Gas Elpiji Bersubsidi di Pekanbaru Masih Selangit, DPRD Pekanbaru Tegaskan Jangan Sampai Dibiarkan
PEKANBARU, DENTINGNEWS--- Meski sudah banyak disorot, namun hingga saat ini masih ada masyarakat di Kota Bertuah yang kesulitan mendapatkan gas elpiji bersubsidi ukuran 3 kilogram.
Sejauh ini, kebanyakan bahan bakar gas berwarna hijau melon tersebut lebih leluasa ditemukan di tingkat pedagang pengecer. Tentu saja, harga jualnya sudah di atas harga yang biasa diterapkan di tingkat pangkalan.
Untuk diketahui, harga jual resmi di pangkalan adalah Rp18 ribu per tabung. Sedangkan harga jual di tingkat pengecer bisa mencapai Rp25 ribu per tabung dan bahkan ada yang lebih.
Dari pantauan di lapangan, kondisi ini sebenarnya sudah berlangsung sejak dua bulan belakangan ini. Bahkan beberapa waktu lalu, ada pengecer yang bahkan menjual gas melon itu hingga Rp33 ribu per tabung.
Kondisi ini disayangkan anggota DPRD Kota Pekanbaru, Munawar. Pasalnya, beberapa waktu lalu pihaknya sudah mengingatkan pemerintah dan pihak terkait lainnya, untik segera mengatasi permasalahan ini.
"Bila perlu, pemerintah harus lebih tegas lagi. Jangan sampai ada kesan terjadi pembiaran. Distribusinya harus benar-benat diperhatikan. Di sinilah pentingnya pengawasan dan penindakan bagi yang ketahuan melanggar," ujarnya, Selasa (20/9/2022).
Menurutnya, memberikan sanksi dan tindakan kepada pihak yang menyalahi aturan adalah wewenang pemerintah. Apalagi mengingat gas melon ini adalah salah satu kebutuhan pokok masyarakat saat ini. Bila pemerintah tidak bisa bersikap tegas, dikhawatirkan pihak yang diduga menyalahgunakan aturan pendistribusian rersebut akan semakin menjadi-jadi melancarkan aksinya. Sehingga yang paling merasakan dampak negatifnya adalah masyarakat selaku konsumen.
"Yang dibutuhkan adalah sikap tegas, baik dari pemerintah terlebih Pertamina selaku instansi yang paling bertanggung jawab. Memang sudah ada imbauan dan peringatan dari pihak terkait. Tapi kalau tidak disertai dengan aksi di lapangan, saya pesimis hasilnya akan seperti yang diharapkan masyarakat," ujarnya lagi.
Sebelumnya, Munawar tekah mengingatkan Pemko Pekanbaru dalam hal ini Dinas Perdagangan juga turun tangan menangani masalah ini.
Ia mencontohkan langkah yang dilakukan Pemerintah Kota Jambi. Di provinsi tetangga itu, pemerintah setempat membuat kartu yang diberikan kepada masyarakat yang dinilai layak mendapatkannya.
Munawar.menilai, langkah itu cukup efektif karena dengan adanya kartu tersebut pendistribusian gas melon itu jadi tepat sasaran. (Rls)
199 Jemaah Rohil Jalani Ibadah di Madinah, 3 Tertunda Karena Sakit
ROKAN HILIR ,DENTINGNEWS----Setelah melalui masa pen.
Angka Kelahiran di Riau Turun, Kini Rata-rata 2 Anak per Perempuan
PEKANBARU,DENTINGNEWS--- Badan Pusat Statistik (BPS).
Bupati Afni Tegaskan Evaluasi Total BUMD, BSP Zapin Jadi Contoh Transformasi
PEKANBARU,DENTINGNEWS----Bupati Siak, Dr. Afni Zulki.
Tahun Pertama Memimpin Kota Pekanbaru, Kebijakan dan Terobosan Agung-Markarius Dapat Apresiasi Positif Masyarakat
PEKANBARU,DENTINGNEWS----Dalam satu tahun pertama ke.
Polisi Gerebek Kampung Dalam Pekanbaru, Narkoba Disimpan dalam Tanah Timbun
PEKANBARU, DENTINGNEWS---- Satuan Reserse Narkoba (S.
Warga Pelosok Siak Kesulitan Minyak, Bupati Afni Minta BPH Migas Kasi Solusi
SIAK, DENTINGNEWS----- Kebijakan pengendalian pembelian BBM subsidi m.








