• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
    • Pekanbaru
    • Kampar
    • Pelalawan
    • Siak
    • Bengkalis
    • Dumai
    • Rohul
    • Rohil
    • Inhu
    • Inhil
    • Kuansing
    • Meranti
  • Dunia
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Kuliner
  • Sosok
  • More
    • Video
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
PILIHAN +INDEKS
KPK Ingatkan Pemkab Siak Soal Celah Korupsi, Bupati Afni Tegaskan Tak Ada Jual Beli Jabatan
Dibaca : 35 Kali
Pemko Pekanbaru Lanjutkan Program Seragam Sekolah Gratis di 2027
Dibaca : 24 Kali
Pastikan Meteran SPBU Akurat, Disperindag Pekanbaru dan Pertamina Awasi Pelayanan 3 SPBU
Dibaca : 28 Kali
PSPS Masih Kokoh di Puncak Klasemen Sementara Grup A
Dibaca : 22 Kali
Rakernas IMI 2026 Digelar di Pekanbaru, Ketua Umum Moreno Soeprapto Dipastikan Hadir
Dibaca : 60 Kali

  • Home
  • Pendidikan

Universitas Paramadina Maknai Sumpah Pemuda: Menghidupkan Kembali Semangat Kebangsaan dalam Kerja Nyata

Redaksi

Selasa, 28 Oktober 2025 17:02:56 WIB
Cetak
Universitas Paramadina Maknai Sumpah Pemuda: Menghidupkan Kembali Semangat Kebangsaan dalam Kerja Nyata
Rektor Universitas Paramadina, Prof. Didik J. Rachbini, M.Sc., Ph.D.

JAKARTA,DENTINGNEWS---Dalam memperingati Hari Sumpah Pemuda, Universitas Paramadina menyampaikan refleksi pemikiran para tokohnya mengenai makna Sumpah Pemuda dalam konteks keindonesiaan masa kini. Pemikiran ini berakar dari gagasan cendekiawan Muslim sekaligus pendiri Paramadina, Prof. Dr. Nurcholish Madjid (Cak Nur), yang menekankan pentingnya menjadikan Sumpah Pemuda bukan sekadar ikrar, tetapi juga panggilan untuk bekerja dan berkarya bagi bangsa.

Chairman The Lead Institute Universitas Paramadina, Dr. Suratno, menegaskan bahwa Sumpah Pemuda menurut Cak Nur dapat dimaknai sebagai bentuk penegasan kembali komitmen kebangsaan.

“Sumpah Pemuda menurut Nurcholish Madjid (Cak Nur), pendiri Paramadina, bisa dimaknai sebagai penegasan kembali; sebagai akad (‘aqdun) dan ikrar (iqrorun) komitmen kebangsaan kita. Tetapi tentu saja, dan kemudian lebih penting lagi adalah tindak lanjut (follow-up) dari akad dan ikrar itu; yakni kerja-kerja nyata kita untuk bangsa tercinta,” ujar Dr. Suratno.

Ia menambahkan bahwa kerja dan karya menjadi elemen paling penting dalam mengisi perjalanan sejarah menuju bangsa yang makmur dan cerdas, sebagaimana dicita-citakan para pendiri bangsa.

“Mari segenap muda-mudi, kita bahu-membahu membangun bangsa; keluar dari berbagai keterpurukan yang masih melanda. Syubbanul yaum rijalul ghod — pemuda zaman sekarang adalah pemimpin di masa depan,” tegasnya.

Menurut Suratno, refleksi atas Sumpah Pemuda juga harus mendorong generasi muda untuk menumbuhkan kembali semangat kebersamaan di tengah berbagai tantangan kebangsaan, seperti kesenjangan sosial, menurunnya kualitas pendidikan, dan perilaku egois di kalangan elite maupun masyarakat. Ia menegaskan bahwa bangsa yang besar hanya bisa lahir jika seluruh elemen bangsa bersatu padu.

“Atau dalam ungkapan Bung Karno: samen bundeling van alle krachten van de natie, pengikatan bersama seluruh kekuatan bangsa,” ujarnya.

Sementara itu, Rektor Universitas Paramadina, Prof. Didik J. Rachbini, M.Sc., Ph.D., menyoroti pentingnya semangat nasionalisme yang digagas Cak Nur sebagai kekuatan pemersatu bangsa.

“Indonesia Kita merangkum pandangan Cak Nur tentang keindonesiaan. Indonesia sebagai negara yang dibangun di atas keanekaragaman budaya, suku, dan agama bisa dikatakan sukses dalam membangun kebersamaan dan persaudaraan dalam ikatan kebangsaan,” tutur Prof. Didik.

Ia menambahkan bahwa semangat nasionalisme yang tumbuh sejak Sumpah Pemuda 1928 telah menjadi fondasi untuk melepaskan diri dari penjajahan dan membangun negara merdeka. Namun, Prof. Didik juga mengingatkan bahwa tantangan demokrasi yang disoroti Cak Nur masih relevan hingga kini.

“Semasa hidupnya, Cak Nur menilai proses demokrasi bangsa ini yang tidak semakin membaik. Sekarang keadaan seperti itu masih terus berlanjut. Jiwa kerdil yang hanya mementingkan diri sendiri dan kelompoknya masih dominan di bangsa ini,” ujarnya.

