• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
    • Pekanbaru
    • Kampar
    • Pelalawan
    • Siak
    • Bengkalis
    • Dumai
    • Rohul
    • Rohil
    • Inhu
    • Inhil
    • Kuansing
    • Meranti
  • Dunia
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Kuliner
  • Sosok
  • More
    • Video
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
PILIHAN +INDEKS
Pemko Pekanbaru Janji Beri Keringanan Untuk Pedagang Eks Pemegang HGB Ruko STC
Dibaca : 36 Kali
Wamenkes RI Kunjungi Riau, Perkuat Gerakan Bersama Percepatan Eliminasi Tuberkulosis
Dibaca : 39 Kali
Korban Gigitan Monyet Liar di Tembilahan Bertambah Jadi 15 Orang
Dibaca : 37 Kali
Delegasi GCMC IMT-GT ke-9 Mulai Berdatangan ke Kota Pekanbaru
Dibaca : 21 Kali
Pemko Pekanbaru Siapkan Seragam Gratis untuk 20.800 Siswa SD dan SMP
Dibaca : 22 Kali

  • Home
  • Gaya Hidup

Marak Hiu Paus Terluka di Laut Indonesia, Perahu Wisata Ikut Andil

Redaksi

Rabu, 17 September 2025 21:05:39 WIB
Cetak
Marak Hiu Paus Terluka di Laut Indonesia, Perahu Wisata Ikut Andil
ilustrasi

PEKANBARU,DENTINGNEWS----Sebuah studi mengejutkan di kawasan Bentang Laut Kepala Burung, Papua Barat Daya, mengungkap bahwa 62 persen hiu paus yang ditemukan di sana memiliki luka akibat aktivitas manusia.

Temuan ini menyoroti ancaman serius dari jaring ikan, perahu wisata, dan bagan, struktur penangkapan ikan tradisional.

Menurut Dr. Edy Setyawan, ilmuwan utama dari Elasmobranch Institute Indonesia, sebagian besar luka tersebut sebenarnya bisa dicegah.

"Luka-luka itu paling banyak disebabkan oleh tabrakan dengan bagang, alat tangkap tradisional, serta perahu wisata pengamat hiu paus," jelas Edy Setiawan, seperti dilansir Detik, Rabu (17/9).

Studi yang dilakukan antara tahun 2010 hingga 2023 di empat lokasi utama, Teluk Cenderawasih, Kaimana, Raja Ampat, dan Fakfak, mendokumentasikan 268 individu hiu paus.

Dari jumlah itu, 206 hiu paus di antaranya memiliki luka, dan lebih dari 80 persen luka tersebut disebabkan oleh manusia.

Luka ringan hiu paus seperti abrasi paling umum ditemukan, namun luka parah seperti amputasi juga ditemukan, meskipun kasus itu terbilang jarang.

Menariknya, lebih dari setengah hiu paus yang diamati kembali muncul di lokasi yang sama, menunjukkan kawasan ini adalah habitat penting bagi mereka.

Hiu paus muda dan jantan cenderung lebih sering berada di perairan dangkal, yang membuat mereka rentan terhadap tabrakan dengan perahu dan jaring ikan. Sebaliknya, hiu paus dewasa, terutama betina, lebih sering berada di laut dalam.

Melihat meningkatnya risiko cedera pada hiu paus, para peneliti kini berkolaborasi dengan pengelola kawasan konservasi laut. Mereka sedang menyusun peraturan yang mewajibkan modifikasi sederhana pada bagan dan perahu, seperti menghilangkan bagian tajam pada jaring dan cadik.

Dr. Mark Erdmann, direktur Konservasi Hiu di organisasi Rewild, optimis bahwa perubahan kecil ini dapat membuat perbedaan besar. "Kami yakin perubahan sederhana ini bisa secara signifikan mengurangi luka pada hiu paus," ujarnya.

Langkah ini diharapkan bisa melindungi populasi hiu paus dan memastikan kelangsungan hidup spesies ikonik ini di perairan Indonesia.

