• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
    • Pekanbaru
    • Kampar
    • Pelalawan
    • Siak
    • Bengkalis
    • Dumai
    • Rohul
    • Rohil
    • Inhu
    • Inhil
    • Kuansing
    • Meranti
  • Dunia
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Kuliner
  • Sosok
  • More
    • Video
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
PILIHAN +INDEKS
Jamkrindo Catat Volume Penjaminan Rp27,68 Triliun hingga Februari 2026
Dibaca : 452 Kali
Pemkab Siak Bayar THR ASN 100 Persen dan TPP Murni dari APBD Tanpa Utang
Dibaca : 92 Kali
Pemprov Riau Terapkan Mekanisme WFA Bergantian, Pastikan Layanan Publik Tetap Prima
Dibaca : 62 Kali
Pemko Pekanbaru Realisasikan Perbaikan Jalan Teluk Leok
Dibaca : 53 Kali
3 Aduan THR di Riau Berhasil Cair, 17 Lainnya Masih Dikawal
Dibaca : 58 Kali

  • Home
  • Dunia

Kirim Panggilan Mayday, Pesawat India Nyaris Kehabisan BBM di Udara

Redaksi

Senin, 23 Juni 2025 20:40:44 WIB
Cetak
Kirim Panggilan Mayday, Pesawat India Nyaris Kehabisan BBM di Udara
ilustrasi

PEKANBARU,DENTINGNEWS----Sebuah penerbangan domestik di India mengeluarkan panggilan darurat 'mayday' setelah menghadapi situasi kritis karena hampir kehabisan bahan bakar saat dialihkan dari rute aslinya.

Penerbangan IndiGo dengan nomor 6764, yang lepas landas dari Guwahati di negara bagian Assam timur laut pada pukul 16.40 hari Kamis (19/6), seharusnya menuju Chennai, ibu kota Tamil Nadu di India selatan, dengan jadwal kedatangan pukul 19.45 waktu setempat.

Namun, pesawat tersebut gagal mendarat di Chennai dan dialihkan ke Bengaluru di negara bagian tetangga Karnataka, sekitar 300 km dari tujuan semula. Pesawat berhasil mendarat di Bengaluru pada pukul 20.15, dan seluruh 168 penumpang turun dengan selamat tanpa ada laporan cedera.

Penyebab pengalihan rute ini dilaporkan bervariasi. Saluran berita NDTV mengutip juru bicara IndiGo yang mengatakan hal itu disebabkan oleh "cuaca buruk."

Sementara itu, The Indian Express melaporkan bahwa pilot ditolak mendarat di Bandara Internasional Chennai karena kepadatan lalu lintas udara, yang akhirnya menyebabkan pilot mengalihkan pesawat ke Bengaluru.

Menurut laporan Times of India, pilot sempat mencoba "go around" setelah roda pendaratan menyentuh landasan, dan mengeluarkan "panggilan mayday" ketika pesawat berada sekitar 56 km dari Bandara Internasional Kempegowda Bengaluru.

"Penerbangan dijadwalkan tiba di Chennai sekitar pukul 19.45, tetapi karena cuaca buruk di Chennai, tidak dapat mendarat. Pilot memilih untuk mengalihkan penerbangan ke Bengaluru, tetapi menyadari mereka kehabisan bahan bakar. Jadi, dia memberi tahu bandara dengan panggilan mayday," jelas juru bicara IndiGo, seperti dilansir Independent, Senin (23/6). 

Sumber dari IndiGo kepada The Indian Express menambahkan: "Karena penerbangan tidak menerima izin untuk mendarat di Chennai karena kepadatan dan terbang dengan bahan bakar rendah, pilot mengumumkan mayday bahan bakar sesuai protokol, dan pesawat dialihkan ke Bengaluru. Pengatur Lalu Lintas Udara (ATC) Bengaluru memberikan pendaratan prioritas, dan penerbangan mendarat dengan selamat pada pukul 20.15."

Setelah mendarat, pesawat diisi ulang bahan bakarnya di Bengaluru dan akhirnya lepas landas dengan kru baru dan semua penumpang sekitar pukul 22.24, karena waktu tugas kru sebelumnya telah habis. Para penumpang akhirnya tiba di Chennai pukul 23.00.