Lebih jauh, Cak Nur dalam pemikirannya menempatkan pemuda sebagai subjek sejarah, bukan sekadar kelompok usia muda.

“Pemuda sejati adalah mereka yang memiliki idealisme, keberanian berpikir merdeka, dan kemauan untuk memperbaiki keadaan,” tulisnya dalam karya Islam, Kemodernan, dan Keindonesiaan.

Prof. Didik menegaskan bahwa Universitas Paramadina akan terus berupaya menumbuhkan generasi muda yang beriman, berilmu, dan berintegritas, sebagaimana nilai yang diwariskan oleh Cak Nur.

“Kemajuan bangsa sangat bergantung pada generasi muda yang mampu memadukan iman, ilmu, dan kerja keras,” pungkasnya.(rls)


 Editor : eci

[Ikuti Dentingnews.com


Dentingnews.com

BERITA LAINNYA +INDEKS
Pendidikan

Pemko Pekanbaru Lanjutkan Program Seragam Sekolah Gratis di 2027

Selasa, 03 November 2026 - 17:30:00 WIB

PEKANBARU,DENTINGNEWS----- Pemerintah Kota (Pemko) P.

Pendidikan

Pemprov Riau Gelar Pemilihan Guru dan Kepala Sekolah PNS Berprestasi 2026

Kamis, 29 Oktober 2026 - 15:00:00 WIB

PEKANBARU, DENTINGNEWS---- Pemerintah Provinsi (Pemp.

Pendidikan

Mahasiswa Asal Siak Raih Juara 1 Esai Nasional, Gagas Pelayanan Publik Humanis di Era Digital

Rabu, 28 Oktober 2026 - 22:11:19 WIB

SIAK, DENTINGNEWS-----Ninda Nurhidayatun Nisa (21), mahasiswa Univers.

Pendidikan

Disdik Pekanbaru Berlakukan Sekolah Tatap Muka Bagi SD hingga SMP

Ahad, 18 Oktober 2026 - 18:00:14 WIB

PEKANBARU,DENTINGNEWS---- Dinas Pendidikan Kota Peka.

Pendidikan

Kabut Asap Masih Pekat, Pemko Pekanbaru Perpanjang Kebijakan PJJ

Kamis, 15 Oktober 2026 - 20:30:00 WIB

PEKANBARU, DENTINGNEWS ----- Pemerintah Kota (Pemko).

Pendidikan

Bea Siswa Pemprov Riau Cair, Total Rp6,7 Miliar untuk 1.138 Mahasiswa

Selasa, 13 Oktober 2026 - 16:00:00 WIB

PEKANBARU  DENTINGNEWS---- Komitmen Pemerintah .

TULIS KOMENTAR +INDEKS


Terkini +INDEKS
KPK Ingatkan Pemkab Siak Soal Celah Korupsi, Bupati Afni Tegaskan Tak Ada Jual Beli Jabatan
03 November 2026
Pemko Pekanbaru Lanjutkan Program Seragam Sekolah Gratis di 2027
03 November 2026
Pastikan Meteran SPBU Akurat, Disperindag Pekanbaru dan Pertamina Awasi Pelayanan 3 SPBU
03 November 2026
PSPS Masih Kokoh di Puncak Klasemen Sementara Grup A
03 November 2026
Rakernas IMI 2026 Digelar di Pekanbaru, Ketua Umum Moreno Soeprapto Dipastikan Hadir
02 November 2026
Penataan Jaringan Kabel FO Kembali Dilakukan Pemko Pekanbaru, Kali Ini Fokus di Jalan Paus
02 November 2026
Inflasi Riau Oktober 2026 Tembus 3,09 Persen
02 November 2026
BBKSDA Konfirmasi Temuan Jejak Harimau di Kampar
02 November 2026
Pemprov Riau Alokasikan Rp2,1 Miliar Perbaiki Ruas Jalan Sontang Duri
02 November 2026
Pemko Pekanbaru Usulkan Nama Sultan Abdul Jalil Muazamsyah untuk Gerbang Tol Pekanbaru-Dumai
02 November 2026
TERPOPULER +INDEKS
  • 1 Tiap Hari, Dinkes Pekanbaru Perbarui Data Pasien ISPA dan Kualitas Udara
  • 2 17.597 Penindakan hingga September, Imigrasi Perkuat Pengawasan Digital
  • 3 Sidak 7 Arena Biliar, Satpol PP Pekanbaru Temukan Berbagai Pelanggaran
  • 4 Di Panggung Baznas Award 2026, Bupati Afni Minta Pemerintah Kaji Ulang Gaji ASN Disalurkan Lewat Kopdes
  • 5 Perkuat Tata Kelola dan Kepastian Hukum, PT BSP Gandeng Kejari Siak
  • 6 Tinjau Operasi Pasar Murah di Melebung, Plt Gubri Bagikan Beras dan Minyak Goreng Gratis
  • 7 Pemko Pekanbaru Raih Predikat Sangat Baik dalam Penilaian Kinerja Pelayanan Perizinan

Ikuti Kami

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

DentingNews.com ©2021 | All Right Reserved