Pemko Pekanbaru Terus Gesa Perbaikan Jalan Rusak
Gandeng Swasta,Renovasi Halte Bus TMP di Sudirman Pekanbaru Rampung
Harga Emas Antam 3 Februari 2026 Anjlok Rp 183.000,
Terpantau 3 Harimau di Kebun Sawit Kampar, BBKSDA Riau Turunkan Tim Gabungan
PEKANBARU,DENTINGNEWS---- Tim gabungan terdiri dari petugas Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau, bersama aparat pemerintahan setempat, bergerak ke lokasi dikabarkan adanya penampakan tiga ekor Harimau di Desa Penghidupan, Kecamatan Kampar Kiri Tengah, Kabupaten Kampar.
“Petugas BBKSDA Riau diturunkan ke lokasi menindaklanjuti laporan Kapolsek Kampar Kiri Tengah, Iptu Ferry Curie Ambarita SH MH,” kata Kepala BBKSDA Riau, Supartono, Sabtu (4/10).
Supartono mengatakan, penugasan tim gabungan ini untuk melakukan verifikasi dan memastikan kebenaran informasi tersebut.
Menurut lapora Kapolsek, jelas Supartono, Iptu Ferry, menyampaikan bahwa ada warga yang melaporkan berjumpa dengan satwa yang diduga harimau sumatera (Panthera tigris sumatrae) di area kebun sawit milik mitra PT Flora Wahana Tirta, pada koordinat 0.128321, 101.324350.
Setelah dilakukan pengukuran lokasi tersebut diketahui berjarak sekitar 45 kilometer dari kawasan Suaka Margasatwa Bukit Rimbang Bukit Baling, habitat alami harimau sumatera.
“Menindaklanjuti laporan tersebut, tim gabungan dari BBKSDA, kepolisian, dan pemerintah desa langsung turun ke lapangan untuk melakukan identifikasi awal,” ujar Supartono.
Setibanya di lokasi, tim mewawancarai tiga warga pelapor yakni Hendri Gule, Rito Widodo, dan Andri Miko, yang mengaku melihat tiga ekor harimau pada 28 September 2025 sekitar pukul 18.00 WIB.
“Menurut keterangan mereka, satu harimau berukuran dewasa dan dua lainnya masih anakan. Namun karena panik dan takut, warga tidak sempat mengambil foto atau dokumentasi lain,” jelas Supartono.
Hasil pemeriksaan yang dilakukan secara menyeluruh oleh tim gabungan, tidak ditemukan tanda-tanda keberadaan harimau, seperti jejak kaki, cakaran, atau kotoran.
Hasil lainnya, tim yang turun ke lokasi melaporkan bahwa tempat pertemuan tersebut merupakan area kebun sawit tanpa tegakan hutan.
“Kemungkinan besar harimau hanya melintas,” kata Supartono.
Meski begitu, tim gabungan tetap meningkatkan pengawasan dan memberikan edukasi kepada warga agar waspada.
Sebagai langkah antisipatif, tim BBKSDA memberikan sosialisasi dan imbauan kepada masyarakat serta pihak perusahaan. Warga diminta tidak beraktivitas sendirian di kebun, terutama setelah pukul 17.00 WIB dan sebelum pukul 07.00 WIB.
“Pihak PT Flora Wahana Tirta juga diimbau untuk memasang papan peringatan di area yang dilaporkan sebagai lokasi kemunculan harimau,” kata Supartono.
Selain itu, sebut Supartono, pihak Pemerintah Desa Penghidupan juga diminta untuk terus berkoordinasi dengan BBKSDA Riau, serta tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi agar tidak menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.(aya/MCR)
Bupati Siak Temui Menko Pangan, Bahas Penguatan Ketahanan Pangan dan Kampung Nelayan
PEKANBARU, DENTINGNEWS---- Bupati Siak, Dr. Afni Zulkifli, terus 'ber.
Pemko Pekanbaru Terus Gesa Perbaikan Jalan Rusak
PEKANBARU, DENTINGNEWS---- Pemerintah Kota (Pemko) P.
Gandeng Swasta,Renovasi Halte Bus TMP di Sudirman Pekanbaru Rampung
PEKANBARU, DENTINGNEWS----Renovasi salah satu halte .
Pemko Pekanbaru Telah Lakukan Penertiban Spanduk dan Sejenisnya Sejak Tahun Lalu
PEKANBARU, DENTINGNEWS----Pemerintah Kota Pekanbaru sudah melakukan p.
Pemko Pekanbaru Alokasikan Rp108 Miliar untuk PBPU Program JKN-KIS
PEKANBARU, DENTINGNEWS----Pemerintah Kota (Pemko) Pe.
Benny Rahman Terpilih Pimpin IKA Prodi HPT Faperta Unri
PEKANBARU, DENTINGNEWS---- Ikatan Keluarga Alumni (IKA) Program Studi.








