• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
    • Pekanbaru
    • Kampar
    • Pelalawan
    • Siak
    • Bengkalis
    • Dumai
    • Rohul
    • Rohil
    • Inhu
    • Inhil
    • Kuansing
    • Meranti
  • Dunia
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Kuliner
  • Sosok
  • More
    • Video
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
PILIHAN +INDEKS
Gempur Karhutla, 6 Helikopter Sudah Stanby di Riau
Dibaca : 27 Kali
Wujudkan Misi Ekologi, Pemkab Siak Gandeng Pemerintah Swiss, UNDP dan Mitra Pembangunan
Dibaca : 38 Kali
Pemkab Siak Gandeng Ngo Perkuat Kapasitas Hukum Penghulu Kampung Hadapi Konflik Agraria Dan Lingkungan Hidup
Dibaca : 33 Kali
SPMB SMA dan SMK Negeri di Provinsi Riau Resmi Ditutup, Tercatat 79.350 Pendaftar
Dibaca : 23 Kali
PT BSP Gelar RUPS Tahunan dan RUPS Luar Biasa, Tetapkan Direktur Baru untuk Perkuat Kinerja
Dibaca : 69 Kali

  • Home
  • Gaya Hidup

Marak Hiu Paus Terluka di Laut Indonesia, Perahu Wisata Ikut Andil

Redaksi

Rabu, 17 September 2025 21:05:39 WIB
Cetak
Marak Hiu Paus Terluka di Laut Indonesia, Perahu Wisata Ikut Andil
ilustrasi

PEKANBARU,DENTINGNEWS----Sebuah studi mengejutkan di kawasan Bentang Laut Kepala Burung, Papua Barat Daya, mengungkap bahwa 62 persen hiu paus yang ditemukan di sana memiliki luka akibat aktivitas manusia.

Temuan ini menyoroti ancaman serius dari jaring ikan, perahu wisata, dan bagan, struktur penangkapan ikan tradisional.

Menurut Dr. Edy Setyawan, ilmuwan utama dari Elasmobranch Institute Indonesia, sebagian besar luka tersebut sebenarnya bisa dicegah.

"Luka-luka itu paling banyak disebabkan oleh tabrakan dengan bagang, alat tangkap tradisional, serta perahu wisata pengamat hiu paus," jelas Edy Setiawan, seperti dilansir Detik, Rabu (17/9).

Studi yang dilakukan antara tahun 2010 hingga 2023 di empat lokasi utama, Teluk Cenderawasih, Kaimana, Raja Ampat, dan Fakfak, mendokumentasikan 268 individu hiu paus.

Dari jumlah itu, 206 hiu paus di antaranya memiliki luka, dan lebih dari 80 persen luka tersebut disebabkan oleh manusia.

Luka ringan hiu paus seperti abrasi paling umum ditemukan, namun luka parah seperti amputasi juga ditemukan, meskipun kasus itu terbilang jarang.

Menariknya, lebih dari setengah hiu paus yang diamati kembali muncul di lokasi yang sama, menunjukkan kawasan ini adalah habitat penting bagi mereka.

Hiu paus muda dan jantan cenderung lebih sering berada di perairan dangkal, yang membuat mereka rentan terhadap tabrakan dengan perahu dan jaring ikan. Sebaliknya, hiu paus dewasa, terutama betina, lebih sering berada di laut dalam.

Melihat meningkatnya risiko cedera pada hiu paus, para peneliti kini berkolaborasi dengan pengelola kawasan konservasi laut. Mereka sedang menyusun peraturan yang mewajibkan modifikasi sederhana pada bagan dan perahu, seperti menghilangkan bagian tajam pada jaring dan cadik.

Dr. Mark Erdmann, direktur Konservasi Hiu di organisasi Rewild, optimis bahwa perubahan kecil ini dapat membuat perbedaan besar. "Kami yakin perubahan sederhana ini bisa secara signifikan mengurangi luka pada hiu paus," ujarnya.

