• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
    • Pekanbaru
    • Kampar
    • Pelalawan
    • Siak
    • Bengkalis
    • Dumai
    • Rohul
    • Rohil
    • Inhu
    • Inhil
    • Kuansing
    • Meranti
  • Dunia
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Kuliner
  • Sosok
  • More
    • Video
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
PILIHAN +INDEKS
Jamkrindo Catat Volume Penjaminan Rp27,68 Triliun hingga Februari 2026
Dibaca : 445 Kali
Pemkab Siak Bayar THR ASN 100 Persen dan TPP Murni dari APBD Tanpa Utang
Dibaca : 92 Kali
Pemprov Riau Terapkan Mekanisme WFA Bergantian, Pastikan Layanan Publik Tetap Prima
Dibaca : 62 Kali
Pemko Pekanbaru Realisasikan Perbaikan Jalan Teluk Leok
Dibaca : 53 Kali
3 Aduan THR di Riau Berhasil Cair, 17 Lainnya Masih Dikawal
Dibaca : 58 Kali

  • Home
  • Dunia

Pemerintah AS Pertimbangkan Tolak Visa Turis yang Obesitas

Redaksi

Kamis, 13 November 2025 16:15:41 WIB
Cetak
Pemerintah AS Pertimbangkan Tolak Visa Turis yang Obesitas
ilustrasi

PEKANBARU,DENTINGNEWS----Kedutaan Besar dan Konsulat Amerika Serikat (AS) dilaporkan telah menerima instruksi untuk mempertimbangkan penolakan visa bagi turis asing yang menderita masalah kesehatan kronis, termasuk obesitas.
Kebijakan ini diambil berdasarkan kekhawatiran bahwa turis dengan penyakit tertentu dapat membutuhkan perawatan medis yang mahal dan berpotensi menjadi beban biaya publik negara.

Menurut laporan rahasia Departemen Luar Negeri AS yang ditinjau oleh KFF Health News dan dilansir Fox News, pejabat diminta untuk menilai, "Apakah pemohon (visa) memiliki sumber daya keuangan yang memadai untuk menutupi biaya perawatan tersebut selama seluruh masa hidupnya, yang diharapkan tanpa mencari bantuan tunai publik atau pelembagaan jangka panjang dengan biaya pemerintah."

Penyakit yang menjadi perhatian utama dalam kebijakan baru ini antara lain obesitas, penyakit kardiovaskular, penyakit pernapasan, kanker, diabetes, penyakit metabolik, penyakit neurologis, dan kondisi kesehatan mental.

Wakil Juru Bicara Utama Departemen Luar Negeri AS, Tommy Pigott, mengonfirmasi arahan ini. Ia menyoroti bahwa pemerintahan Presiden Donald Trump, yang mengutamakan kepentingan rakyat Amerika, tengah menegakkan kebijakan tersebut.

"Ini termasuk menegakkan kebijakan yang memastikan sistem imigrasi kita tidak menjadi beban bagi pembayar pajak Amerika," kata Pigott.

Laporan tersebut juga menjelaskan bahwa kemandirian finansial merupakan prinsip dasar kebijakan imigrasi AS selama lebih dari satu abad. Dalam konteks ini, biaya publik yang tidak dapat diterima, termasuk beban biaya kesehatan, telah diatur dalam hukum imigrasi AS.

Arahan ini, yang menghidupkan kembali ketentuan undang-undang imigrasi era Donald Trump, meminta petugas konsuler untuk memeriksa setiap wisatawan secara menyeluruh sebelum menerbitkan visa.

Lora Ries, Direktur Pusat Keamanan Perbatasan dan Imigrasi Heritage Foundation, menjelaskan bahwa pemohon visa dapat ditolak jika mereka dianggap cenderung menjadi tanggungan publik di bawah undang-undang yang berlaku.

"Jika seorang pemohon tidak diasuransikan dan tidak dapat menunjukkan bahwa mereka dapat menutupi potensi biaya medis, seperti yang terkait dengan kondisi kronis, itu dapat menunjukkan risiko tinggi menjadi tanggung jawab publik dan membuat mereka kandidat kuat untuk penolakan visa," terang Ries kepada Fox News.

Hal ini menjadi isu penting mengingat data tahun 2023 menunjukkan bahwa sekitar satu dari lima orang dewasa imigran di AS secara sah tidak memiliki asuransi kesehatan, dan AS tidak memiliki mandat asuransi federal untuk pemegang visa kerja tertentu seperti H-1B.

