monica Grover menjelaskan, perokok memiliki tingkat menopause dini yang lebih tinggi daripada nonperokok.

Dalam sebuah studi pada 2015 di Korea, perokok mencapai menopause lebih awal. Hal ini kemungkinan disebabkan oleh senyawa alkaloid, seperti nikotin pada rokok, mencegah produksi estrogen.

7. Jelang haid

Saat vagina susah basah, mungkin Anda perlu mengecek periode haid. Lubrikasi berhubungan dengan siklus haid. Setelah ovulasi dan sebelum haid, vagina akan cenderung kering.

"Tingkat estrogen dan progesteron rendah saat Anda mulai haid dan akibatnya, kekeringan pada vagina terjadi," kata ahli kesehatan perempuan, Jennifer Wider.(eci)


 Editor : eci

[Ikuti Dentingnews.com


Dentingnews.com

BERITA LAINNYA +INDEKS
Gaya Hidup

Punya Penis Terkecil Sedunia, Pria AS Ini Buka Donasi untuk Operasi

Ahad, 28 Juni 2026 - 08:02:07 WIB

PEKANBARU,DENTINGNEWS-.

Gaya Hidup

Penumpang Kapal Pesiar Nekat Lompat ke Laut Selamatkan Kakek Tenggelam

Sabtu, 06 Juni 2026 - 16:22:48 WIB

PEKANBARU,DENTINGNEWS.

Gaya Hidup

8 Barang Wajib di Tas Jamaah Haji saat Cuaca Ekstrem

Sabtu, 16 Mei 2026 - 16:00:00 WIB

PEKANBARU,DENTINGNEWS.

Gaya Hidup

Ini Bagian Ka'bah yang Memiliki Keutamaan saat Disentuh

Rabu, 13 Mei 2026 - 15:30:00 WIB

PEKANBARU,DENTINGNEWS-.

Gaya Hidup

Simak Cara Cek Visa Haji 2026 Online Sebelum Berangkat ke Tanah Suci

Selasa, 21 April 2026 - 12:00:00 WIB

PEKANBARU,DENTINGNEWS.

Gaya Hidup

Makin Tua Kenapa Makin Susah Tidur?

Sabtu, 18 April 2026 - 18:57:49 WIB

PEKANBARU,DENTINGNEWS-.

TULIS KOMENTAR +INDEKS


Terkini +INDEKS
Pemko Pekanbaru Janji Beri Keringanan Untuk Pedagang Eks Pemegang HGB Ruko STC
04 Agustus 2026
Wamenkes RI Kunjungi Riau, Perkuat Gerakan Bersama Percepatan Eliminasi Tuberkulosis
04 Agustus 2026
Korban Gigitan Monyet Liar di Tembilahan Bertambah Jadi 15 Orang
04 Agustus 2026
Delegasi GCMC IMT-GT ke-9 Mulai Berdatangan ke Kota Pekanbaru
04 Agustus 2026
Pemko Pekanbaru Siapkan Seragam Gratis untuk 20.800 Siswa SD dan SMP
04 Agustus 2026
Pemprov Buka Pendaftaran Beasiswa Riau Cerdas Lanjutan 2026
04 Agustus 2026
Pengukuhan 202 Ketua RT/RW dan 310 Ketua Dasa Wisma Perkuat Kelembagaan Masyarakat Tenayan Raya
04 Agustus 2026
Berjuang 34 Hari Lawan Sakit, Gajah Binaan BBKSDA Riau Jovi Meninggal Dunia
04 Agustus 2026
Nilai Tukar Petani Riau Naik Jadi 194,29 pada Juli 2026, Tertinggi Kedua di Sumatera
04 Agustus 2026
Karhutla di Riau: Sumber Air Menipis, Manggala Agni Harus Pindahkan Pompa Tiap 30 Menit
03 Agustus 2026
TERPOPULER +INDEKS
  • 1 Temui Wapres Gibran, Bupati Siak Perjuangkan Hak DBH bagi Daerah Penghasil SDA
  • 2 Pemprov Riau-Komnas HAM Bahas Sengketa Lahan Rohul dan Kampar
  • 3 Pekanbaru Jadi Ketua Jaringan IMT-GT, Konsep Green City Makin Diperkuat
  • 4 Dampingi UAS, Kapolda dan Pangdam Touring, Bupati Afni Kenalkan Sejarah dan Keindahan Siak
  • 5 Bupati Afni Lantik Pengurus KTNA, Serahkan Bantuan Alsintan Hampir Rp15 Miliar
  • 6 Hasil Seleksi Pemenuhan Kuota SMP Negeri Pekanbaru Diumumkan, Daftar Ulang Dimulai 6 Juli
  • 7 Harga Emas Hari Ini Terpantau Stabil

Ikuti Kami

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

DentingNews.com ©2021 | All Right Reserved