• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
    • Pekanbaru
    • Kampar
    • Pelalawan
    • Siak
    • Bengkalis
    • Dumai
    • Rohul
    • Rohil
    • Inhu
    • Inhil
    • Kuansing
    • Meranti
  • Dunia
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Kuliner
  • Sosok
  • More
    • Video
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
PILIHAN +INDEKS
KPK Ingatkan Pemkab Siak Soal Celah Korupsi, Bupati Afni Tegaskan Tak Ada Jual Beli Jabatan
Dibaca : 30 Kali
Pemko Pekanbaru Lanjutkan Program Seragam Sekolah Gratis di 2027
Dibaca : 20 Kali
Pastikan Meteran SPBU Akurat, Disperindag Pekanbaru dan Pertamina Awasi Pelayanan 3 SPBU
Dibaca : 24 Kali
PSPS Masih Kokoh di Puncak Klasemen Sementara Grup A
Dibaca : 18 Kali
Rakernas IMI 2026 Digelar di Pekanbaru, Ketua Umum Moreno Soeprapto Dipastikan Hadir
Dibaca : 59 Kali

  • Home
  • Dunia

Pemerintah AS Pertimbangkan Tolak Visa Turis yang Obesitas

Redaksi

Kamis, 13 November 2025 16:15:41 WIB
Cetak
Pemerintah AS Pertimbangkan Tolak Visa Turis yang Obesitas
ilustrasi

PEKANBARU,DENTINGNEWS----Kedutaan Besar dan Konsulat Amerika Serikat (AS) dilaporkan telah menerima instruksi untuk mempertimbangkan penolakan visa bagi turis asing yang menderita masalah kesehatan kronis, termasuk obesitas.
Kebijakan ini diambil berdasarkan kekhawatiran bahwa turis dengan penyakit tertentu dapat membutuhkan perawatan medis yang mahal dan berpotensi menjadi beban biaya publik negara.

Menurut laporan rahasia Departemen Luar Negeri AS yang ditinjau oleh KFF Health News dan dilansir Fox News, pejabat diminta untuk menilai, "Apakah pemohon (visa) memiliki sumber daya keuangan yang memadai untuk menutupi biaya perawatan tersebut selama seluruh masa hidupnya, yang diharapkan tanpa mencari bantuan tunai publik atau pelembagaan jangka panjang dengan biaya pemerintah."

Penyakit yang menjadi perhatian utama dalam kebijakan baru ini antara lain obesitas, penyakit kardiovaskular, penyakit pernapasan, kanker, diabetes, penyakit metabolik, penyakit neurologis, dan kondisi kesehatan mental.

Wakil Juru Bicara Utama Departemen Luar Negeri AS, Tommy Pigott, mengonfirmasi arahan ini. Ia menyoroti bahwa pemerintahan Presiden Donald Trump, yang mengutamakan kepentingan rakyat Amerika, tengah menegakkan kebijakan tersebut.

"Ini termasuk menegakkan kebijakan yang memastikan sistem imigrasi kita tidak menjadi beban bagi pembayar pajak Amerika," kata Pigott.

Laporan tersebut juga menjelaskan bahwa kemandirian finansial merupakan prinsip dasar kebijakan imigrasi AS selama lebih dari satu abad. Dalam konteks ini, biaya publik yang tidak dapat diterima, termasuk beban biaya kesehatan, telah diatur dalam hukum imigrasi AS.

Arahan ini, yang menghidupkan kembali ketentuan undang-undang imigrasi era Donald Trump, meminta petugas konsuler untuk memeriksa setiap wisatawan secara menyeluruh sebelum menerbitkan visa.

Lora Ries, Direktur Pusat Keamanan Perbatasan dan Imigrasi Heritage Foundation, menjelaskan bahwa pemohon visa dapat ditolak jika mereka dianggap cenderung menjadi tanggungan publik di bawah undang-undang yang berlaku.

"Jika seorang pemohon tidak diasuransikan dan tidak dapat menunjukkan bahwa mereka dapat menutupi potensi biaya medis, seperti yang terkait dengan kondisi kronis, itu dapat menunjukkan risiko tinggi menjadi tanggung jawab publik dan membuat mereka kandidat kuat untuk penolakan visa," terang Ries kepada Fox News.

Hal ini menjadi isu penting mengingat data tahun 2023 menunjukkan bahwa sekitar satu dari lima orang dewasa imigran di AS secara sah tidak memiliki asuransi kesehatan, dan AS tidak memiliki mandat asuransi federal untuk pemegang visa kerja tertentu seperti H-1B.