Menanggapi ide ini, dokter analis medis senior Marc Siegel berpendapat bahwa kondisi kronis seperti obesitas, jantung, dan diabetes berpotensi menimbulkan lonjakan biaya tak terduga.

"Solusinya mungkin bukan larangan, tetapi nasihat pengawasan atau dokumentasi lebih lanjut untuk menghindari kelebihan biaya. Dengan kata lain, obesitas adalah sinyal untuk peningkatan risiko, tapi itu tidak berarti mereka ada di sana dalam setiap kasus," pungkas Siegel.

 
 


Sumber : https://www.cnnindonesia. /  Editor : eci

[Ikuti Dentingnews.com


Dentingnews.com

BERITA LAINNYA +INDEKS
Dunia

Vlogger Filipina Meninggal Setelah Makan 'Kepiting Setan'

Sabtu, 14 Februari 2026 - 14:00:00 WIB

PEKANBARU,DENTINGNEWS--.

Dunia

Bupati Siak Afni Optimis PT BSP Bisa Kembali Bangkit

Selasa, 10 Februari 2026 - 17:30:00 WIB

SIAK, DENTINGNEWS-----Bupati Siak Dr. Afni Zulkifli optimis  Bad.

Dunia

Trump Sewot Inggris Makin 'Mesra' ke China: Sangat Berbahaya

Jumat, 30 Januari 2026 - 14:05:27 WIB

PEKANBARU,DENTINGNEWS.

Dunia

Badai Salju Dahsyat, 7 Ribu Penumpang Terjebak di Bandara Jepang

Selasa, 27 Januari 2026 - 12:32:53 WIB

PEKANBARU,DENTINGNEWS.

Dunia

4.008 Sekolah di Korsel Tutup Gegara Kekurangan Siswa

Selasa, 30 Desember 2025 - 11:54:59 WIB

PEKANBARU,DENTINGNEWS----Sebanyak .

Dunia

Crazy Rich China Diam-diam Parkir Jet Pribadi di Luar Negeri, Ada Apa?

Ahad, 28 Desember 2025 - 20:28:05 WIB

PEKANBARU,DENTINGNEWS-.

TULIS KOMENTAR +INDEKS


Terkini +INDEKS
Jamkrindo Catat Volume Penjaminan Rp27,68 Triliun hingga Februari 2026
16 Maret 2026
Pemkab Siak Bayar THR ASN 100 Persen dan TPP Murni dari APBD Tanpa Utang
16 Maret 2026
Pemprov Riau Terapkan Mekanisme WFA Bergantian, Pastikan Layanan Publik Tetap Prima
16 Maret 2026
Pemko Pekanbaru Realisasikan Perbaikan Jalan Teluk Leok
16 Maret 2026
3 Aduan THR di Riau Berhasil Cair, 17 Lainnya Masih Dikawal
16 Maret 2026
BPJN Riau Siagakan 14 Posko Mudik dan Alat Berat di Jalur Lintas
16 Maret 2026
Wawako Apresiasi Festival Lampu Colok di Kecamatan Bukit Raya
16 Maret 2026
BPBD Pekanbaru Telah Tangani 49 Kejadian Kebakaran Lahan
15 Maret 2026
Selama Mudik, Tarif Tol Permai-XII Koto Kampar DIskon 30 Persen
14 Maret 2026
Bupati Afni Dampingi Puluhan Anak Yatim Belanja Kebutuhan Lebaran di Kandis
14 Maret 2026
TERPOPULER +INDEKS
  • 1 Jamkrindo Catat Volume Penjaminan Rp27,68 Triliun hingga Februari 2026
  • 2 Berlangsung Lama,Pemadaman Karhutla di Rimbo Panjang Terkendal Air
  • 3 ASN Riau Diingatkan Tidak Bawa Mobil Dinas Saat Mudik Lebaran
  • 4 PT Bumi Siak Pusako Gelar RUPS Bagikan Dividen Interim dari Kinerja Tahun Buku 2025
  • 5 Pemkab Siak Bayar Penuh THR ASN Tapi TPP Disesuaikan Kemampuan APBD
  • 6 Jelang Lebaran, Disnaker Pekanbaru Terima 13 Pengaduan Terkait THR
  • 7 ASN Pekanbaru Dilarang Mudik Pakai Mobil Dinas

Ikuti Kami

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

DentingNews.com ©2021 | All Right Reserved