• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
    • Pekanbaru
    • Kampar
    • Pelalawan
    • Siak
    • Bengkalis
    • Dumai
    • Rohul
    • Rohil
    • Inhu
    • Inhil
    • Kuansing
    • Meranti
  • Dunia
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Kuliner
  • Sosok
  • More
    • Video
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
PILIHAN +INDEKS
Jelang pembukaan PORSENIJAR Provinsi Riau, Mahadar mantapkan persiapan
Dibaca : 85 Kali
Disdik Pekanbaru Ancam Jatuhkan Sanksi Untuk Sekolah Yang Tidak Patuhi Kebijakan PJJ
Dibaca : 110 Kali
Lantik Pejabat Administrator dan Pengawas, Sekda SiakTekankan Integritas dan Inovasi Pelayanan
Dibaca : 106 Kali
LAZNAS DT Peduli Riau Bagikan 3.200 Masker Kepada Masyarakat di Sejumlah Titik
Dibaca : 198 Kali
Angin Dari Selatan Sebabkan Kabut Asap di Siak Kembali Pekat di Siak
Dibaca : 88 Kali

  • Home
  • Gaya Hidup

Maskapai Ini Usulkan Larangan Pilot Berjenggot, Apa Alasannya?

Redaksi

Sabtu, 06 September 2025 12:51:12 WIB
Cetak
Maskapai Ini Usulkan Larangan Pilot Berjenggot, Apa Alasannya?
ilustrasi

PEKANBARU,DENTINGNEWS----Maskapai Qantas tengah mempertimbangkan larangan berjenggot untuk semua pilot setelah sebuah studi mengenai keamanan masker oksigen.

Maskapai penerbangan unggulan Australia itu secara kontroversial mengusulkan kebijakan penampilan ini untuk para kapten pesawat mereka.

Janggut sudah dilarang untuk pilot yang mengoperasikan layanan utama Qantas dan Jetstar. Maskapai itu dilaporkan ingin memperluas persyaratan cukur bersih ini hingga penerbangan regional QantasLink.

Menurut media Australian Aviation, tinjauan keselamatan oleh perusahaan pertahanan Inggris QinetiQ menyatakan bahwa janggut dapat mengganggu kerapatan masker oksigen dan mengurangi efektivitasnya dalam keadaan darurat.

Namun, studi Universitas Aeronautika Embry-Riddle tahun 2024 menemukan "tidak ada bukti bahwa rambut wajah menyebabkan kebocoran masker, hipoksia, atau bahan kimia yang memengaruhi kinerja."

Penelitian itu melibatkan 24 peserta dengan rambut wajah yang berbeda untuk menguji apakah janggut memengaruhi kerapatan masker.

Maskapai Qantas telah membuka masa konsultasi dari 15 Juli hingga 12 Agustus 2025 untuk mengumpulkan masukan dari pilot.

Qantas mendapat reaksi keras dari Federasi Pilot Udara Australia (AFAP) atas usulan larangan rambut wajah tersebut.

AFAP mengatakan bahwa kebijakan larangan berjenggot sudah "ketinggalan zaman dan berdasarkan ilmu pengetahuan usang."

Mereka menambahkan bahwa Virgin Australia mengizinkan jenggot yang rapi untuk awak pesawatnya, "begitu juga Emirates, Etihad, dan Cathay."

AFAP juga menyebut, larangan rambut wajah oleh Angkatan Udara Kerajaan Australia (RAAF) telah dicabut pada akhir tahun 2022, asalkan janggut tetap rapi.

Federasi tersebut menilai langkah Qantas itu "kurang konsultasi yang tepat dengan karyawan" dan "tidak menghargai keberagaman pekerja."

