• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
    • Pekanbaru
    • Kampar
    • Pelalawan
    • Siak
    • Bengkalis
    • Dumai
    • Rohul
    • Rohil
    • Inhu
    • Inhil
    • Kuansing
    • Meranti
  • Dunia
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Kuliner
  • Sosok
  • More
    • Video
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
PILIHAN +INDEKS
Gempur Karhutla, 6 Helikopter Sudah Stanby di Riau
Dibaca : 30 Kali
Wujudkan Misi Ekologi, Pemkab Siak Gandeng Pemerintah Swiss, UNDP dan Mitra Pembangunan
Dibaca : 47 Kali
Pemkab Siak Gandeng Ngo Perkuat Kapasitas Hukum Penghulu Kampung Hadapi Konflik Agraria Dan Lingkungan Hidup
Dibaca : 42 Kali
SPMB SMA dan SMK Negeri di Provinsi Riau Resmi Ditutup, Tercatat 79.350 Pendaftar
Dibaca : 30 Kali
PT BSP Gelar RUPS Tahunan dan RUPS Luar Biasa, Tetapkan Direktur Baru untuk Perkuat Kinerja
Dibaca : 72 Kali

  • Home
  • Gaya Hidup

Maskapai Ini Usulkan Larangan Pilot Berjenggot, Apa Alasannya?

Redaksi

Sabtu, 06 September 2025 12:51:12 WIB
Cetak
Maskapai Ini Usulkan Larangan Pilot Berjenggot, Apa Alasannya?
ilustrasi

PEKANBARU,DENTINGNEWS----Maskapai Qantas tengah mempertimbangkan larangan berjenggot untuk semua pilot setelah sebuah studi mengenai keamanan masker oksigen.

Maskapai penerbangan unggulan Australia itu secara kontroversial mengusulkan kebijakan penampilan ini untuk para kapten pesawat mereka.

Janggut sudah dilarang untuk pilot yang mengoperasikan layanan utama Qantas dan Jetstar. Maskapai itu dilaporkan ingin memperluas persyaratan cukur bersih ini hingga penerbangan regional QantasLink.

Menurut media Australian Aviation, tinjauan keselamatan oleh perusahaan pertahanan Inggris QinetiQ menyatakan bahwa janggut dapat mengganggu kerapatan masker oksigen dan mengurangi efektivitasnya dalam keadaan darurat.

Namun, studi Universitas Aeronautika Embry-Riddle tahun 2024 menemukan "tidak ada bukti bahwa rambut wajah menyebabkan kebocoran masker, hipoksia, atau bahan kimia yang memengaruhi kinerja."

Penelitian itu melibatkan 24 peserta dengan rambut wajah yang berbeda untuk menguji apakah janggut memengaruhi kerapatan masker.

Maskapai Qantas telah membuka masa konsultasi dari 15 Juli hingga 12 Agustus 2025 untuk mengumpulkan masukan dari pilot.

Qantas mendapat reaksi keras dari Federasi Pilot Udara Australia (AFAP) atas usulan larangan rambut wajah tersebut.

AFAP mengatakan bahwa kebijakan larangan berjenggot sudah "ketinggalan zaman dan berdasarkan ilmu pengetahuan usang."

Mereka menambahkan bahwa Virgin Australia mengizinkan jenggot yang rapi untuk awak pesawatnya, "begitu juga Emirates, Etihad, dan Cathay."

AFAP juga menyebut, larangan rambut wajah oleh Angkatan Udara Kerajaan Australia (RAAF) telah dicabut pada akhir tahun 2022, asalkan janggut tetap rapi.

Federasi tersebut menilai langkah Qantas itu "kurang konsultasi yang tepat dengan karyawan" dan "tidak menghargai keberagaman pekerja."