(aya/cnnindonesia)


 Editor : eci

[Ikuti Dentingnews.com


Dentingnews.com

BERITA LAINNYA +INDEKS
Gaya Hidup

Punya Penis Terkecil Sedunia, Pria AS Ini Buka Donasi untuk Operasi

Ahad, 28 Juni 2026 - 08:02:07 WIB

PEKANBARU,DENTINGNEWS-.

Gaya Hidup

Penumpang Kapal Pesiar Nekat Lompat ke Laut Selamatkan Kakek Tenggelam

Sabtu, 06 Juni 2026 - 16:22:48 WIB

PEKANBARU,DENTINGNEWS.

Gaya Hidup

8 Barang Wajib di Tas Jamaah Haji saat Cuaca Ekstrem

Sabtu, 16 Mei 2026 - 16:00:00 WIB

PEKANBARU,DENTINGNEWS.

Gaya Hidup

Ini Bagian Ka'bah yang Memiliki Keutamaan saat Disentuh

Rabu, 13 Mei 2026 - 15:30:00 WIB

PEKANBARU,DENTINGNEWS-.

Gaya Hidup

Simak Cara Cek Visa Haji 2026 Online Sebelum Berangkat ke Tanah Suci

Selasa, 21 April 2026 - 12:00:00 WIB

PEKANBARU,DENTINGNEWS.

Gaya Hidup

Makin Tua Kenapa Makin Susah Tidur?

Sabtu, 18 April 2026 - 18:57:49 WIB

PEKANBARU,DENTINGNEWS-.

TULIS KOMENTAR +INDEKS


Terkini +INDEKS
Pemko Pekanbaru Janji Beri Keringanan Untuk Pedagang Eks Pemegang HGB Ruko STC
04 Agustus 2026
Wamenkes RI Kunjungi Riau, Perkuat Gerakan Bersama Percepatan Eliminasi Tuberkulosis
04 Agustus 2026
Korban Gigitan Monyet Liar di Tembilahan Bertambah Jadi 15 Orang
04 Agustus 2026
Delegasi GCMC IMT-GT ke-9 Mulai Berdatangan ke Kota Pekanbaru
04 Agustus 2026
Pemko Pekanbaru Siapkan Seragam Gratis untuk 20.800 Siswa SD dan SMP
04 Agustus 2026
Pemprov Buka Pendaftaran Beasiswa Riau Cerdas Lanjutan 2026
04 Agustus 2026
Pengukuhan 202 Ketua RT/RW dan 310 Ketua Dasa Wisma Perkuat Kelembagaan Masyarakat Tenayan Raya
04 Agustus 2026
Berjuang 34 Hari Lawan Sakit, Gajah Binaan BBKSDA Riau Jovi Meninggal Dunia
04 Agustus 2026
Nilai Tukar Petani Riau Naik Jadi 194,29 pada Juli 2026, Tertinggi Kedua di Sumatera
04 Agustus 2026
Karhutla di Riau: Sumber Air Menipis, Manggala Agni Harus Pindahkan Pompa Tiap 30 Menit
03 Agustus 2026
TERPOPULER +INDEKS
  • 1 Temui Wapres Gibran, Bupati Siak Perjuangkan Hak DBH bagi Daerah Penghasil SDA
  • 2 Pemprov Riau-Komnas HAM Bahas Sengketa Lahan Rohul dan Kampar
  • 3 Pekanbaru Jadi Ketua Jaringan IMT-GT, Konsep Green City Makin Diperkuat
  • 4 Dampingi UAS, Kapolda dan Pangdam Touring, Bupati Afni Kenalkan Sejarah dan Keindahan Siak
  • 5 Bupati Afni Lantik Pengurus KTNA, Serahkan Bantuan Alsintan Hampir Rp15 Miliar
  • 6 Hasil Seleksi Pemenuhan Kuota SMP Negeri Pekanbaru Diumumkan, Daftar Ulang Dimulai 6 Juli
  • 7 Harga Emas Hari Ini Terpantau Stabil

Ikuti Kami

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

DentingNews.com ©2021 | All Right Reserved