• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
    • Pekanbaru
    • Kampar
    • Pelalawan
    • Siak
    • Bengkalis
    • Dumai
    • Rohul
    • Rohil
    • Inhu
    • Inhil
    • Kuansing
    • Meranti
  • Dunia
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Kuliner
  • Sosok
  • More
    • Video
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
PILIHAN +INDEKS
Bupati Siak Temui Menko Pangan, Bahas Penguatan Ketahanan Pangan dan Kampung Nelayan
Dibaca : 107 Kali
Pemko Pekanbaru Terus Gesa Perbaikan Jalan Rusak
Dibaca : 88 Kali
Gandeng Swasta,Renovasi Halte Bus TMP di Sudirman Pekanbaru Rampung
Dibaca : 82 Kali
Pemko Pekanbaru Telah Lakukan Penertiban Spanduk dan Sejenisnya Sejak Tahun Lalu
Dibaca : 72 Kali
Harga Emas Antam 3 Februari 2026 Anjlok Rp 183.000,
Dibaca : 130 Kali

  • Home
  • Gaya Hidup

8 Kebiasaan Pemicu Diabetes, Ada yang Sering Dianggap Sehat

Redaksi

Rabu, 22 Oktober 2025 11:21:58 WIB
Cetak
8 Kebiasaan Pemicu Diabetes, Ada yang Sering Dianggap Sehat
ilustrasi

PEKANBARU,DENTINGNEWS-----Konsumsi makanan berkarbohidrat tinggi boleh jadi penyebab diabetes yang paling utama. Tapi di luar itu, ada beberapa kebiasaan yang bisa jadi pemicu diabetes.

Diabetes adalah kondisi yang terjadi saat kadar gula dalam darah terlalu tinggi. Kondisi ini terjadi saat pankreas tidak bisa memproduksi insulin dengan baik.

Gula atau glukosa sendiri sebenarnya dibutuhkan untuk membangun energi tubuh. Namun, jumlah gula yang berlebihan bisa berujung penyakit.

Diabetes bisa terjadi pada segala usia, dari kecil hingga dewasa. Sebagian besar diabetes bersifat kronis, namun bisa dikelola dengan pengobatan serta perubahan gaya hidup.

Penyakit ini umumnya disebabkan oleh pola makan tinggi karbohidrat. Tapi, pola makan tak jadi satu-satunya penyebab diabetes.

Kebiasaan pemicu diabetes tanpa disadari, kebiasaan sehari-hari pun bisa ikut meningkatkan risiko diabetes. Beberapa di antaranya bahkan kerap dianggap sehat.

Merangkum berbagai sumber, berikut beberapa kebiasaan pemicu diabetes yang perlu disudahi.

1. Tidak sarapan
Banyak orang melewatkan sarapan untuk melancarkan program penurunan berat badan. Tapi, kebiasaan ini sebenarnya diam-diam bisa meningkatkan risiko diabetes.

Mengutip AARP, sebuah tinjauan yang diterbitkan dalam The Journal of Nutrition menyimpulkan, mereka yang melewatkan sarapan berisiko lebih tinggi terkena diabetes dibandingkan mereka yang sarapan.

Melewatkan sarapan membuat seseorang makan berlebihan sepanjang hari.

2. Duduk lebih dari 30 menit terus-menerus
Pekerjaan sehari-hari sering kali menuntut kamu untuk duduk dalam waktu lama. Sah-sah saja, asal jangan lupa beri jeda.

Studi yang melibatkan 474 ribu orang pada tahun 2021 menemukan, duduk selama lebih dari 30 menit tanpa disela dengan aktivitas fisik dapat meningkatkan risiko diabetes.

Untuk itu, kamu disarankan untuk bangun dan berdiri selama 30 menit, lalu melakukan aktivitas ringan.

3. Kurang tidur
Insomnia sesekali tidak sampai menyebabkan kerusakan. Tapi, kurang tidur kronis yang terjadi hampir setiap malam bisa meningkatkan risiko diabetes.

Penelitian yang diterbitkan dalam Diabetes Care pada 2022 menemukan, orang yang kesulitan tertidur memiliki kadar gula darah yang lebih tinggi dibandingkan mereka yang mendapatkan tidur berkualitas.

Kurang tidur kronis membuat hormon jadi tidak seimbang. Akibatnya, tubuh melepaskan lebih banyak hormon stres, kortisol, yang meningkatkan gula darah.

4. Merokok
Menurut Center for Disease and Prevention Control (CDC), perokok memiliki kemungkinan 30-40 persen lebih besar untuk terkena diabetes dibandingkan non-perokok.

Sebuah tinjauan yang diterbitkan dalam jurnal Diabetology & Metabolic Syndrome pada 2019 menemukan, merokok jadi satu-satunya penyebab setidaknya pada 25 juta kasus diabetes di seluruh dunia.

5. Makan nuget dan sosis
Makanan olahan seperti nuget dan sosis telah lama dikaitkan dengan peningkatan risiko banyak penyakit. Studi dalam jurnal Nutrients menunjukkan, diabetes jadi salah satu penyakit yang disebabkan oleh konsumsi makanan olahan.

Setiap peningkatan 10 persen jumlah makanan olahan dikaitkan dengan peningkatan risiko diabetes sebesar 15 persen.

Para peneliti menduga, alasannya adalah penambahan berat badan. Konsumsi makanan olahan yang cenderung tinggi kalori bisa meningkatkan berat badan. Sementara berat badan berlebih jadi salah satu faktor risiko utama diabetes.

