• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
    • Pekanbaru
    • Kampar
    • Pelalawan
    • Siak
    • Bengkalis
    • Dumai
    • Rohul
    • Rohil
    • Inhu
    • Inhil
    • Kuansing
    • Meranti
  • Dunia
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Kuliner
  • Sosok
  • More
    • Video
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
PILIHAN +INDEKS
Melayani Sepenuh Hati, Pegadaian Raih Penghargaan Top CX Brand Award 2026
Dibaca : 19 Kali
Polisi Gerebek Kampung Dalam Pekanbaru, Narkoba Disimpan dalam Tanah Timbun
Dibaca : 27 Kali
Sosialisasi KUHP Baru, BSP Zapin Perkuat Mitigasi Risiko Korporasi
Dibaca : 30 Kali
Warga Pelosok Siak Kesulitan Minyak, Bupati Afni Minta BPH Migas Kasi Solusi
Dibaca : 28 Kali
Pertamina Tambah 50 Persen Kuota BBM Bersubsidi Untuk Riau
Dibaca : 28 Kali

  • Home
  • Dunia

Kirim Panggilan Mayday, Pesawat India Nyaris Kehabisan BBM di Udara

Redaksi

Senin, 23 Juni 2025 20:40:44 WIB
Cetak
Kirim Panggilan Mayday, Pesawat India Nyaris Kehabisan BBM di Udara
ilustrasi

PEKANBARU,DENTINGNEWS----Sebuah penerbangan domestik di India mengeluarkan panggilan darurat 'mayday' setelah menghadapi situasi kritis karena hampir kehabisan bahan bakar saat dialihkan dari rute aslinya.

Penerbangan IndiGo dengan nomor 6764, yang lepas landas dari Guwahati di negara bagian Assam timur laut pada pukul 16.40 hari Kamis (19/6), seharusnya menuju Chennai, ibu kota Tamil Nadu di India selatan, dengan jadwal kedatangan pukul 19.45 waktu setempat.

Namun, pesawat tersebut gagal mendarat di Chennai dan dialihkan ke Bengaluru di negara bagian tetangga Karnataka, sekitar 300 km dari tujuan semula. Pesawat berhasil mendarat di Bengaluru pada pukul 20.15, dan seluruh 168 penumpang turun dengan selamat tanpa ada laporan cedera.

Penyebab pengalihan rute ini dilaporkan bervariasi. Saluran berita NDTV mengutip juru bicara IndiGo yang mengatakan hal itu disebabkan oleh "cuaca buruk."

Sementara itu, The Indian Express melaporkan bahwa pilot ditolak mendarat di Bandara Internasional Chennai karena kepadatan lalu lintas udara, yang akhirnya menyebabkan pilot mengalihkan pesawat ke Bengaluru.

Menurut laporan Times of India, pilot sempat mencoba "go around" setelah roda pendaratan menyentuh landasan, dan mengeluarkan "panggilan mayday" ketika pesawat berada sekitar 56 km dari Bandara Internasional Kempegowda Bengaluru.

"Penerbangan dijadwalkan tiba di Chennai sekitar pukul 19.45, tetapi karena cuaca buruk di Chennai, tidak dapat mendarat. Pilot memilih untuk mengalihkan penerbangan ke Bengaluru, tetapi menyadari mereka kehabisan bahan bakar. Jadi, dia memberi tahu bandara dengan panggilan mayday," jelas juru bicara IndiGo, seperti dilansir Independent, Senin (23/6). 

Sumber dari IndiGo kepada The Indian Express menambahkan: "Karena penerbangan tidak menerima izin untuk mendarat di Chennai karena kepadatan dan terbang dengan bahan bakar rendah, pilot mengumumkan mayday bahan bakar sesuai protokol, dan pesawat dialihkan ke Bengaluru. Pengatur Lalu Lintas Udara (ATC) Bengaluru memberikan pendaratan prioritas, dan penerbangan mendarat dengan selamat pada pukul 20.15."

Setelah mendarat, pesawat diisi ulang bahan bakarnya di Bengaluru dan akhirnya lepas landas dengan kru baru dan semua penumpang sekitar pukul 22.24, karena waktu tugas kru sebelumnya telah habis. Para penumpang akhirnya tiba di Chennai pukul 23.00.

