• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
    • Pekanbaru
    • Kampar
    • Pelalawan
    • Siak
    • Bengkalis
    • Dumai
    • Rohul
    • Rohil
    • Inhu
    • Inhil
    • Kuansing
    • Meranti
  • Dunia
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Kuliner
  • Sosok
  • More
    • Video
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
PILIHAN +INDEKS
Jelang pembukaan PORSENIJAR Provinsi Riau, Mahadar mantapkan persiapan
Dibaca : 85 Kali
Disdik Pekanbaru Ancam Jatuhkan Sanksi Untuk Sekolah Yang Tidak Patuhi Kebijakan PJJ
Dibaca : 110 Kali
Lantik Pejabat Administrator dan Pengawas, Sekda SiakTekankan Integritas dan Inovasi Pelayanan
Dibaca : 106 Kali
LAZNAS DT Peduli Riau Bagikan 3.200 Masker Kepada Masyarakat di Sejumlah Titik
Dibaca : 197 Kali
Angin Dari Selatan Sebabkan Kabut Asap di Siak Kembali Pekat di Siak
Dibaca : 88 Kali

  • Home
  • Gaya Hidup

7 Alasan Wanita Susah 'Basah', Bukan Cuma Salah Foreplay

Redaksi

Kamis, 01 Juli 2021 13:36:04 WIB
Cetak
7 Alasan Wanita Susah 'Basah', Bukan Cuma Salah Foreplay
ilustrasi

 

PEKANBARU, Dentingnews.com-Beberapa wanita memiliki vagina yang kering. Ada beberapa hal yang menyebabkan kering pada vagina.

Keringnya vagina membuat sejumlah perempuan harus menggunakan pelumas saat berhubungan seks. Selain itu, perempuan juga harus melalui foreplay yang menyenangkan.

Akan tetapi, rupanya foreplay yang tidak cukup bukan satu-satunya penyebab. Kondisi vagina kering atau susah terlubrikasi sempurna bisa disebabkan oleh beberapa alasan.

Berikut beberapa alasan vagina selalu kering, mengutip berbagai sumber.

1. Secara alami produksi lubrikan sedikit

Ahli ginekologi, Jessica Shepherd mengungkapkan, tiap orang menghasilkan lubrikan alami secara berbeda. Ada yang banyak, ada pula yang sedikit.

"Ada sebagian perempuan yang produksi lubrikannya rendah, sedang, dan berlebih," kata Sheperd, mengutip dari Women's Health Magazine.

2. Infeksi jamur

Dalam kondisi tertentu, vagina yang susah 'basah' bisa terjadi akibat infeksi jamur. Menurut ahli ginekologi Raquel Dardik, infeksi jamur mengganggu keseimbangan flora alami vagina sehingga mengakibatkan kekeringan.

"Beberapa perempuan melakukan hubungan seks selama mereka mengalami infeksi jamur, sehingga meningkatkan iritasi yang dirasakan," jelas Raquel, mengutip dari Glamour.

Menurutnya, tingkat iritasi akan berbeda pada tiap perempuan. Namun yang pasti, hubungan seks bakal memperparah gejala dan menimbulkan ketidaknyamanan.

3. Masih dalam masa menyusui

Ibu menyusui mungkin mengalami masalah serupa, yakni vagina kering. Ahli ginekologi, Mary Jane Minkin mengatakan, ibu menyusui memiliki kadar estrogen rendah.

"Estrogen akan mengakibatkan kelembapan vagina dan meningkatkan aliran darah ke panggul. Makin banyak aliran darah ke panggul, makin bagus kelembapannya," jelasnya.

4. Jelang menopause atau sudah masuk menopause

Pada usia pertengahan 30 hingga 40 awal, perempuan mengalami perubahan secara fisik. Ada perubahan siklus haid, dan ovarium yang memproduksi lebih sedikit estrogen. Akibatnya, jaringan vagina menjadi lebih tipis dan kering. Momen ini biasa disebut perimenopause.

Kemudian saat menopause, estrogen makin menipis dan lubrikan alami vagina juga semakin sedikit.


5. Stres

Tak hanya soal kondisi fisik, kondisi psikis perempuan pun menentukan lubrikasi. Seksolog Barbara Winter mengungkapkan perempuan bisa kesulitan 'basah' karena dirinya tak sepenuhnya hadir di ranjang.

"Perempuan perlu 'memindahkan gir' sehingga menyediakan ruang seksual terbuka," jelasnya.

Beban pekerjaan, rasa insecure kondisi tubuh, masalah keuangan atau rumah tangga bisa mengganggu sesi bercinta. Daripada menjadikan seks sebagai pengalihan stres, lebih baik redakan stres terlebih dahulu sehingga lubrikasi bisa maksimal.

