• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
    • Pekanbaru
    • Kampar
    • Pelalawan
    • Siak
    • Bengkalis
    • Dumai
    • Rohul
    • Rohil
    • Inhu
    • Inhil
    • Kuansing
    • Meranti
  • Dunia
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Kuliner
  • Sosok
  • More
    • Video
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
PILIHAN +INDEKS
KPK Ingatkan Pemkab Siak Soal Celah Korupsi, Bupati Afni Tegaskan Tak Ada Jual Beli Jabatan
Dibaca : 30 Kali
Pemko Pekanbaru Lanjutkan Program Seragam Sekolah Gratis di 2027
Dibaca : 20 Kali
Pastikan Meteran SPBU Akurat, Disperindag Pekanbaru dan Pertamina Awasi Pelayanan 3 SPBU
Dibaca : 24 Kali
PSPS Masih Kokoh di Puncak Klasemen Sementara Grup A
Dibaca : 18 Kali
Rakernas IMI 2026 Digelar di Pekanbaru, Ketua Umum Moreno Soeprapto Dipastikan Hadir
Dibaca : 59 Kali

  • Home
  • Gaya Hidup

Marak Hiu Paus Terluka di Laut Indonesia, Perahu Wisata Ikut Andil

Redaksi

Rabu, 17 September 2025 21:05:39 WIB
Cetak
Marak Hiu Paus Terluka di Laut Indonesia, Perahu Wisata Ikut Andil
ilustrasi

PEKANBARU,DENTINGNEWS----Sebuah studi mengejutkan di kawasan Bentang Laut Kepala Burung, Papua Barat Daya, mengungkap bahwa 62 persen hiu paus yang ditemukan di sana memiliki luka akibat aktivitas manusia.

Temuan ini menyoroti ancaman serius dari jaring ikan, perahu wisata, dan bagan, struktur penangkapan ikan tradisional.

Menurut Dr. Edy Setyawan, ilmuwan utama dari Elasmobranch Institute Indonesia, sebagian besar luka tersebut sebenarnya bisa dicegah.

"Luka-luka itu paling banyak disebabkan oleh tabrakan dengan bagang, alat tangkap tradisional, serta perahu wisata pengamat hiu paus," jelas Edy Setiawan, seperti dilansir Detik, Rabu (17/9).

Studi yang dilakukan antara tahun 2010 hingga 2023 di empat lokasi utama, Teluk Cenderawasih, Kaimana, Raja Ampat, dan Fakfak, mendokumentasikan 268 individu hiu paus.

Dari jumlah itu, 206 hiu paus di antaranya memiliki luka, dan lebih dari 80 persen luka tersebut disebabkan oleh manusia.

Luka ringan hiu paus seperti abrasi paling umum ditemukan, namun luka parah seperti amputasi juga ditemukan, meskipun kasus itu terbilang jarang.

Menariknya, lebih dari setengah hiu paus yang diamati kembali muncul di lokasi yang sama, menunjukkan kawasan ini adalah habitat penting bagi mereka.

Hiu paus muda dan jantan cenderung lebih sering berada di perairan dangkal, yang membuat mereka rentan terhadap tabrakan dengan perahu dan jaring ikan. Sebaliknya, hiu paus dewasa, terutama betina, lebih sering berada di laut dalam.

Melihat meningkatnya risiko cedera pada hiu paus, para peneliti kini berkolaborasi dengan pengelola kawasan konservasi laut. Mereka sedang menyusun peraturan yang mewajibkan modifikasi sederhana pada bagan dan perahu, seperti menghilangkan bagian tajam pada jaring dan cadik.

Dr. Mark Erdmann, direktur Konservasi Hiu di organisasi Rewild, optimis bahwa perubahan kecil ini dapat membuat perbedaan besar. "Kami yakin perubahan sederhana ini bisa secara signifikan mengurangi luka pada hiu paus," ujarnya.

Langkah ini diharapkan bisa melindungi populasi hiu paus dan memastikan kelangsungan hidup spesies ikonik ini di perairan Indonesia.

