• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
    • Pekanbaru
    • Kampar
    • Pelalawan
    • Siak
    • Bengkalis
    • Dumai
    • Rohul
    • Rohil
    • Inhu
    • Inhil
    • Kuansing
    • Meranti
  • Dunia
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Kuliner
  • Sosok
  • More
    • Video
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
PILIHAN +INDEKS
Gempur Karhutla, 6 Helikopter Sudah Stanby di Riau
Dibaca : 27 Kali
Wujudkan Misi Ekologi, Pemkab Siak Gandeng Pemerintah Swiss, UNDP dan Mitra Pembangunan
Dibaca : 38 Kali
Pemkab Siak Gandeng Ngo Perkuat Kapasitas Hukum Penghulu Kampung Hadapi Konflik Agraria Dan Lingkungan Hidup
Dibaca : 33 Kali
SPMB SMA dan SMK Negeri di Provinsi Riau Resmi Ditutup, Tercatat 79.350 Pendaftar
Dibaca : 23 Kali
PT BSP Gelar RUPS Tahunan dan RUPS Luar Biasa, Tetapkan Direktur Baru untuk Perkuat Kinerja
Dibaca : 69 Kali

  • Home
  • Gaya Hidup

Mi Instan 'Haram' Dimakan Bareng Nasi, Ini Alasanny

Redaksi

Kamis, 23 Oktober 2025 14:00:00 WIB
Cetak
Mi Instan 'Haram' Dimakan Bareng Nasi, Ini Alasanny
ilustrasi

PEKANBARU,DENTINGNEWS----Makan sebungkus mi instan seringnya tidak membuat rasa kenyang bertahan lama. Makanya, banyak orang yang memilih memakannya bersama nasi.

Tapi, kebiasaan makan mi instan bersama nasi ternyata kurang dianjurkan oleh para ahli gizi. Perpaduan makan mi pakai nasi bisa berdampak kurang baik bagi kesehatan tubuh.

Meski terlihat seperti kombinasi yang mengenyangkan, sebenarnya perpaduan ini dapat menyebabkan kelebihan kalori dan gangguan metabolisme.

Berikut ini akan dijelaskan beberapa alasan mengapa mi instan tidak boleh dimakan dengan nasi serta ada tips makan mi instan yang lebih sehat.

Mengapa mi instan tidak boleh dimakan dengan nasi?
Yang menjadi masalah terkait kombinasi buruk ini adalah karena mi instan sendiri tidak mengandung nutrisi baik untuk tubuh.

Mengutip Healthline, mi instan merupakan makanan tinggi kalori, tetapi rendah nutrisi. Kandungan MSG dan natrium yang tinggi pada mi instan dapat meningkatkan risiko penyakit jantung, kanker perut, dan sindrom metabolik.

Lalu, bagaimana jika makan mi pakai nasi? Apa saja yang menyebabkan perpaduan ini menjadi buruk? Ini alasannya.

1. Tinggi kalori
Salah satu alasan utama mengapa makan mi pakai nasi tidak disarankan, yaitu keduanya mengandung kalori yang tinggi.

Satu porsi mi instan biasanya mengandung sekitar 380 kalori dengan kandungan karbohidrat mencapai 54 gram (g). Adapun satu centong nasi putih mengandung sekitar 270 kalori.

Jika dikonsumsi bersamaan, total kalori yang masuk ke tubuh bisa mencapai lebih dari 650 kalori dalam sekali makan.

Jumlah ini sudah cukup besar. Kalau dikonsumsi secara rutin, bisa memicu kenaikan berat badan.

2. Karbohidrat ganda

Mi instan dan nasi sama-sama merupakan sumber karbohidrat yang tinggi. Mengonsumsi keduanya sekaligus, berarti tubuh mendapatkan asupan karbohidrat ganda.

Karbohidrat yang berlebihan tidak langsung dibakar sebagai energi, tetapi disimpan dalam bentuk lemak.

Hal ini tentu tidak baik bagi kesehatan, terutama kalau kamu sedang memonitor berat badan atau ingin hidup sehat.

Tubuh juga membutuhkan nutrisi lain, seperti protein, lemak sehat, serta vitamin dan mineral yang tidak didapat dari nasi dan mi instan saja.

3. Lonjakan gula darah
Mengutip The Korean Times, mi instan dan nasi sama-sama memiliki indeks glikemik tinggi. Artinya, keduanya dapat menyebabkan lonjakan gula darah dengan cepat setelah dikonsumsi.

Kalau kamu makan mi instan bersama nasi, penyerapan karbohidrat akan makin cepat dan secara drastis meningkatkan kadar gula darah.

Kondisi ini berisiko memicu masalah kesehatan seperti resistansi insulin dan diabetes tipe 2. Selain itu, kebiasaan ini juga mengurangi konsumsi makanan berserat, seperti sayuran yang dapat membantu memperlambat penyerapan gula dalam darah.


4. Mengganggu hormon pengatur nafsu makan
Mengutip berbagai sumber, konsumsi mi instan dan nasi tanpa tambahan protein dan lemak sehat, bisa mengganggu produksi hormon pengatur nafsu makan, seperti leptin dan peptide YY. Hormon-hormon ini berperan memberi sinyal kenyang ke otak.

Jika produksinya terganggu, kamu akan lebih mudah merasa lapar dan cenderung makan berlebihan, terutama dari sumber karbohidrat sederhana.

Akibatnya, pola makan menjadi tidak sehat dan risiko obesitas meningkat.

