• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
    • Pekanbaru
    • Kampar
    • Pelalawan
    • Siak
    • Bengkalis
    • Dumai
    • Rohul
    • Rohil
    • Inhu
    • Inhil
    • Kuansing
    • Meranti
  • Dunia
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Kuliner
  • Sosok
  • More
    • Video
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
PILIHAN +INDEKS
Polda Riau Kerahkan 290 Personel Bantu Pemulihan Bencana di Sumbar
Dibaca : 55 Kali
Update Banjir Sumatra: 174 Orang Tewas, Akses Evakuasi Masih Sulit
Dibaca : 69 Kali
Duka Polda Riau: Brigadir Tri Irwansyah Gugur Tertimbun Longsor di Padang Panjang
Dibaca : 55 Kali
Harga Emas Antam Hari Ini Sabtu (29/11) Melonjak, Tembus Rp2.413.000 per Gram
Dibaca : 68 Kali
Negara Akui Hutan Adat Kuansing, Menhut Serahkan SK Perhutanan Sosial 4.237 Ha
Dibaca : 30 Kali

  • Home
  • Pendidikan

Soal Kasus SDN 108, Plt Gubri: Sekolah Harus Jadi Tempat Paling Aman untuk Anak

Redaksi

Selasa, 25 November 2025 15:00:00 WIB
Cetak
Soal Kasus SDN 108, Plt Gubri: Sekolah Harus Jadi Tempat Paling Aman untuk Anak
Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau, SF Hariyanto

PEKANBARU,DENTINGNEWS--- Pemprov Riau menaruh perhatian serius terhadap kasus dugaan bullying yang menyebabkan seorang siswa SDN 108 Tangkerang Labuai, Kecamatan Bukit Raya, meninggal dunia beberapa waktu lalu.

Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau, SF Hariyanto, menyampaikan bahwa pihaknya akan segera memanggil Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru untuk meminta penjelasan secara rinci terkait kronologi kejadian.

"Kita akan tanyakan ke Pemko Pekanbaru, apa yang sebenarnya ke terjadi dan bagaimana kronologinya (kasus bullying)," kata SF Hariyanto, Selasa (25/11/2025).

Ia menegaskan, kasus serupa tidak boleh kembali terulang, terutama di lingkungan pendidikan yang seharusnya menjadi ruang aman bagi anak-anak saat berkembang dan belajar.

"Kita tak ingin ini (bullying) terjadi lagi. Sekolah itu tempat mencari ilmu, tempat seorang manusia bisa dididik menjadi lebih baik dan memiliki akhlak," tegasnya.

Isak tangis keluarga korban turut mewarnai pengungkapan kronologi kasus ini. Deswita, ibu dari MA —siswa kelas VI SDN 108— tak kuasa menahan duka saat menceritakan kejadian sebelum anaknya meninggal dunia. MA diduga menjadi korban perundungan oleh teman sekelas hingga mengalami kelumpuhan dan wafat pada Minggu (16/11/2025) pukul 02.00 WIB.

Kesaksian tersebut disampaikan Deswita didampingi suaminya dan Ketua Tim Advokat Pejuang Keadilan (TAPAK) Riau, Suroto, usai rapat bersama Disdik Kota Pekanbaru, pihak sekolah, dan TAPAK Riau, Senin (24/11/2025).

Deswita mengungkapkan bahwa perubahan fisik dan emosional anaknya mulai terlihat sejak Kamis (13/11/2025). Saat pulang sekolah, MA menangis dan mengatakan tidak ingin bersekolah lagi, namun belum menjelaskan penyebabnya.

"Pada hari Kamis tanggal 13 November anak saya pulang sekolah dalam keadaan menangis dan bilang tidak mau sekolah lagi. Pada Jumat siangnya tanggal 14 November 2025 anak saya lumpuh, dan saat itu barulah ia bercerita bahwa kepalanya ditendang oleh murid lain inisial FT saat belajar kelompok," ucap Deswita dengan suara terbata-bata.

Ia menjelaskan, tindakan tersebut dilakukan tanpa sepatu dan disaksikan oleh teman dekat korban berinisial AK. AK bahkan sudah melaporkan insiden itu kepada wali kelas, namun hanya mendapat respons, "iya tunggu."

"Anak saya yang menangis saat pulang pada hari Kamis juga disaksikan teman bermainnya di sekitar rumah," tambahnya.

Pasca kelumpuhan, keluarga membawa MA ke pengobatan alternatif. Namun pihak alternatif menyarankan agar dilakukan perawatan medis. Ketika dibawa ke puskesmas pada Sabtu, pelayanan tutup, sehingga MA dirawat di rumah sampai akhirnya mengembuskan napas terakhir.