Pada 2023, Qantas mengumumkan perubahan pada "panduan gaya dan penampilan" sebagai respons atas masukan staf dan tekanan dari Serikat Layanan negara tersebut.(eci)

 


 Editor : eci

[Ikuti Dentingnews.com


Dentingnews.com

BERITA LAINNYA +INDEKS
Gaya Hidup

Punya Penis Terkecil Sedunia, Pria AS Ini Buka Donasi untuk Operasi

Ahad, 28 Juni 2026 - 08:02:07 WIB

PEKANBARU,DENTINGNEWS-.

Gaya Hidup

Penumpang Kapal Pesiar Nekat Lompat ke Laut Selamatkan Kakek Tenggelam

Sabtu, 06 Juni 2026 - 16:22:48 WIB

PEKANBARU,DENTINGNEWS.

Gaya Hidup

8 Barang Wajib di Tas Jamaah Haji saat Cuaca Ekstrem

Sabtu, 16 Mei 2026 - 16:00:00 WIB

PEKANBARU,DENTINGNEWS.

Gaya Hidup

Ini Bagian Ka'bah yang Memiliki Keutamaan saat Disentuh

Rabu, 13 Mei 2026 - 15:30:00 WIB

PEKANBARU,DENTINGNEWS-.

Gaya Hidup

Simak Cara Cek Visa Haji 2026 Online Sebelum Berangkat ke Tanah Suci

Selasa, 21 April 2026 - 12:00:00 WIB

PEKANBARU,DENTINGNEWS.

Gaya Hidup

Makin Tua Kenapa Makin Susah Tidur?

Sabtu, 18 April 2026 - 18:57:49 WIB

PEKANBARU,DENTINGNEWS-.

TULIS KOMENTAR +INDEKS


Terkini +INDEKS
Jelang pembukaan PORSENIJAR Provinsi Riau, Mahadar mantapkan persiapan
17 September 2026
Disdik Pekanbaru Ancam Jatuhkan Sanksi Untuk Sekolah Yang Tidak Patuhi Kebijakan PJJ
17 September 2026
Lantik Pejabat Administrator dan Pengawas, Sekda SiakTekankan Integritas dan Inovasi Pelayanan
16 September 2026
LAZNAS DT Peduli Riau Bagikan 3.200 Masker Kepada Masyarakat di Sejumlah Titik
15 September 2026
Angin Dari Selatan Sebabkan Kabut Asap di Siak Kembali Pekat di Siak
15 September 2026
Pekanbaru Jadi Kota dengan Pertumbuhan Ekonomi Tertinggi di Indonesia, Tembus 7,39 Persen
14 September 2026
Plh Bupati Siak Syamsurizal; Kejurnas Drag Bike Region 1 Jadi Solusi Redam Balap Liar
12 September 2026
Wabup Syamsurizal Apresiasi Polres Siak Berhasil Putus Mata Rantai Peredaran Narkoba
11 September 2026
Lanud Roesmin Nurjadin Tampilkan Wajah Baru
10 September 2026
Ombudsman RI Dorong DPM-PTSP Pekanbaru jadi Benchmark Tata Kelola Investasi
10 September 2026
TERPOPULER +INDEKS
  • 1 Plh Bupati Siak Syamsurizal; Kejurnas Drag Bike Region 1 Jadi Solusi Redam Balap Liar
  • 2 Wabup Syamsurizal Apresiasi Polres Siak Berhasil Putus Mata Rantai Peredaran Narkoba
  • 3 Lanud Roesmin Nurjadin Tampilkan Wajah Baru
  • 4 Ombudsman RI Dorong DPM-PTSP Pekanbaru jadi Benchmark Tata Kelola Investasi
  • 5 Dekatkan Pelayanan Kepada Masyarakat, DPMPTSP Pekanbaru Akan Buat MPP Mini dan MPP Keliling
  • 6 Pemko Pekanbaru Terima Empat Penghargaan IMT-GT Green City Award
  • 7 Polres Bengkalis Gagalkan Peredaran Sabu 30 Kg dan 122 Ribu Ekstasi

Ikuti Kami

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

DentingNews.com ©2021 | All Right Reserved