• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
    • Pekanbaru
    • Kampar
    • Pelalawan
    • Siak
    • Bengkalis
    • Dumai
    • Rohul
    • Rohil
    • Inhu
    • Inhil
    • Kuansing
    • Meranti
  • Dunia
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Kuliner
  • Sosok
  • More
    • Video
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
PILIHAN +INDEKS
Bupati Siak Temui Menko Pangan, Bahas Penguatan Ketahanan Pangan dan Kampung Nelayan
Dibaca : 107 Kali
Pemko Pekanbaru Terus Gesa Perbaikan Jalan Rusak
Dibaca : 88 Kali
Gandeng Swasta,Renovasi Halte Bus TMP di Sudirman Pekanbaru Rampung
Dibaca : 82 Kali
Pemko Pekanbaru Telah Lakukan Penertiban Spanduk dan Sejenisnya Sejak Tahun Lalu
Dibaca : 72 Kali
Harga Emas Antam 3 Februari 2026 Anjlok Rp 183.000,
Dibaca : 130 Kali

  • Home
  • Gaya Hidup

Mi Instan 'Haram' Dimakan Bareng Nasi, Ini Alasanny

Redaksi

Kamis, 23 Oktober 2025 14:00:00 WIB
Cetak
Mi Instan 'Haram' Dimakan Bareng Nasi, Ini Alasanny
ilustrasi

PEKANBARU,DENTINGNEWS----Makan sebungkus mi instan seringnya tidak membuat rasa kenyang bertahan lama. Makanya, banyak orang yang memilih memakannya bersama nasi.

Tapi, kebiasaan makan mi instan bersama nasi ternyata kurang dianjurkan oleh para ahli gizi. Perpaduan makan mi pakai nasi bisa berdampak kurang baik bagi kesehatan tubuh.

Meski terlihat seperti kombinasi yang mengenyangkan, sebenarnya perpaduan ini dapat menyebabkan kelebihan kalori dan gangguan metabolisme.

Berikut ini akan dijelaskan beberapa alasan mengapa mi instan tidak boleh dimakan dengan nasi serta ada tips makan mi instan yang lebih sehat.

Mengapa mi instan tidak boleh dimakan dengan nasi?
Yang menjadi masalah terkait kombinasi buruk ini adalah karena mi instan sendiri tidak mengandung nutrisi baik untuk tubuh.

Mengutip Healthline, mi instan merupakan makanan tinggi kalori, tetapi rendah nutrisi. Kandungan MSG dan natrium yang tinggi pada mi instan dapat meningkatkan risiko penyakit jantung, kanker perut, dan sindrom metabolik.

Lalu, bagaimana jika makan mi pakai nasi? Apa saja yang menyebabkan perpaduan ini menjadi buruk? Ini alasannya.

1. Tinggi kalori
Salah satu alasan utama mengapa makan mi pakai nasi tidak disarankan, yaitu keduanya mengandung kalori yang tinggi.

Satu porsi mi instan biasanya mengandung sekitar 380 kalori dengan kandungan karbohidrat mencapai 54 gram (g). Adapun satu centong nasi putih mengandung sekitar 270 kalori.

Jika dikonsumsi bersamaan, total kalori yang masuk ke tubuh bisa mencapai lebih dari 650 kalori dalam sekali makan.

Jumlah ini sudah cukup besar. Kalau dikonsumsi secara rutin, bisa memicu kenaikan berat badan.

2. Karbohidrat ganda

Mi instan dan nasi sama-sama merupakan sumber karbohidrat yang tinggi. Mengonsumsi keduanya sekaligus, berarti tubuh mendapatkan asupan karbohidrat ganda.

Karbohidrat yang berlebihan tidak langsung dibakar sebagai energi, tetapi disimpan dalam bentuk lemak.

Hal ini tentu tidak baik bagi kesehatan, terutama kalau kamu sedang memonitor berat badan atau ingin hidup sehat.

Tubuh juga membutuhkan nutrisi lain, seperti protein, lemak sehat, serta vitamin dan mineral yang tidak didapat dari nasi dan mi instan saja.

3. Lonjakan gula darah
Mengutip The Korean Times, mi instan dan nasi sama-sama memiliki indeks glikemik tinggi. Artinya, keduanya dapat menyebabkan lonjakan gula darah dengan cepat setelah dikonsumsi.

Kalau kamu makan mi instan bersama nasi, penyerapan karbohidrat akan makin cepat dan secara drastis meningkatkan kadar gula darah.

Kondisi ini berisiko memicu masalah kesehatan seperti resistansi insulin dan diabetes tipe 2. Selain itu, kebiasaan ini juga mengurangi konsumsi makanan berserat, seperti sayuran yang dapat membantu memperlambat penyerapan gula dalam darah.


4. Mengganggu hormon pengatur nafsu makan
Mengutip berbagai sumber, konsumsi mi instan dan nasi tanpa tambahan protein dan lemak sehat, bisa mengganggu produksi hormon pengatur nafsu makan, seperti leptin dan peptide YY. Hormon-hormon ini berperan memberi sinyal kenyang ke otak.

Jika produksinya terganggu, kamu akan lebih mudah merasa lapar dan cenderung makan berlebihan, terutama dari sumber karbohidrat sederhana.

Akibatnya, pola makan menjadi tidak sehat dan risiko obesitas meningkat.

Tips makan mi instan yang lebih sehat

Agar tetap bisa menikmati mi instan tanpa risiko berbahaya, sebaiknya hindari makan mi pakai nasi. 

