• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
    • Pekanbaru
    • Kampar
    • Pelalawan
    • Siak
    • Bengkalis
    • Dumai
    • Rohul
    • Rohil
    • Inhu
    • Inhil
    • Kuansing
    • Meranti
  • Dunia
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Kuliner
  • Sosok
  • More
    • Video
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
PILIHAN +INDEKS
KPK Ingatkan Pemkab Siak Soal Celah Korupsi, Bupati Afni Tegaskan Tak Ada Jual Beli Jabatan
Dibaca : 30 Kali
Pemko Pekanbaru Lanjutkan Program Seragam Sekolah Gratis di 2027
Dibaca : 20 Kali
Pastikan Meteran SPBU Akurat, Disperindag Pekanbaru dan Pertamina Awasi Pelayanan 3 SPBU
Dibaca : 24 Kali
PSPS Masih Kokoh di Puncak Klasemen Sementara Grup A
Dibaca : 18 Kali
Rakernas IMI 2026 Digelar di Pekanbaru, Ketua Umum Moreno Soeprapto Dipastikan Hadir
Dibaca : 59 Kali

  • Home
  • Gaya Hidup

7 Alasan Wanita Susah 'Basah', Bukan Cuma Salah Foreplay

Redaksi

Kamis, 01 Juli 2021 13:36:04 WIB
Cetak
7 Alasan Wanita Susah 'Basah', Bukan Cuma Salah Foreplay
ilustrasi

 

PEKANBARU, Dentingnews.com-Beberapa wanita memiliki vagina yang kering. Ada beberapa hal yang menyebabkan kering pada vagina.

Keringnya vagina membuat sejumlah perempuan harus menggunakan pelumas saat berhubungan seks. Selain itu, perempuan juga harus melalui foreplay yang menyenangkan.

Akan tetapi, rupanya foreplay yang tidak cukup bukan satu-satunya penyebab. Kondisi vagina kering atau susah terlubrikasi sempurna bisa disebabkan oleh beberapa alasan.

Berikut beberapa alasan vagina selalu kering, mengutip berbagai sumber.

1. Secara alami produksi lubrikan sedikit

Ahli ginekologi, Jessica Shepherd mengungkapkan, tiap orang menghasilkan lubrikan alami secara berbeda. Ada yang banyak, ada pula yang sedikit.

"Ada sebagian perempuan yang produksi lubrikannya rendah, sedang, dan berlebih," kata Sheperd, mengutip dari Women's Health Magazine.

2. Infeksi jamur

Dalam kondisi tertentu, vagina yang susah 'basah' bisa terjadi akibat infeksi jamur. Menurut ahli ginekologi Raquel Dardik, infeksi jamur mengganggu keseimbangan flora alami vagina sehingga mengakibatkan kekeringan.

"Beberapa perempuan melakukan hubungan seks selama mereka mengalami infeksi jamur, sehingga meningkatkan iritasi yang dirasakan," jelas Raquel, mengutip dari Glamour.

Menurutnya, tingkat iritasi akan berbeda pada tiap perempuan. Namun yang pasti, hubungan seks bakal memperparah gejala dan menimbulkan ketidaknyamanan.

3. Masih dalam masa menyusui

Ibu menyusui mungkin mengalami masalah serupa, yakni vagina kering. Ahli ginekologi, Mary Jane Minkin mengatakan, ibu menyusui memiliki kadar estrogen rendah.

"Estrogen akan mengakibatkan kelembapan vagina dan meningkatkan aliran darah ke panggul. Makin banyak aliran darah ke panggul, makin bagus kelembapannya," jelasnya.

4. Jelang menopause atau sudah masuk menopause

Pada usia pertengahan 30 hingga 40 awal, perempuan mengalami perubahan secara fisik. Ada perubahan siklus haid, dan ovarium yang memproduksi lebih sedikit estrogen. Akibatnya, jaringan vagina menjadi lebih tipis dan kering. Momen ini biasa disebut perimenopause.

Kemudian saat menopause, estrogen makin menipis dan lubrikan alami vagina juga semakin sedikit.


5. Stres

Tak hanya soal kondisi fisik, kondisi psikis perempuan pun menentukan lubrikasi. Seksolog Barbara Winter mengungkapkan perempuan bisa kesulitan 'basah' karena dirinya tak sepenuhnya hadir di ranjang.

"Perempuan perlu 'memindahkan gir' sehingga menyediakan ruang seksual terbuka," jelasnya.

Beban pekerjaan, rasa insecure kondisi tubuh, masalah keuangan atau rumah tangga bisa mengganggu sesi bercinta. Daripada menjadikan seks sebagai pengalihan stres, lebih baik redakan stres terlebih dahulu sehingga lubrikasi bisa maksimal.