Pada 2023, Qantas mengumumkan perubahan pada "panduan gaya dan penampilan" sebagai respons atas masukan staf dan tekanan dari Serikat Layanan negara tersebut.(eci)

 


 Editor : eci

[Ikuti Dentingnews.com


Dentingnews.com

BERITA LAINNYA +INDEKS
Gaya Hidup

Penumpang Kapal Pesiar Nekat Lompat ke Laut Selamatkan Kakek Tenggelam

Sabtu, 06 Juni 2026 - 16:22:48 WIB

PEKANBARU,DENTINGNEWS.

Gaya Hidup

8 Barang Wajib di Tas Jamaah Haji saat Cuaca Ekstrem

Sabtu, 16 Mei 2026 - 16:00:00 WIB

PEKANBARU,DENTINGNEWS.

Gaya Hidup

Ini Bagian Ka'bah yang Memiliki Keutamaan saat Disentuh

Rabu, 13 Mei 2026 - 15:30:00 WIB

PEKANBARU,DENTINGNEWS-.

Gaya Hidup

Simak Cara Cek Visa Haji 2026 Online Sebelum Berangkat ke Tanah Suci

Selasa, 21 April 2026 - 12:00:00 WIB

PEKANBARU,DENTINGNEWS.

Gaya Hidup

Makin Tua Kenapa Makin Susah Tidur?

Sabtu, 18 April 2026 - 18:57:49 WIB

PEKANBARU,DENTINGNEWS-.

Gaya Hidup

Apa Saja Ciri Orang Ber-IQ Rendah? Kenali 7 Tanda Khas Ini

Jumat, 03 April 2026 - 16:07:36 WIB

PEKANBARU,DENTINGNEWS.

TULIS KOMENTAR +INDEKS


Terkini +INDEKS
Gempur Karhutla, 6 Helikopter Sudah Stanby di Riau
20 Juni 2026
Wujudkan Misi Ekologi, Pemkab Siak Gandeng Pemerintah Swiss, UNDP dan Mitra Pembangunan
20 Juni 2026
Pemkab Siak Gandeng Ngo Perkuat Kapasitas Hukum Penghulu Kampung Hadapi Konflik Agraria Dan Lingkungan Hidup
20 Juni 2026
SPMB SMA dan SMK Negeri di Provinsi Riau Resmi Ditutup, Tercatat 79.350 Pendaftar
19 Juni 2026
PT BSP Gelar RUPS Tahunan dan RUPS Luar Biasa, Tetapkan Direktur Baru untuk Perkuat Kinerja
19 Juni 2026
Wako Agung Dampingi Andre Rosiade Tinjau SPPG di Pekanbaru
19 Juni 2026
SPMB SMP dan SD Negeri di Pekanbaru Segera Dimulai
19 Juni 2026
Pelaku Karhutla di Bengkalis Diamankan Polisi
19 Juni 2026
Siak Pertahankan WTP 15 Kali Berturut-turut, Bupati Afni: Jangan Berpuas Diri
18 Juni 2026
Walikota Apresiasi Kinerja 30 LPS Terbaik di Kota Pekanbaru
18 Juni 2026
TERPOPULER +INDEKS
  • 1 Harga Emas Pegadaian Hari Ini 14 Juni 2026: Antam Naik, UBS dan Galeri24 Stabil
  • 2 Pasokan dan Harga Minyakita di Pasaran Stabil
  • 3 Jemaah Haji Siak Kloter BTH 12 Tiba di Arafah, Siap Jalani Puncak Ibadah Haji
  • 4 Plt Gubri SF Hariyanto Lantik 238 Pejabat Eselon III dan IV Pemprov Riau
  • 5 Industri Penjaminan Dinilai Jadi Kunci Penguatan Pembiayaan dan Ketahanan Ekonomi Nasional
  • 6 Simak Harga Emas 24 Karat Hari Ini 19 Mei 2026
  • 7 Harga Emas Antam Hari Ini 14 Mei 2026 Stabil

Ikuti Kami

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

DentingNews.com ©2021 | All Right Reserved