6. Kebiasaan merokok

Kebiasaan merokok juga bisa mengacaukan kehidupan 'ranjang' Anda. Ahli ginekologi Monica Grover menjelaskan, perokok memiliki tingkat menopause dini yang lebih tinggi daripada nonperokok.

Dalam sebuah studi pada 2015 di Korea, perokok mencapai menopause lebih awal. Hal ini kemungkinan disebabkan oleh senyawa alkaloid, seperti nikotin pada rokok, mencegah produksi estrogen.

7. Jelang haid

Saat vagina susah basah, mungkin Anda perlu mengecek periode haid. Lubrikasi berhubungan dengan siklus haid. Setelah ovulasi dan sebelum haid, vagina akan cenderung kering.

"Tingkat estrogen dan progesteron rendah saat Anda mulai haid dan akibatnya, kekeringan pada vagina terjadi," kata ahli kesehatan perempuan, Jennifer Wider.(eci)


 Editor : eci

[Ikuti Dentingnews.com


Dentingnews.com

BERITA LAINNYA +INDEKS
Gaya Hidup

Punya Penis Terkecil Sedunia, Pria AS Ini Buka Donasi untuk Operasi

Ahad, 28 Juni 2026 - 08:02:07 WIB

PEKANBARU,DENTINGNEWS-.

Gaya Hidup

Penumpang Kapal Pesiar Nekat Lompat ke Laut Selamatkan Kakek Tenggelam

Sabtu, 06 Juni 2026 - 16:22:48 WIB

PEKANBARU,DENTINGNEWS.

Gaya Hidup

8 Barang Wajib di Tas Jamaah Haji saat Cuaca Ekstrem

Sabtu, 16 Mei 2026 - 16:00:00 WIB

PEKANBARU,DENTINGNEWS.

Gaya Hidup

Ini Bagian Ka'bah yang Memiliki Keutamaan saat Disentuh

Rabu, 13 Mei 2026 - 15:30:00 WIB

PEKANBARU,DENTINGNEWS-.

Gaya Hidup

Simak Cara Cek Visa Haji 2026 Online Sebelum Berangkat ke Tanah Suci

Selasa, 21 April 2026 - 12:00:00 WIB

PEKANBARU,DENTINGNEWS.

Gaya Hidup

Makin Tua Kenapa Makin Susah Tidur?

Sabtu, 18 April 2026 - 18:57:49 WIB

PEKANBARU,DENTINGNEWS-.

TULIS KOMENTAR +INDEKS


Terkini +INDEKS
Jelang pembukaan PORSENIJAR Provinsi Riau, Mahadar mantapkan persiapan
17 September 2026
Disdik Pekanbaru Ancam Jatuhkan Sanksi Untuk Sekolah Yang Tidak Patuhi Kebijakan PJJ
17 September 2026
Lantik Pejabat Administrator dan Pengawas, Sekda SiakTekankan Integritas dan Inovasi Pelayanan
16 September 2026
LAZNAS DT Peduli Riau Bagikan 3.200 Masker Kepada Masyarakat di Sejumlah Titik
15 September 2026
Angin Dari Selatan Sebabkan Kabut Asap di Siak Kembali Pekat di Siak
15 September 2026
Pekanbaru Jadi Kota dengan Pertumbuhan Ekonomi Tertinggi di Indonesia, Tembus 7,39 Persen
14 September 2026
Plh Bupati Siak Syamsurizal; Kejurnas Drag Bike Region 1 Jadi Solusi Redam Balap Liar
12 September 2026
Wabup Syamsurizal Apresiasi Polres Siak Berhasil Putus Mata Rantai Peredaran Narkoba
11 September 2026
Lanud Roesmin Nurjadin Tampilkan Wajah Baru
10 September 2026
Ombudsman RI Dorong DPM-PTSP Pekanbaru jadi Benchmark Tata Kelola Investasi
10 September 2026
TERPOPULER +INDEKS
  • 1 Plh Bupati Siak Syamsurizal; Kejurnas Drag Bike Region 1 Jadi Solusi Redam Balap Liar
  • 2 Wabup Syamsurizal Apresiasi Polres Siak Berhasil Putus Mata Rantai Peredaran Narkoba
  • 3 Lanud Roesmin Nurjadin Tampilkan Wajah Baru
  • 4 Ombudsman RI Dorong DPM-PTSP Pekanbaru jadi Benchmark Tata Kelola Investasi
  • 5 Dekatkan Pelayanan Kepada Masyarakat, DPMPTSP Pekanbaru Akan Buat MPP Mini dan MPP Keliling
  • 6 Pemko Pekanbaru Terima Empat Penghargaan IMT-GT Green City Award
  • 7 Polres Bengkalis Gagalkan Peredaran Sabu 30 Kg dan 122 Ribu Ekstasi

Ikuti Kami

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

DentingNews.com ©2021 | All Right Reserved