"Waspadai penggunaan mi instan yang dijadikan sebagai lauk atau hanya dimakan bersama nasi. Hal ini tidak dianjurkan karena mi instan hanya mengandung karbohidrat saja," ujar Ahli Gizi Universitas Muhammadiyah Surabaya, Tri Kurniawati, seperti dikutip dari laman resmi UM Surabaya.

Menurut Tri, konsumsi mi instan perlu dibatasi, tidak lebih dari dua bungkus per minggu, serta tidak dijadikan menu makan rutin. 

Jika ingin makan mi instan, sebaiknya kombinasikan dengan bahan-bahan bergizi, seperti telur, sayuran hijau, atau sumber protein lain seperti ayam dan daging.

"Konsumsi mi instan lebih dari 2 bungkus dalam seminggu berkaitan dengan peningkatan sindrom metabolik yang tinggi pada perempuan," ucap Tri.

Pola konsumsi mi instan dapat berkontribusi pada pola makan keseluruhan. Konsumsi mi instan yang tinggi cenderung disertai dengan konsumsi makanan cepat saji lainnya yang tinggi pula. 

Hal ini membuat konsumen mi instan cenderung mengonsumsi buah dan sayuran dalam jumlah yang lebih sedikit.

Demikian penjelasan lengkap mengapa mi instan tidak boleh dimakan dengan nasi. Sesekali mengonsumsi mi instan tak masalah, tetapi pola makan yang sehat tetap harus dijaga.

(eci)


Sumber : https://www.cnnindonesia. /  Editor : eci

[Ikuti Dentingnews.com


Dentingnews.com

BERITA LAINNYA +INDEKS
Gaya Hidup

Ikan Patin vs Ikan Lele: Mana yang Lebih Aman?

Sabtu, 31 Januari 2026 - 15:12:02 WIB

PEKANBARU,DENTINGNEWS.

Gaya Hidup

7 Kebiasaan Ini Jadi Penyebab Payudara Kendur, Patut Diperbaiki

Jumat, 30 Januari 2026 - 14:11:35 WIB

PEKANBARU,DENTINGNEWS--.

Gaya Hidup

7 Hal Ini Bisa Terjadi Jika Berhubungan Seks saat Haid

Rabu, 28 Januari 2026 - 15:07:08 WIB

PEKANBARU,DENTINGNEWS.

Gaya Hidup

7 Penyebab Kaki Sering Kesemutan yang Perlu Diwaspadai

Rabu, 21 Januari 2026 - 18:30:19 WIB

PEKANBARU,DENTINGNEWS--.

Gaya Hidup

Tak Semua Aman, 5 Kelompok Orang Ini Dianjurkan Tak Minum Air Kelapa

Sabtu, 03 Januari 2026 - 11:13:13 WIB

PEKANBARU,DENTINGNEWS-.

Gaya Hidup

Awas, Pakai Baju Ini di Bandara Bisa Bikin Pemeriksaan Makin Rumit

Ahad, 28 Desember 2025 - 20:34:22 WIB

PEKANBARU,DENTINGNEWS-.

TULIS KOMENTAR +INDEKS


Terkini +INDEKS
Bupati Siak Temui Menko Pangan, Bahas Penguatan Ketahanan Pangan dan Kampung Nelayan
03 Februari 2026
Pemko Pekanbaru Terus Gesa Perbaikan Jalan Rusak
03 Februari 2026
Gandeng Swasta,Renovasi Halte Bus TMP di Sudirman Pekanbaru Rampung
03 Februari 2026
Pemko Pekanbaru Telah Lakukan Penertiban Spanduk dan Sejenisnya Sejak Tahun Lalu
03 Februari 2026
Harga Emas Antam 3 Februari 2026 Anjlok Rp 183.000,
03 Februari 2026
Bupati Siak Surati Menteri Keuangan, Minta Pencairan Rp489,8 Miliar untuk Bayar Utang
03 Februari 2026
Penyeberangan RoRo Bengkalis Segera Terapkan E-Tiketing
03 Februari 2026
Nama Plt Gubri Dicatut,Waspada Penipuan!
03 Februari 2026
Mantan Gubernur Riau Orasi di Depan THM, Minta New Paragon Ditutup
02 Februari 2026
Neraca Perdagangan Riau 2025 Surplus Besar, Ekspor Melonjak dan Impor Menurun
02 Februari 2026
TERPOPULER +INDEKS
  • 1 Bupati Afni Ajak Ribuan Peserta Silatda NU Doakan Korban Tangsi Belanda
  • 2 Tangsi Belanda di Siak Ambruk, 16 Orang Jadi Korban
  • 3 Terbitkan SK Pembelajaran Selama Bulan Puasa, Disdik Pekanbaru Tetapkan Libur Awal Puasa Mulai 16 Februari
  • 4 Dukung Dunia Pendidikan,The Gade Creative Lounge Pegadaian ke-24 Diresmikan di Universitas Riau
  • 5 Perkenalkan Sejarah Pekanbaru, Wako Agung Lepas Peserta Senapelan Heritage Fun Walk
  • 6 Pemprov Riau Gesa Pembangunan Sekolah Rakyat di Kabupaten Kuansing
  • 7 Bupati Afni Tegaskan Pelayanan Honorer Non Database Harus Bebas Pungli

Ikuti Kami

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

DentingNews.com ©2021 | All Right Reserved