• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
    • Pekanbaru
    • Kampar
    • Pelalawan
    • Siak
    • Bengkalis
    • Dumai
    • Rohul
    • Rohil
    • Inhu
    • Inhil
    • Kuansing
    • Meranti
  • Dunia
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Kuliner
  • Sosok
  • More
    • Video
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
PILIHAN +INDEKS
Pemko Pekanbaru Janji Beri Keringanan Untuk Pedagang Eks Pemegang HGB Ruko STC
Dibaca : 36 Kali
Wamenkes RI Kunjungi Riau, Perkuat Gerakan Bersama Percepatan Eliminasi Tuberkulosis
Dibaca : 39 Kali
Korban Gigitan Monyet Liar di Tembilahan Bertambah Jadi 15 Orang
Dibaca : 37 Kali
Delegasi GCMC IMT-GT ke-9 Mulai Berdatangan ke Kota Pekanbaru
Dibaca : 21 Kali
Pemko Pekanbaru Siapkan Seragam Gratis untuk 20.800 Siswa SD dan SMP
Dibaca : 22 Kali

  • Home
  • Gaya Hidup

8 Kebiasaan Pemicu Diabetes, Ada yang Sering Dianggap Sehat

Redaksi

Rabu, 22 Oktober 2025 11:21:58 WIB
Cetak
8 Kebiasaan Pemicu Diabetes, Ada yang Sering Dianggap Sehat
ilustrasi

PEKANBARU,DENTINGNEWS-----Konsumsi makanan berkarbohidrat tinggi boleh jadi penyebab diabetes yang paling utama. Tapi di luar itu, ada beberapa kebiasaan yang bisa jadi pemicu diabetes.

Diabetes adalah kondisi yang terjadi saat kadar gula dalam darah terlalu tinggi. Kondisi ini terjadi saat pankreas tidak bisa memproduksi insulin dengan baik.

Gula atau glukosa sendiri sebenarnya dibutuhkan untuk membangun energi tubuh. Namun, jumlah gula yang berlebihan bisa berujung penyakit.

Diabetes bisa terjadi pada segala usia, dari kecil hingga dewasa. Sebagian besar diabetes bersifat kronis, namun bisa dikelola dengan pengobatan serta perubahan gaya hidup.

Penyakit ini umumnya disebabkan oleh pola makan tinggi karbohidrat. Tapi, pola makan tak jadi satu-satunya penyebab diabetes.

Kebiasaan pemicu diabetes tanpa disadari, kebiasaan sehari-hari pun bisa ikut meningkatkan risiko diabetes. Beberapa di antaranya bahkan kerap dianggap sehat.

Merangkum berbagai sumber, berikut beberapa kebiasaan pemicu diabetes yang perlu disudahi.

1. Tidak sarapan
Banyak orang melewatkan sarapan untuk melancarkan program penurunan berat badan. Tapi, kebiasaan ini sebenarnya diam-diam bisa meningkatkan risiko diabetes.

Mengutip AARP, sebuah tinjauan yang diterbitkan dalam The Journal of Nutrition menyimpulkan, mereka yang melewatkan sarapan berisiko lebih tinggi terkena diabetes dibandingkan mereka yang sarapan.

Melewatkan sarapan membuat seseorang makan berlebihan sepanjang hari.

2. Duduk lebih dari 30 menit terus-menerus
Pekerjaan sehari-hari sering kali menuntut kamu untuk duduk dalam waktu lama. Sah-sah saja, asal jangan lupa beri jeda.

Studi yang melibatkan 474 ribu orang pada tahun 2021 menemukan, duduk selama lebih dari 30 menit tanpa disela dengan aktivitas fisik dapat meningkatkan risiko diabetes.

Untuk itu, kamu disarankan untuk bangun dan berdiri selama 30 menit, lalu melakukan aktivitas ringan.

3. Kurang tidur
Insomnia sesekali tidak sampai menyebabkan kerusakan. Tapi, kurang tidur kronis yang terjadi hampir setiap malam bisa meningkatkan risiko diabetes.

Penelitian yang diterbitkan dalam Diabetes Care pada 2022 menemukan, orang yang kesulitan tertidur memiliki kadar gula darah yang lebih tinggi dibandingkan mereka yang mendapatkan tidur berkualitas.

Kurang tidur kronis membuat hormon jadi tidak seimbang. Akibatnya, tubuh melepaskan lebih banyak hormon stres, kortisol, yang meningkatkan gula darah.

4. Merokok
Menurut Center for Disease and Prevention Control (CDC), perokok memiliki kemungkinan 30-40 persen lebih besar untuk terkena diabetes dibandingkan non-perokok.

Sebuah tinjauan yang diterbitkan dalam jurnal Diabetology & Metabolic Syndrome pada 2019 menemukan, merokok jadi satu-satunya penyebab setidaknya pada 25 juta kasus diabetes di seluruh dunia.

5. Makan nuget dan sosis
Makanan olahan seperti nuget dan sosis telah lama dikaitkan dengan peningkatan risiko banyak penyakit. Studi dalam jurnal Nutrients menunjukkan, diabetes jadi salah satu penyakit yang disebabkan oleh konsumsi makanan olahan.

Setiap peningkatan 10 persen jumlah makanan olahan dikaitkan dengan peningkatan risiko diabetes sebesar 15 persen.

Para peneliti menduga, alasannya adalah penambahan berat badan. Konsumsi makanan olahan yang cenderung tinggi kalori bisa meningkatkan berat badan. Sementara berat badan berlebih jadi salah satu faktor risiko utama diabetes.