6. Kebiasaan merokok

Kebiasaan merokok juga bisa mengacaukan kehidupan 'ranjang' Anda. Ahli ginekologi Monica Grover menjelaskan, perokok memiliki tingkat menopause dini yang lebih tinggi daripada nonperokok.

Dalam sebuah studi pada 2015 di Korea, perokok mencapai menopause lebih awal. Hal ini kemungkinan disebabkan oleh senyawa alkaloid, seperti nikotin pada rokok, mencegah produksi estrogen.

7. Jelang haid

Saat vagina susah basah, mungkin Anda perlu mengecek periode haid. Lubrikasi berhubungan dengan siklus haid. Setelah ovulasi dan sebelum haid, vagina akan cenderung kering.

"Tingkat estrogen dan progesteron rendah saat Anda mulai haid dan akibatnya, kekeringan pada vagina terjadi," kata ahli kesehatan perempuan, Jennifer Wider.(eci)


 Editor : eci

[Ikuti Dentingnews.com


Dentingnews.com

BERITA LAINNYA +INDEKS
Gaya Hidup

Punya Penis Terkecil Sedunia, Pria AS Ini Buka Donasi untuk Operasi

Ahad, 28 Juni 2026 - 08:02:07 WIB

PEKANBARU,DENTINGNEWS-.

Gaya Hidup

Penumpang Kapal Pesiar Nekat Lompat ke Laut Selamatkan Kakek Tenggelam

Sabtu, 06 Juni 2026 - 16:22:48 WIB

PEKANBARU,DENTINGNEWS.

Gaya Hidup

8 Barang Wajib di Tas Jamaah Haji saat Cuaca Ekstrem

Sabtu, 16 Mei 2026 - 16:00:00 WIB

PEKANBARU,DENTINGNEWS.

Gaya Hidup

Ini Bagian Ka'bah yang Memiliki Keutamaan saat Disentuh

Rabu, 13 Mei 2026 - 15:30:00 WIB

PEKANBARU,DENTINGNEWS-.

Gaya Hidup

Simak Cara Cek Visa Haji 2026 Online Sebelum Berangkat ke Tanah Suci

Selasa, 21 April 2026 - 12:00:00 WIB

PEKANBARU,DENTINGNEWS.

Gaya Hidup

Makin Tua Kenapa Makin Susah Tidur?

Sabtu, 18 April 2026 - 18:57:49 WIB

PEKANBARU,DENTINGNEWS-.

TULIS KOMENTAR +INDEKS


Terkini +INDEKS
KPK Ingatkan Pemkab Siak Soal Celah Korupsi, Bupati Afni Tegaskan Tak Ada Jual Beli Jabatan
03 November 2026
Pemko Pekanbaru Lanjutkan Program Seragam Sekolah Gratis di 2027
03 November 2026
Pastikan Meteran SPBU Akurat, Disperindag Pekanbaru dan Pertamina Awasi Pelayanan 3 SPBU
03 November 2026
PSPS Masih Kokoh di Puncak Klasemen Sementara Grup A
03 November 2026
Rakernas IMI 2026 Digelar di Pekanbaru, Ketua Umum Moreno Soeprapto Dipastikan Hadir
02 November 2026
Penataan Jaringan Kabel FO Kembali Dilakukan Pemko Pekanbaru, Kali Ini Fokus di Jalan Paus
02 November 2026
Inflasi Riau Oktober 2026 Tembus 3,09 Persen
02 November 2026
BBKSDA Konfirmasi Temuan Jejak Harimau di Kampar
02 November 2026
Pemprov Riau Alokasikan Rp2,1 Miliar Perbaiki Ruas Jalan Sontang Duri
02 November 2026
Pemko Pekanbaru Usulkan Nama Sultan Abdul Jalil Muazamsyah untuk Gerbang Tol Pekanbaru-Dumai
02 November 2026
TERPOPULER +INDEKS
  • 1 Tiap Hari, Dinkes Pekanbaru Perbarui Data Pasien ISPA dan Kualitas Udara
  • 2 17.597 Penindakan hingga September, Imigrasi Perkuat Pengawasan Digital
  • 3 Sidak 7 Arena Biliar, Satpol PP Pekanbaru Temukan Berbagai Pelanggaran
  • 4 Di Panggung Baznas Award 2026, Bupati Afni Minta Pemerintah Kaji Ulang Gaji ASN Disalurkan Lewat Kopdes
  • 5 Perkuat Tata Kelola dan Kepastian Hukum, PT BSP Gandeng Kejari Siak
  • 6 Tinjau Operasi Pasar Murah di Melebung, Plt Gubri Bagikan Beras dan Minyak Goreng Gratis
  • 7 Pemko Pekanbaru Raih Predikat Sangat Baik dalam Penilaian Kinerja Pelayanan Perizinan

Ikuti Kami

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

DentingNews.com ©2021 | All Right Reserved