Tips makan mi instan yang lebih sehat

Agar tetap bisa menikmati mi instan tanpa risiko berbahaya, sebaiknya hindari makan mi pakai nasi. 

"Waspadai penggunaan mi instan yang dijadikan sebagai lauk atau hanya dimakan bersama nasi. Hal ini tidak dianjurkan karena mi instan hanya mengandung karbohidrat saja," ujar Ahli Gizi Universitas Muhammadiyah Surabaya, Tri Kurniawati, seperti dikutip dari laman resmi UM Surabaya.

Menurut Tri, konsumsi mi instan perlu dibatasi, tidak lebih dari dua bungkus per minggu, serta tidak dijadikan menu makan rutin. 

Jika ingin makan mi instan, sebaiknya kombinasikan dengan bahan-bahan bergizi, seperti telur, sayuran hijau, atau sumber protein lain seperti ayam dan daging.

"Konsumsi mi instan lebih dari 2 bungkus dalam seminggu berkaitan dengan peningkatan sindrom metabolik yang tinggi pada perempuan," ucap Tri.

Pola konsumsi mi instan dapat berkontribusi pada pola makan keseluruhan. Konsumsi mi instan yang tinggi cenderung disertai dengan konsumsi makanan cepat saji lainnya yang tinggi pula. 

Hal ini membuat konsumen mi instan cenderung mengonsumsi buah dan sayuran dalam jumlah yang lebih sedikit.

Demikian penjelasan lengkap mengapa mi instan tidak boleh dimakan dengan nasi. Sesekali mengonsumsi mi instan tak masalah, tetapi pola makan yang sehat tetap harus dijaga.

(eci)


Sumber : https://www.cnnindonesia. /  Editor : eci

[Ikuti Dentingnews.com


Dentingnews.com

BERITA LAINNYA +INDEKS
Gaya Hidup

Penumpang Kapal Pesiar Nekat Lompat ke Laut Selamatkan Kakek Tenggelam

Sabtu, 06 Juni 2026 - 16:22:48 WIB

PEKANBARU,DENTINGNEWS.

Gaya Hidup

8 Barang Wajib di Tas Jamaah Haji saat Cuaca Ekstrem

Sabtu, 16 Mei 2026 - 16:00:00 WIB

PEKANBARU,DENTINGNEWS.

Gaya Hidup

Ini Bagian Ka'bah yang Memiliki Keutamaan saat Disentuh

Rabu, 13 Mei 2026 - 15:30:00 WIB

PEKANBARU,DENTINGNEWS-.

Gaya Hidup

Simak Cara Cek Visa Haji 2026 Online Sebelum Berangkat ke Tanah Suci

Selasa, 21 April 2026 - 12:00:00 WIB

PEKANBARU,DENTINGNEWS.

Gaya Hidup

Makin Tua Kenapa Makin Susah Tidur?

Sabtu, 18 April 2026 - 18:57:49 WIB

PEKANBARU,DENTINGNEWS-.

Gaya Hidup

Apa Saja Ciri Orang Ber-IQ Rendah? Kenali 7 Tanda Khas Ini

Jumat, 03 April 2026 - 16:07:36 WIB

PEKANBARU,DENTINGNEWS.

TULIS KOMENTAR +INDEKS


Terkini +INDEKS
Gempur Karhutla, 6 Helikopter Sudah Stanby di Riau
20 Juni 2026
Wujudkan Misi Ekologi, Pemkab Siak Gandeng Pemerintah Swiss, UNDP dan Mitra Pembangunan
20 Juni 2026
Pemkab Siak Gandeng Ngo Perkuat Kapasitas Hukum Penghulu Kampung Hadapi Konflik Agraria Dan Lingkungan Hidup
20 Juni 2026
SPMB SMA dan SMK Negeri di Provinsi Riau Resmi Ditutup, Tercatat 79.350 Pendaftar
19 Juni 2026
PT BSP Gelar RUPS Tahunan dan RUPS Luar Biasa, Tetapkan Direktur Baru untuk Perkuat Kinerja
19 Juni 2026
Wako Agung Dampingi Andre Rosiade Tinjau SPPG di Pekanbaru
19 Juni 2026
SPMB SMP dan SD Negeri di Pekanbaru Segera Dimulai
19 Juni 2026
Pelaku Karhutla di Bengkalis Diamankan Polisi
19 Juni 2026
Siak Pertahankan WTP 15 Kali Berturut-turut, Bupati Afni: Jangan Berpuas Diri
18 Juni 2026
Walikota Apresiasi Kinerja 30 LPS Terbaik di Kota Pekanbaru
18 Juni 2026
TERPOPULER +INDEKS
  • 1 Harga Emas Pegadaian Hari Ini 14 Juni 2026: Antam Naik, UBS dan Galeri24 Stabil
  • 2 Pasokan dan Harga Minyakita di Pasaran Stabil
  • 3 Jemaah Haji Siak Kloter BTH 12 Tiba di Arafah, Siap Jalani Puncak Ibadah Haji
  • 4 Plt Gubri SF Hariyanto Lantik 238 Pejabat Eselon III dan IV Pemprov Riau
  • 5 Industri Penjaminan Dinilai Jadi Kunci Penguatan Pembiayaan dan Ketahanan Ekonomi Nasional
  • 6 Simak Harga Emas 24 Karat Hari Ini 19 Mei 2026
  • 7 Harga Emas Antam Hari Ini 14 Mei 2026 Stabil

Ikuti Kami

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

DentingNews.com ©2021 | All Right Reserved