"Beberapa hari sebelum meninggal, anak saya meminta agar kelak dimandikan dan digelarkan tikar karena rumah akan ramai. Saat itu kami tidak mengerti maksudnya," kata Deswita sambil menangis. (aya/MCR)


 Editor : eci

[Ikuti Dentingnews.com


Dentingnews.com

BERITA LAINNYA +INDEKS
Pendidikan

Siak Raih Penghargaan Adiwiyata Terbanyak di Provinsi Riau Tahun 2025

Selasa, 25 November 2025 - 13:00:00 WIB

SIAK,DENTINGNEWS----- Kabupaten Siak kembali mencata.

Pendidikan

Wali Kota Pekanbaru Apresiasi Peran Guru pada Peringatan Hari Guru

Selasa, 25 November 2025 - 16:00:00 WIB

PEKANBARU,DENTINGNEWS---- Wali Kota Pekanbaru Agung .

Pendidikan

Keluarga Korban Meninggal Dunia Diduga Akibat Bullying, Tunggu Itikad Baik Banyak Pihak

Selasa, 25 November 2025 - 12:00:00 WIB

PEKANBARU,DENTINGNEWS---- Ketua Tim Advokat Pejuang .

Pendidikan

Tiga Guru Berprestasi Terima Hadiah Umrah dari Pemprov Riau

Selasa, 25 November 2025 - 13:00:00 WIB

PEKANBARU,DENTINGNEWS----Pemerintah Provinsi Riau me.

Pendidikan

Buka Pendaftaran Beasiswa , Pemko Pekanbaru Alokasikan Dana 10 M

Selasa, 18 November 2025 - 16:21:58 WIB

PEKANBARU,DENTINGNEWS---Menjelang akhir tahun anggar.

Pendidikan

Sandiaga Uno di Forum Meet the Leaders Universitas Paramadina: Indonesia Butuh Wirausaha dengan Pola Pikir Inovatif, Adaptif, dan Kolaboratif

Sabtu, 11 Oktober 2025 - 17:06:56 WIB

JAKARTA,DENTINGNEWS----Universitas Paramadina mengad.

TULIS KOMENTAR +INDEKS


Terkini +INDEKS
Polda Riau Kerahkan 290 Personel Bantu Pemulihan Bencana di Sumbar
29 November 2025
Update Banjir Sumatra: 174 Orang Tewas, Akses Evakuasi Masih Sulit
29 November 2025
Duka Polda Riau: Brigadir Tri Irwansyah Gugur Tertimbun Longsor di Padang Panjang
29 November 2025
Harga Emas Antam Hari Ini Sabtu (29/11) Melonjak, Tembus Rp2.413.000 per Gram
29 November 2025
Negara Akui Hutan Adat Kuansing, Menhut Serahkan SK Perhutanan Sosial 4.237 Ha
28 November 2025
Ekonomi Riau Tumbuh 4,59 Persen pada Triwulan III 2025
28 November 2025
DPRD Siak Sahkan 8 Perda Sekaligus, Bupati Afni Sampaikan Apresiasi
28 November 2025
Hingga Akhir November Ini Sudah 154 Kasus Kebakaran Bangunan Terjadi di Pekanbaru
28 November 2025
Pemprov Riau Ingatkan Kabupaten/Kota Segera Tetapkan Siaga Banjir
28 November 2025
Kota Pekanbaru Perluat Mitigasi Bencana Banjir Menyusul Tingginya Curah Hujan
28 November 2025
TERPOPULER +INDEKS
  • 1 Bupati Siak Bahas Penguatan Industri dan Hilirisasi dengan BPI Danantara
  • 2 Pasca Ditegur Oleh Satpol PP Pekanbaru,Sekitar Mesjid Raya An-Nur Bersih Dari Pedagang
  • 3 10 Negara dengan Kualitas Hidup Terbaik di Dunia
  • 4 Buka Pendaftaran Beasiswa , Pemko Pekanbaru Alokasikan Dana 10 M
  • 5 19 Juta Investor Pasar Modal dan 8 Juta Investor Saham Tercapai di Penutupan Bulan Inklusi Keuangan 2025
  • 6 Gelar Festival Pangan Lokal, Disketapang Targetkan Lomba Cipta Menu Sehat Untuk MBG
  • 7 Pegadaian Gelar “Festival Tring by Pegadaian” di Pekanbaru : Dorong Literasi Keuangan dan Ekonomi Kreatif Masyarakat

Ikuti Kami

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

DentingNews.com ©2021 | All Right Reserved