Sektor penerbangan India sendiri berada di bawah pengawasan ketat dalam beberapa pekan terakhir di tengah serangkaian insiden keselamatan dan operasional yang telah menimbulkan kekhawatiran serius. Times of India, mengutip sumber, juga menyebutkan bahwa "Pesawat tampaknya memiliki 'pendekatan yang tidak stabil' dan "Pilot tidak mencoba pendekatan kedua di Chennai dan terbang ke Bengaluru."

Insiden ini terjadi beberapa pekan setelah sebuah penerbangan Air India menuju London jatuh tak lama setelah lepas landas di Ahmedabad, India, yang menewaskan 241 orang di dalam pesawat dan sedikitnya 29 orang di darat, menambah daftar kekhawatiran dalam industri penerbangan negara tersebut. (aya)

 


 Editor : eci

[Ikuti Dentingnews.com


Dentingnews.com

BERITA LAINNYA +INDEKS
Dunia

Lagi, 11 Tentara dan Polisi Israel Tewas Bunuh Diri

Senin, 27 April 2026 - 21:00:22 WIB

PEKANBARU,DENTINGNEWS-.

Dunia

Cerita Lucu Jemaah Haji Bawa Petis, Koper Sempat Dibongkar di Madinah

Senin, 27 April 2026 - 20:53:45 WIB

PEKANBARU,DENTINGNEWS.

Dunia

Iran Sudah Bertahun-tahun Punya Strategi Penutupan Selat Hormuz

Selasa, 21 April 2026 - 19:47:45 WIB

PEKANBARU,DENTINGNEWS.

Dunia

Militer AS Akan Buru Kapal-kapal Tanker Iran di Dekat RI

Sabtu, 18 April 2026 - 18:17:02 WIB

PEKANBARU,DENTINGNEWS.

Dunia

Vlogger Filipina Meninggal Setelah Makan 'Kepiting Setan'

Sabtu, 14 Februari 2026 - 14:00:00 WIB

PEKANBARU,DENTINGNEWS--.

Dunia

Bupati Siak Afni Optimis PT BSP Bisa Kembali Bangkit

Selasa, 10 Februari 2026 - 17:30:00 WIB

SIAK, DENTINGNEWS-----Bupati Siak Dr. Afni Zulkifli optimis  Bad.

TULIS KOMENTAR +INDEKS


Terkini +INDEKS
Melayani Sepenuh Hati, Pegadaian Raih Penghargaan Top CX Brand Award 2026
06 Mei 2026
Polisi Gerebek Kampung Dalam Pekanbaru, Narkoba Disimpan dalam Tanah Timbun
06 Mei 2026
Sosialisasi KUHP Baru, BSP Zapin Perkuat Mitigasi Risiko Korporasi
06 Mei 2026
Warga Pelosok Siak Kesulitan Minyak, Bupati Afni Minta BPH Migas Kasi Solusi
06 Mei 2026
Pertamina Tambah 50 Persen Kuota BBM Bersubsidi Untuk Riau
05 Mei 2026
Penyeberangan Ro-Ro Bengkalis Kini Gunakan Sistem Tiket Elektronik
05 Mei 2026
Menteri LH Tinjau Muara Fajar Pekanbaru, Dukung Pengolahan Sampah Jadi Sumber Energi
05 Mei 2026
Siak Targetkan SNT Hadir di 14 Kecamatan, Percepatan Terus Didorong
05 Mei 2026
Harga Emas Antam Hari Ini Terperosok Rp 35.000
05 Mei 2026
Pertamina dan Pemprov Riau Pastikan Stok BBM Aman, Distribusi Dipercepat
04 Mei 2026
TERPOPULER +INDEKS
  • 1 Bupati Siak Serahkan Bantuan Alsintan Rp8,7 Miliar untuk 20 Kelompok Tani
  • 2 Wako Pekanbaru Ingatkan Personel Satpol PP Agar Profesional, Larang Pungli terhadap PKL
  • 3 Gerindra Puji Bupati Siak, Minta Kepala Daerah lain Meniru
  • 4 Temui Staf Ahli Kementerian ATR/BPN, Bupati Siak Bawa Misi Selesaikan Konflik Agraria
  • 5 Kebijakan WFH Tidak Berlaku di 7 Unit Layanan di Lingkungan Pemrov Riau
  • 6 Apa Saja Ciri Orang Ber-IQ Rendah? Kenali 7 Tanda Khas Ini
  • 7 Layanan Tim Reaksi Cepat (TRC) Pekanbaru Aman 112 dan Mobil Antar Sehat Diresmikan

Ikuti Kami

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

DentingNews.com ©2021 | All Right Reserved