6. Jarang kongko bareng teman
Tak cuma picu gangguan cemas dan depresi, kurangnya konseksi berkualitas dengan orang lain juga dapat memicu diabetes tipe 2. Hal ini ditemukan dalam studi yang dipublikasikan dalam jurnal Diabetologya.

Studi menemukan, peserta yang merasa paling kesepian memiliki risiko dua kali lipat lebih tinggi terkena diabetes tipe 2 dibandingkan mereka yang tidak merasa kesepian.

7. Minum jus
Jus mungkin jadi salah satu pilihan sehat. Namun, sering kali jus juga mengandung banyak gula.

Segelas jus apel, misalnya, secara alami mengandung 25 gram (g) gula. Belum lagi jika ditambah dengan gula tambahan, kadarnya akan semakin tinggi.

Mengutip WebMD, sebuah studi juga menemukan, minum jus setiap hari dapat meningkatkan risiko diabetes. Namun, mengonsumsi buah utuh secara teratur dapat mengurangi risikonya.

8. Menghindari makanan berlemak
Banyak orang menghindari makanan berlemak agar sehat dan berat badan terjaga. Padahal, tak semua jenis lemak berbahaya.

Makanan tinggi lemak tertentu bisa membantu penderita diabetes. Misalnya saja, kacang-kacangan.

Yang perlu kamu hindari hanyalah lemak jenuh dan lemak trans yang berbahaya.

Hindari beberapa kebiasaan pemicu diabetes di atas. Dengan begitu, tubuh akan senantiasa sehat.

 

 


 Editor : eci

[Ikuti Dentingnews.com


Dentingnews.com

BERITA LAINNYA +INDEKS
Gaya Hidup

Ikan Patin vs Ikan Lele: Mana yang Lebih Aman?

Sabtu, 31 Januari 2026 - 15:12:02 WIB

PEKANBARU,DENTINGNEWS.

Gaya Hidup

7 Kebiasaan Ini Jadi Penyebab Payudara Kendur, Patut Diperbaiki

Jumat, 30 Januari 2026 - 14:11:35 WIB

PEKANBARU,DENTINGNEWS--.

Gaya Hidup

7 Hal Ini Bisa Terjadi Jika Berhubungan Seks saat Haid

Rabu, 28 Januari 2026 - 15:07:08 WIB

PEKANBARU,DENTINGNEWS.

Gaya Hidup

7 Penyebab Kaki Sering Kesemutan yang Perlu Diwaspadai

Rabu, 21 Januari 2026 - 18:30:19 WIB

PEKANBARU,DENTINGNEWS--.

Gaya Hidup

Tak Semua Aman, 5 Kelompok Orang Ini Dianjurkan Tak Minum Air Kelapa

Sabtu, 03 Januari 2026 - 11:13:13 WIB

PEKANBARU,DENTINGNEWS-.

Gaya Hidup

Awas, Pakai Baju Ini di Bandara Bisa Bikin Pemeriksaan Makin Rumit

Ahad, 28 Desember 2025 - 20:34:22 WIB

PEKANBARU,DENTINGNEWS-.

TULIS KOMENTAR +INDEKS


Terkini +INDEKS
Bupati Siak Temui Menko Pangan, Bahas Penguatan Ketahanan Pangan dan Kampung Nelayan
03 Februari 2026
Pemko Pekanbaru Terus Gesa Perbaikan Jalan Rusak
03 Februari 2026
Gandeng Swasta,Renovasi Halte Bus TMP di Sudirman Pekanbaru Rampung
03 Februari 2026
Pemko Pekanbaru Telah Lakukan Penertiban Spanduk dan Sejenisnya Sejak Tahun Lalu
03 Februari 2026
Harga Emas Antam 3 Februari 2026 Anjlok Rp 183.000,
03 Februari 2026
Bupati Siak Surati Menteri Keuangan, Minta Pencairan Rp489,8 Miliar untuk Bayar Utang
03 Februari 2026
Penyeberangan RoRo Bengkalis Segera Terapkan E-Tiketing
03 Februari 2026
Nama Plt Gubri Dicatut,Waspada Penipuan!
03 Februari 2026
Mantan Gubernur Riau Orasi di Depan THM, Minta New Paragon Ditutup
02 Februari 2026
Neraca Perdagangan Riau 2025 Surplus Besar, Ekspor Melonjak dan Impor Menurun
02 Februari 2026
TERPOPULER +INDEKS
  • 1 Bupati Afni Ajak Ribuan Peserta Silatda NU Doakan Korban Tangsi Belanda
  • 2 Tangsi Belanda di Siak Ambruk, 16 Orang Jadi Korban
  • 3 Terbitkan SK Pembelajaran Selama Bulan Puasa, Disdik Pekanbaru Tetapkan Libur Awal Puasa Mulai 16 Februari
  • 4 Dukung Dunia Pendidikan,The Gade Creative Lounge Pegadaian ke-24 Diresmikan di Universitas Riau
  • 5 Perkenalkan Sejarah Pekanbaru, Wako Agung Lepas Peserta Senapelan Heritage Fun Walk
  • 6 Pemprov Riau Gesa Pembangunan Sekolah Rakyat di Kabupaten Kuansing
  • 7 Bupati Afni Tegaskan Pelayanan Honorer Non Database Harus Bebas Pungli

Ikuti Kami

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

DentingNews.com ©2021 | All Right Reserved