(aya/cnnindonesia)


 Editor : eci

[Ikuti Dentingnews.com


Dentingnews.com

BERITA LAINNYA +INDEKS
Gaya Hidup

Punya Penis Terkecil Sedunia, Pria AS Ini Buka Donasi untuk Operasi

Ahad, 28 Juni 2026 - 08:02:07 WIB

PEKANBARU,DENTINGNEWS-.

Gaya Hidup

Penumpang Kapal Pesiar Nekat Lompat ke Laut Selamatkan Kakek Tenggelam

Sabtu, 06 Juni 2026 - 16:22:48 WIB

PEKANBARU,DENTINGNEWS.

Gaya Hidup

8 Barang Wajib di Tas Jamaah Haji saat Cuaca Ekstrem

Sabtu, 16 Mei 2026 - 16:00:00 WIB

PEKANBARU,DENTINGNEWS.

Gaya Hidup

Ini Bagian Ka'bah yang Memiliki Keutamaan saat Disentuh

Rabu, 13 Mei 2026 - 15:30:00 WIB

PEKANBARU,DENTINGNEWS-.

Gaya Hidup

Simak Cara Cek Visa Haji 2026 Online Sebelum Berangkat ke Tanah Suci

Selasa, 21 April 2026 - 12:00:00 WIB

PEKANBARU,DENTINGNEWS.

Gaya Hidup

Makin Tua Kenapa Makin Susah Tidur?

Sabtu, 18 April 2026 - 18:57:49 WIB

PEKANBARU,DENTINGNEWS-.

TULIS KOMENTAR +INDEKS


Terkini +INDEKS
KPK Ingatkan Pemkab Siak Soal Celah Korupsi, Bupati Afni Tegaskan Tak Ada Jual Beli Jabatan
03 November 2026
Pemko Pekanbaru Lanjutkan Program Seragam Sekolah Gratis di 2027
03 November 2026
Pastikan Meteran SPBU Akurat, Disperindag Pekanbaru dan Pertamina Awasi Pelayanan 3 SPBU
03 November 2026
PSPS Masih Kokoh di Puncak Klasemen Sementara Grup A
03 November 2026
Rakernas IMI 2026 Digelar di Pekanbaru, Ketua Umum Moreno Soeprapto Dipastikan Hadir
02 November 2026
Penataan Jaringan Kabel FO Kembali Dilakukan Pemko Pekanbaru, Kali Ini Fokus di Jalan Paus
02 November 2026
Inflasi Riau Oktober 2026 Tembus 3,09 Persen
02 November 2026
BBKSDA Konfirmasi Temuan Jejak Harimau di Kampar
02 November 2026
Pemprov Riau Alokasikan Rp2,1 Miliar Perbaiki Ruas Jalan Sontang Duri
02 November 2026
Pemko Pekanbaru Usulkan Nama Sultan Abdul Jalil Muazamsyah untuk Gerbang Tol Pekanbaru-Dumai
02 November 2026
TERPOPULER +INDEKS
  • 1 Tiap Hari, Dinkes Pekanbaru Perbarui Data Pasien ISPA dan Kualitas Udara
  • 2 17.597 Penindakan hingga September, Imigrasi Perkuat Pengawasan Digital
  • 3 Sidak 7 Arena Biliar, Satpol PP Pekanbaru Temukan Berbagai Pelanggaran
  • 4 Di Panggung Baznas Award 2026, Bupati Afni Minta Pemerintah Kaji Ulang Gaji ASN Disalurkan Lewat Kopdes
  • 5 Perkuat Tata Kelola dan Kepastian Hukum, PT BSP Gandeng Kejari Siak
  • 6 Tinjau Operasi Pasar Murah di Melebung, Plt Gubri Bagikan Beras dan Minyak Goreng Gratis
  • 7 Pemko Pekanbaru Raih Predikat Sangat Baik dalam Penilaian Kinerja Pelayanan Perizinan

Ikuti Kami

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

DentingNews.com ©2021 | All Right Reserved