6. Jarang kongko bareng teman
Tak cuma picu gangguan cemas dan depresi, kurangnya konseksi berkualitas dengan orang lain juga dapat memicu diabetes tipe 2. Hal ini ditemukan dalam studi yang dipublikasikan dalam jurnal Diabetologya.

Studi menemukan, peserta yang merasa paling kesepian memiliki risiko dua kali lipat lebih tinggi terkena diabetes tipe 2 dibandingkan mereka yang tidak merasa kesepian.

7. Minum jus
Jus mungkin jadi salah satu pilihan sehat. Namun, sering kali jus juga mengandung banyak gula.

Segelas jus apel, misalnya, secara alami mengandung 25 gram (g) gula. Belum lagi jika ditambah dengan gula tambahan, kadarnya akan semakin tinggi.

Mengutip WebMD, sebuah studi juga menemukan, minum jus setiap hari dapat meningkatkan risiko diabetes. Namun, mengonsumsi buah utuh secara teratur dapat mengurangi risikonya.

8. Menghindari makanan berlemak
Banyak orang menghindari makanan berlemak agar sehat dan berat badan terjaga. Padahal, tak semua jenis lemak berbahaya.

Makanan tinggi lemak tertentu bisa membantu penderita diabetes. Misalnya saja, kacang-kacangan.

Yang perlu kamu hindari hanyalah lemak jenuh dan lemak trans yang berbahaya.

Hindari beberapa kebiasaan pemicu diabetes di atas. Dengan begitu, tubuh akan senantiasa sehat.

 

 


 Editor : eci

[Ikuti Dentingnews.com


Dentingnews.com

BERITA LAINNYA +INDEKS
Gaya Hidup

Punya Penis Terkecil Sedunia, Pria AS Ini Buka Donasi untuk Operasi

Ahad, 28 Juni 2026 - 08:02:07 WIB

PEKANBARU,DENTINGNEWS-.

Gaya Hidup

Penumpang Kapal Pesiar Nekat Lompat ke Laut Selamatkan Kakek Tenggelam

Sabtu, 06 Juni 2026 - 16:22:48 WIB

PEKANBARU,DENTINGNEWS.

Gaya Hidup

8 Barang Wajib di Tas Jamaah Haji saat Cuaca Ekstrem

Sabtu, 16 Mei 2026 - 16:00:00 WIB

PEKANBARU,DENTINGNEWS.

Gaya Hidup

Ini Bagian Ka'bah yang Memiliki Keutamaan saat Disentuh

Rabu, 13 Mei 2026 - 15:30:00 WIB

PEKANBARU,DENTINGNEWS-.

Gaya Hidup

Simak Cara Cek Visa Haji 2026 Online Sebelum Berangkat ke Tanah Suci

Selasa, 21 April 2026 - 12:00:00 WIB

PEKANBARU,DENTINGNEWS.

Gaya Hidup

Makin Tua Kenapa Makin Susah Tidur?

Sabtu, 18 April 2026 - 18:57:49 WIB

PEKANBARU,DENTINGNEWS-.

TULIS KOMENTAR +INDEKS


Terkini +INDEKS
Pemko Pekanbaru Janji Beri Keringanan Untuk Pedagang Eks Pemegang HGB Ruko STC
04 Agustus 2026
Wamenkes RI Kunjungi Riau, Perkuat Gerakan Bersama Percepatan Eliminasi Tuberkulosis
04 Agustus 2026
Korban Gigitan Monyet Liar di Tembilahan Bertambah Jadi 15 Orang
04 Agustus 2026
Delegasi GCMC IMT-GT ke-9 Mulai Berdatangan ke Kota Pekanbaru
04 Agustus 2026
Pemko Pekanbaru Siapkan Seragam Gratis untuk 20.800 Siswa SD dan SMP
04 Agustus 2026
Pemprov Buka Pendaftaran Beasiswa Riau Cerdas Lanjutan 2026
04 Agustus 2026
Pengukuhan 202 Ketua RT/RW dan 310 Ketua Dasa Wisma Perkuat Kelembagaan Masyarakat Tenayan Raya
04 Agustus 2026
Berjuang 34 Hari Lawan Sakit, Gajah Binaan BBKSDA Riau Jovi Meninggal Dunia
04 Agustus 2026
Nilai Tukar Petani Riau Naik Jadi 194,29 pada Juli 2026, Tertinggi Kedua di Sumatera
04 Agustus 2026
Karhutla di Riau: Sumber Air Menipis, Manggala Agni Harus Pindahkan Pompa Tiap 30 Menit
03 Agustus 2026
TERPOPULER +INDEKS
  • 1 Temui Wapres Gibran, Bupati Siak Perjuangkan Hak DBH bagi Daerah Penghasil SDA
  • 2 Pemprov Riau-Komnas HAM Bahas Sengketa Lahan Rohul dan Kampar
  • 3 Pekanbaru Jadi Ketua Jaringan IMT-GT, Konsep Green City Makin Diperkuat
  • 4 Dampingi UAS, Kapolda dan Pangdam Touring, Bupati Afni Kenalkan Sejarah dan Keindahan Siak
  • 5 Bupati Afni Lantik Pengurus KTNA, Serahkan Bantuan Alsintan Hampir Rp15 Miliar
  • 6 Hasil Seleksi Pemenuhan Kuota SMP Negeri Pekanbaru Diumumkan, Daftar Ulang Dimulai 6 Juli
  • 7 Harga Emas Hari Ini Terpantau Stabil

Ikuti Kami

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

DentingNews.com ©2021 | All Right Reserved