Sektor penerbangan India sendiri berada di bawah pengawasan ketat dalam beberapa pekan terakhir di tengah serangkaian insiden keselamatan dan operasional yang telah menimbulkan kekhawatiran serius. Times of India, mengutip sumber, juga menyebutkan bahwa "Pesawat tampaknya memiliki 'pendekatan yang tidak stabil' dan "Pilot tidak mencoba pendekatan kedua di Chennai dan terbang ke Bengaluru."

Insiden ini terjadi beberapa pekan setelah sebuah penerbangan Air India menuju London jatuh tak lama setelah lepas landas di Ahmedabad, India, yang menewaskan 241 orang di dalam pesawat dan sedikitnya 29 orang di darat, menambah daftar kekhawatiran dalam industri penerbangan negara tersebut. (aya)

 


 Editor : eci

[Ikuti Dentingnews.com


Dentingnews.com

BERITA LAINNYA +INDEKS
Dunia

Vlogger Filipina Meninggal Setelah Makan 'Kepiting Setan'

Sabtu, 14 Februari 2026 - 14:00:00 WIB

PEKANBARU,DENTINGNEWS--.

Dunia

Bupati Siak Afni Optimis PT BSP Bisa Kembali Bangkit

Selasa, 10 Februari 2026 - 17:30:00 WIB

SIAK, DENTINGNEWS-----Bupati Siak Dr. Afni Zulkifli optimis  Bad.

Dunia

Trump Sewot Inggris Makin 'Mesra' ke China: Sangat Berbahaya

Jumat, 30 Januari 2026 - 14:05:27 WIB

PEKANBARU,DENTINGNEWS.

Dunia

Badai Salju Dahsyat, 7 Ribu Penumpang Terjebak di Bandara Jepang

Selasa, 27 Januari 2026 - 12:32:53 WIB

PEKANBARU,DENTINGNEWS.

Dunia

4.008 Sekolah di Korsel Tutup Gegara Kekurangan Siswa

Selasa, 30 Desember 2025 - 11:54:59 WIB

PEKANBARU,DENTINGNEWS----Sebanyak .

Dunia

Crazy Rich China Diam-diam Parkir Jet Pribadi di Luar Negeri, Ada Apa?

Ahad, 28 Desember 2025 - 20:28:05 WIB

PEKANBARU,DENTINGNEWS-.

TULIS KOMENTAR +INDEKS


Terkini +INDEKS
Jamkrindo Catat Volume Penjaminan Rp27,68 Triliun hingga Februari 2026
16 Maret 2026
Pemkab Siak Bayar THR ASN 100 Persen dan TPP Murni dari APBD Tanpa Utang
16 Maret 2026
Pemprov Riau Terapkan Mekanisme WFA Bergantian, Pastikan Layanan Publik Tetap Prima
16 Maret 2026
Pemko Pekanbaru Realisasikan Perbaikan Jalan Teluk Leok
16 Maret 2026
3 Aduan THR di Riau Berhasil Cair, 17 Lainnya Masih Dikawal
16 Maret 2026
BPJN Riau Siagakan 14 Posko Mudik dan Alat Berat di Jalur Lintas
16 Maret 2026
Wawako Apresiasi Festival Lampu Colok di Kecamatan Bukit Raya
16 Maret 2026
BPBD Pekanbaru Telah Tangani 49 Kejadian Kebakaran Lahan
15 Maret 2026
Selama Mudik, Tarif Tol Permai-XII Koto Kampar DIskon 30 Persen
14 Maret 2026
Bupati Afni Dampingi Puluhan Anak Yatim Belanja Kebutuhan Lebaran di Kandis
14 Maret 2026
TERPOPULER +INDEKS
  • 1 Jamkrindo Catat Volume Penjaminan Rp27,68 Triliun hingga Februari 2026
  • 2 Berlangsung Lama,Pemadaman Karhutla di Rimbo Panjang Terkendal Air
  • 3 ASN Riau Diingatkan Tidak Bawa Mobil Dinas Saat Mudik Lebaran
  • 4 PT Bumi Siak Pusako Gelar RUPS Bagikan Dividen Interim dari Kinerja Tahun Buku 2025
  • 5 Pemkab Siak Bayar Penuh THR ASN Tapi TPP Disesuaikan Kemampuan APBD
  • 6 Jelang Lebaran, Disnaker Pekanbaru Terima 13 Pengaduan Terkait THR
  • 7 ASN Pekanbaru Dilarang Mudik Pakai Mobil Dinas

Ikuti Kami

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

DentingNews.com ©2021 | All Right Reserved