Menanggapi ide ini, dokter analis medis senior Marc Siegel berpendapat bahwa kondisi kronis seperti obesitas, jantung, dan diabetes berpotensi menimbulkan lonjakan biaya tak terduga.

"Solusinya mungkin bukan larangan, tetapi nasihat pengawasan atau dokumentasi lebih lanjut untuk menghindari kelebihan biaya. Dengan kata lain, obesitas adalah sinyal untuk peningkatan risiko, tapi itu tidak berarti mereka ada di sana dalam setiap kasus," pungkas Siegel.

 
 


Sumber : https://www.cnnindonesia. /  Editor : eci

[Ikuti Dentingnews.com


Dentingnews.com

BERITA LAINNYA +INDEKS
Dunia

Bupati Siak Pastikan Karhutla Dayun Padam, Pendinginan Terus Dilakukan

Ahad, 13 September 2026 - 22:25:00 WIB

SIAK DENTINGNEWS----- Afni Zulkifli usai mengakhiri pendidikan KPPD L.

Dunia

Kisah Pria Datangi 9 Piala Dunia dengan Mobil VW Kodok Bergambar Bola

Ahad, 21 Juni 2026 - 20:05:48 WIB

PEKANBARU,DENTINGNEWS--.

Dunia

Lagi, 11 Tentara dan Polisi Israel Tewas Bunuh Diri

Senin, 27 April 2026 - 21:00:22 WIB

PEKANBARU,DENTINGNEWS-.

Dunia

Cerita Lucu Jemaah Haji Bawa Petis, Koper Sempat Dibongkar di Madinah

Senin, 27 April 2026 - 20:53:45 WIB

PEKANBARU,DENTINGNEWS.

Dunia

Iran Sudah Bertahun-tahun Punya Strategi Penutupan Selat Hormuz

Selasa, 21 April 2026 - 19:47:45 WIB

PEKANBARU,DENTINGNEWS.

Dunia

Militer AS Akan Buru Kapal-kapal Tanker Iran di Dekat RI

Sabtu, 18 April 2026 - 18:17:02 WIB

PEKANBARU,DENTINGNEWS.

TULIS KOMENTAR +INDEKS


Terkini +INDEKS
KPK Ingatkan Pemkab Siak Soal Celah Korupsi, Bupati Afni Tegaskan Tak Ada Jual Beli Jabatan
03 November 2026
Pemko Pekanbaru Lanjutkan Program Seragam Sekolah Gratis di 2027
03 November 2026
Pastikan Meteran SPBU Akurat, Disperindag Pekanbaru dan Pertamina Awasi Pelayanan 3 SPBU
03 November 2026
PSPS Masih Kokoh di Puncak Klasemen Sementara Grup A
03 November 2026
Rakernas IMI 2026 Digelar di Pekanbaru, Ketua Umum Moreno Soeprapto Dipastikan Hadir
02 November 2026
Penataan Jaringan Kabel FO Kembali Dilakukan Pemko Pekanbaru, Kali Ini Fokus di Jalan Paus
02 November 2026
Inflasi Riau Oktober 2026 Tembus 3,09 Persen
02 November 2026
BBKSDA Konfirmasi Temuan Jejak Harimau di Kampar
02 November 2026
Pemprov Riau Alokasikan Rp2,1 Miliar Perbaiki Ruas Jalan Sontang Duri
02 November 2026
Pemko Pekanbaru Usulkan Nama Sultan Abdul Jalil Muazamsyah untuk Gerbang Tol Pekanbaru-Dumai
02 November 2026
TERPOPULER +INDEKS
  • 1 Tiap Hari, Dinkes Pekanbaru Perbarui Data Pasien ISPA dan Kualitas Udara
  • 2 17.597 Penindakan hingga September, Imigrasi Perkuat Pengawasan Digital
  • 3 Sidak 7 Arena Biliar, Satpol PP Pekanbaru Temukan Berbagai Pelanggaran
  • 4 Di Panggung Baznas Award 2026, Bupati Afni Minta Pemerintah Kaji Ulang Gaji ASN Disalurkan Lewat Kopdes
  • 5 Perkuat Tata Kelola dan Kepastian Hukum, PT BSP Gandeng Kejari Siak
  • 6 Tinjau Operasi Pasar Murah di Melebung, Plt Gubri Bagikan Beras dan Minyak Goreng Gratis
  • 7 Pemko Pekanbaru Raih Predikat Sangat Baik dalam Penilaian Kinerja Pelayanan Perizinan

Ikuti Kami

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

DentingNews.com ©2021 | All Right Reserved