• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
    • Pekanbaru
    • Kampar
    • Pelalawan
    • Siak
    • Bengkalis
    • Dumai
    • Rohul
    • Rohil
    • Inhu
    • Inhil
    • Kuansing
    • Meranti
  • Dunia
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Kuliner
  • Sosok
  • More
    • Video
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
PILIHAN +INDEKS
Melayani Sepenuh Hati, Pegadaian Raih Penghargaan Top CX Brand Award 2026
Dibaca : 19 Kali
Polisi Gerebek Kampung Dalam Pekanbaru, Narkoba Disimpan dalam Tanah Timbun
Dibaca : 27 Kali
Sosialisasi KUHP Baru, BSP Zapin Perkuat Mitigasi Risiko Korporasi
Dibaca : 30 Kali
Warga Pelosok Siak Kesulitan Minyak, Bupati Afni Minta BPH Migas Kasi Solusi
Dibaca : 28 Kali
Pertamina Tambah 50 Persen Kuota BBM Bersubsidi Untuk Riau
Dibaca : 28 Kali

  • Home
  • Dunia

Terowongan Bawah Laut Terpanjang di Dunia, Ada di Kedalaman 392 Meter

Redaksi

Sabtu, 06 Desember 2025 16:46:48 WIB
Cetak
Terowongan Bawah Laut Terpanjang di Dunia, Ada di Kedalaman 392 Meter
Ilustrasi. Norwegia tengah menggarap proyek ambisius, yaitu pembangunan terowongan jalan bawah laut terpanjang dan terdalam di dunia. (iStockphoto/jamesteohart)

PEKANBARU,DENTINGNEWS----Norwegia tengah menggarap proyek ambisius, yaitu pembangunan terowongan jalan bawah laut terpanjang dan terdalam di dunia. Proyek bernama Rogfast ini bertujuan memangkas drastis waktu perjalanan antar kota besar dan menciptakan jalan raya bebas feri di sepanjang pantai barat negara tersebut.

Rogfast, singkatan dari Rogaland fastforbindelse, dirancang dengan panjang mencapai 27 kilometer dan terletak hingga 392 meter di bawah permukaan laut, menjadikannya terowongan jalan raya paling ekstrem di dunia.

Konstruksi Rogfast dimulai pada Januari 2018. Sempat terhenti pada akhir 2019 akibat masalah pembengkakan biaya dan restrukturisasi proyek, pembangunan dilanjutkan kembali pada akhir 2021. Proyek raksasa ini dijadwalkan selesai pada tahun 2033 dengan perkiraan biaya sekitar 25 miliar kroner Norwegia atau sekitar Rp41 triliun.

Terowongan ini akan terdiri dari dua tabung terpisah, masing-masing memiliki dua jalur lalu lintas. Di tengah terowongan, akan dibangun bundaran ganda yang terhubung dengan terowongan koneksi menuju Pulau Kvitsøy.

Membangun struktur sepanjang itu di bawah laut memunculkan tantangan teknis yang luar biasa. Kedua ujung Rogfast dibangun secara bersamaan untuk menghemat waktu, sehingga tantangannya adalah memastikan kedua tim konstruksi dapat bertemu di tengah dengan presisi tinggi.

"Pengukuran cermat menggunakan laser dan peralatan canggih lainnya digunakan untuk mendeteksi ketidakakuratan sekecil apa pun," demikian dilansir CNN.

Pemindai laser cermin yang berputar bahkan dapat mengukur bagian terowongan yang baru digali dan mengumpulkan dua juta titik data per detik untuk menciptakan "kembar digital" terowongan.

Anne Brit Moen, manajer proyek di Skanska, menyebut Rogfast sebagai salah satu pembangunan paling ambisius dan menuntut secara teknis. "Tantangan utama sejauh ini adalah menemukan metode grouting (penyegelan) yang cukup baik untuk menyegel batu," kata Moen.

Rogfast juga dirancang bebas polusi udara dengan sistem ventilasi longitudinal yang dipasang di sepanjang jalurnya untuk memastikan sirkulasi udara efektif dan keamanan di seluruh panjang terowongan. Selain itu, kamera dan radar akan memantau kendaraan untuk memberikan peringatan insiden real-time, seperti kerusakan atau kemacetan.

Memangkas Waktu Perjalanan Hingga Separuh
Proyek Rogfast merupakan bagian krusial dari perombakan jalan raya pesisir E39 yang membentang dari Trondheim hingga Kristiansand. Saat ini, perjalanan tersebut memerlukan waktu hingga 21 jam dengan mengandalkan kapal feri.

Dengan hadirnya Rogfast, waktu perjalanan akan terpangkas hingga separuhnya dan menghilangkan kebutuhan akan feri. Akses harian pun akan jauh lebih mudah; dua kota besar di Norwegia, Bergen dan Stavanger, nantinya dapat ditempuh hanya dalam 40 menit.