Langkah ini diharapkan bisa melindungi populasi hiu paus dan memastikan kelangsungan hidup spesies ikonik ini di perairan Indonesia.

(aya/cnnindonesia)


 Editor : eci

[Ikuti Dentingnews.com


Dentingnews.com

BERITA LAINNYA +INDEKS
Gaya Hidup

Penumpang Kapal Pesiar Nekat Lompat ke Laut Selamatkan Kakek Tenggelam

Sabtu, 06 Juni 2026 - 16:22:48 WIB

PEKANBARU,DENTINGNEWS.

Gaya Hidup

8 Barang Wajib di Tas Jamaah Haji saat Cuaca Ekstrem

Sabtu, 16 Mei 2026 - 16:00:00 WIB

PEKANBARU,DENTINGNEWS.

Gaya Hidup

Ini Bagian Ka'bah yang Memiliki Keutamaan saat Disentuh

Rabu, 13 Mei 2026 - 15:30:00 WIB

PEKANBARU,DENTINGNEWS-.

Gaya Hidup

Simak Cara Cek Visa Haji 2026 Online Sebelum Berangkat ke Tanah Suci

Selasa, 21 April 2026 - 12:00:00 WIB

PEKANBARU,DENTINGNEWS.

Gaya Hidup

Makin Tua Kenapa Makin Susah Tidur?

Sabtu, 18 April 2026 - 18:57:49 WIB

PEKANBARU,DENTINGNEWS-.

Gaya Hidup

Apa Saja Ciri Orang Ber-IQ Rendah? Kenali 7 Tanda Khas Ini

Jumat, 03 April 2026 - 16:07:36 WIB

PEKANBARU,DENTINGNEWS.

TULIS KOMENTAR +INDEKS


Terkini +INDEKS
Gempur Karhutla, 6 Helikopter Sudah Stanby di Riau
20 Juni 2026
Wujudkan Misi Ekologi, Pemkab Siak Gandeng Pemerintah Swiss, UNDP dan Mitra Pembangunan
20 Juni 2026
Pemkab Siak Gandeng Ngo Perkuat Kapasitas Hukum Penghulu Kampung Hadapi Konflik Agraria Dan Lingkungan Hidup
20 Juni 2026
SPMB SMA dan SMK Negeri di Provinsi Riau Resmi Ditutup, Tercatat 79.350 Pendaftar
19 Juni 2026
PT BSP Gelar RUPS Tahunan dan RUPS Luar Biasa, Tetapkan Direktur Baru untuk Perkuat Kinerja
19 Juni 2026
Wako Agung Dampingi Andre Rosiade Tinjau SPPG di Pekanbaru
19 Juni 2026
SPMB SMP dan SD Negeri di Pekanbaru Segera Dimulai
19 Juni 2026
Pelaku Karhutla di Bengkalis Diamankan Polisi
19 Juni 2026
Siak Pertahankan WTP 15 Kali Berturut-turut, Bupati Afni: Jangan Berpuas Diri
18 Juni 2026
Walikota Apresiasi Kinerja 30 LPS Terbaik di Kota Pekanbaru
18 Juni 2026
TERPOPULER +INDEKS
  • 1 Harga Emas Pegadaian Hari Ini 14 Juni 2026: Antam Naik, UBS dan Galeri24 Stabil
  • 2 Pasokan dan Harga Minyakita di Pasaran Stabil
  • 3 Jemaah Haji Siak Kloter BTH 12 Tiba di Arafah, Siap Jalani Puncak Ibadah Haji
  • 4 Plt Gubri SF Hariyanto Lantik 238 Pejabat Eselon III dan IV Pemprov Riau
  • 5 Industri Penjaminan Dinilai Jadi Kunci Penguatan Pembiayaan dan Ketahanan Ekonomi Nasional
  • 6 Simak Harga Emas 24 Karat Hari Ini 19 Mei 2026
  • 7 Harga Emas Antam Hari Ini 14 Mei 2026 Stabil

Ikuti Kami

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

DentingNews.com ©2021 | All Right Reserved