"Terowongan akan secara signifikan meningkatkan konektivitas di sepanjang pantai barat Norwegia, dengan menciptakan hubungan yang lebih cepat dan lebih andal antara wilayah Stavanger dan Haugesund," ujar Anne Brit Moen.

Meski diprediksi mengurangi operasional feri dan berpotensi menghilangkan beberapa pekerjaan terkait, Rogfast diklaim akan memperkuat akses ke lapangan kerja baru, pendidikan, dan layanan publik bagi komunitas lokal. Moen yakin proyek ini akan menciptakan efek positif pada ekonomi lokal, termasuk industri makanan laut, karena biaya logistik akan menurun.

Sebagai informasi, saat ini gelar terowongan bawah laut terpanjang di dunia dimiliki oleh Terowongan Seikan di Jepang Utara, yang merupakan terowongan khusus kereta api dengan panjang total 53,85 kilometer.
 


Sumber : https://www.cnnindonesia. /  Editor : eci

[Ikuti Dentingnews.com


Dentingnews.com

BERITA LAINNYA +INDEKS
Dunia

Lagi, 11 Tentara dan Polisi Israel Tewas Bunuh Diri

Senin, 27 April 2026 - 21:00:22 WIB

PEKANBARU,DENTINGNEWS-.

Dunia

Cerita Lucu Jemaah Haji Bawa Petis, Koper Sempat Dibongkar di Madinah

Senin, 27 April 2026 - 20:53:45 WIB

PEKANBARU,DENTINGNEWS.

Dunia

Iran Sudah Bertahun-tahun Punya Strategi Penutupan Selat Hormuz

Selasa, 21 April 2026 - 19:47:45 WIB

PEKANBARU,DENTINGNEWS.

Dunia

Militer AS Akan Buru Kapal-kapal Tanker Iran di Dekat RI

Sabtu, 18 April 2026 - 18:17:02 WIB

PEKANBARU,DENTINGNEWS.

Dunia

Vlogger Filipina Meninggal Setelah Makan 'Kepiting Setan'

Sabtu, 14 Februari 2026 - 14:00:00 WIB

PEKANBARU,DENTINGNEWS--.

Dunia

Bupati Siak Afni Optimis PT BSP Bisa Kembali Bangkit

Selasa, 10 Februari 2026 - 17:30:00 WIB

SIAK, DENTINGNEWS-----Bupati Siak Dr. Afni Zulkifli optimis  Bad.

TULIS KOMENTAR +INDEKS


Terkini +INDEKS
Melayani Sepenuh Hati, Pegadaian Raih Penghargaan Top CX Brand Award 2026
06 Mei 2026
Polisi Gerebek Kampung Dalam Pekanbaru, Narkoba Disimpan dalam Tanah Timbun
06 Mei 2026
Sosialisasi KUHP Baru, BSP Zapin Perkuat Mitigasi Risiko Korporasi
06 Mei 2026
Warga Pelosok Siak Kesulitan Minyak, Bupati Afni Minta BPH Migas Kasi Solusi
06 Mei 2026
Pertamina Tambah 50 Persen Kuota BBM Bersubsidi Untuk Riau
05 Mei 2026
Penyeberangan Ro-Ro Bengkalis Kini Gunakan Sistem Tiket Elektronik
05 Mei 2026
Menteri LH Tinjau Muara Fajar Pekanbaru, Dukung Pengolahan Sampah Jadi Sumber Energi
05 Mei 2026
Siak Targetkan SNT Hadir di 14 Kecamatan, Percepatan Terus Didorong
05 Mei 2026
Harga Emas Antam Hari Ini Terperosok Rp 35.000
05 Mei 2026
Pertamina dan Pemprov Riau Pastikan Stok BBM Aman, Distribusi Dipercepat
04 Mei 2026
TERPOPULER +INDEKS
  • 1 Bupati Siak Serahkan Bantuan Alsintan Rp8,7 Miliar untuk 20 Kelompok Tani
  • 2 Wako Pekanbaru Ingatkan Personel Satpol PP Agar Profesional, Larang Pungli terhadap PKL
  • 3 Gerindra Puji Bupati Siak, Minta Kepala Daerah lain Meniru
  • 4 Temui Staf Ahli Kementerian ATR/BPN, Bupati Siak Bawa Misi Selesaikan Konflik Agraria
  • 5 Kebijakan WFH Tidak Berlaku di 7 Unit Layanan di Lingkungan Pemrov Riau
  • 6 Apa Saja Ciri Orang Ber-IQ Rendah? Kenali 7 Tanda Khas Ini
  • 7 Layanan Tim Reaksi Cepat (TRC) Pekanbaru Aman 112 dan Mobil Antar Sehat Diresmikan

Ikuti Kami

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

DentingNews.com ©2021 | All Right Reserved