• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
    • Pekanbaru
    • Kampar
    • Pelalawan
    • Siak
    • Bengkalis
    • Dumai
    • Rohul
    • Rohil
    • Inhu
    • Inhil
    • Kuansing
    • Meranti
  • Dunia
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Kuliner
  • Sosok
  • More
    • Video
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
PILIHAN +INDEKS
Bapenda Riau Hadirkan Cek Kesehatan Gratis bagi Wajib Pajak
Dibaca : 24 Kali
PT BSP Gelar Fire Fighting Competition Peringati Bulan K3 2026
Dibaca : 22 Kali
Pemprov Riau Resmi Tetapkan Jadwal Belajar Ramadan dan Libur Idulfitri 2026
Dibaca : 20 Kali
BPBD Riau Segera Ajukan Bantuan TMC dan Helikopter Water Bombing
Dibaca : 14 Kali
Diskes Riau Imbau Masyarakat Waspada Ancaman Virus Nipah
Dibaca : 15 Kali

  • Home
  • Daerah
  • Pekanbaru

Diskes Riau Imbau Masyarakat Waspada Ancaman Virus Nipah

Redaksi

Ahad, 08 Februari 2026 15:00:00 WIB
Cetak
Diskes Riau Imbau Masyarakat Waspada Ancaman Virus Nipah
ilustrasi/internet

PEKANBARU,DENTINGNEWS---- Kepala Dinas Kesehatan (Diskes) Provinsi Riau Zulkifli memastikan hingga saat ini belum ditemukan adanya kasus penularan virus Nipah di Provinsi Riau. Meski demikian, pihaknya akan memperkuat langkah pengawasan dan kewaspadaan di seluruh fasilitas pelayanan kesehatan.

Zulkifli mengatakan, bahwa kasusnya saat ini masih terjangkit di luar negeri, namun tidak menutup kemungkinan akan menyebarkan ke Indonesia.

"Kemarin kita sudah sosialisasi juga bersama Polda Riau dan masih perlu pendalaman soal virus itu," katanya.

Zulkifli menyebutkan, pihaknya masih perlu pembahasan lebih lanjut sembari menunggu petunjuk teknis (juknis) dari pemerintah pusat terkait penyebaran dan penanganan kasus tersebut.

"Tentu kita akan menyiapkan langkah-langkah antisipasi. Saat ini kita masih perlu mendalami bagaimana proses penularan dan tata kelola virusnya sambil menunggu juknisnya," ungkap Zulkifli.

Pihaknya mengimbau masyarakat untuk tetap menerapkan pola hidup bersih dan sehat (PHBS). Terlebih memasuki peralihan musim penghujan menuju kemarau.

"Kita minta masyarakat tetap waspada. Tetap menerapkan pola hidup bersih dan sehat, mengkonsumsi makanan bergizi, olahraga rutin dan juga  memperhatikan kesehatan lingkungan," kata Zulkifli.

Untuk diketahui, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi penyebaran Penyakit Virus Nipah (Nipah Virus Disease/NiV) melalui penerbitan Surat Edaran Nomor HK.02.02/C/445/2026 tentang Kewaspadaan Terhadap Penyakit Virus Nipah.

Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kemenkes, Murti Utami, menjelaskan bahwa penyakit virus Nipah merupakan penyakit zoonotik emerging yang disebabkan oleh virus Nipah dari genus Henipavirus dan famili Paramyxoviridae.

Virus ini memiliki reservoir alami pada kelelawar buah (Pteropus sp.) dan dapat menular ke manusia baik secara langsung, melalui hewan perantara seperti babi, maupun dari konsumsi makanan atau minuman yang terkontaminasi, seperti buah dan nira.

Dikutip melalui Ayosehat.kemkes.go.id, virus Nipah termasuk dalam kelompok paramyxovirus yang merupakan virus RNA. Kelompok virus ini juga dapat menyebabkan penyakit lain, seperti pneumonia, gondongan, dan campak. Namun, virus Nipah memiliki karakteristik khusus yang membuatnya menjadi ancaman serius.

Penularan virus Nipah dapat terjadi ketika manusia bersentuhan langsung dengan cairan tubuh hewan yang terinfeksi, seperti air liur, darah, dan urine. Selain itu, beberapa penelitian juga menunjukkan bahwa seseorang bisa terinfeksi Virus Nipah melalui konsumsi daging hewan yang terinfeksi, terutama jika daging tersebut dimasak kurang matang.

Selain penularan dari hewan ke manusia, virus Nipah juga diketahui dapat menular dari manusia ke manusia. Ini terjadi melalui kontak langsung dengan pasien yang terinfeksi, terutama ketika pasien berada dalam kondisi yang menghasilkan banyak sekali cairan tubuh, seperti air liur.

Setelah terinfeksi, virus Nipah memiliki masa inkubasi sekitar 4-14 hari sebelum gejala muncul. Gejala infeksi ini dapat bervariasi dari ringan hingga berat, bahkan mengancam jiwa. Beberapa gejala yang mungkin terjadi termasuk demam, sakit kepala, batuk, sakit tenggorokan, nyeri otot, sesak napas, muntah, kesulitan menelan dan peradangan otak (ensefalitis).

Kondisi ensefalitis yang disebabkan oleh Virus Nipah dapat mengakibatkan gejala serius seperti kantuk berlebihan, sulit berkonsentrasi, disorientasi, dan perubahan mood yang signifikan. Pada kasus yang parah, infeksi Virus Nipah dapat menyebabkan kematian.(aya/MCR)


 Editor : eci

[Ikuti Dentingnews.com


Dentingnews.com

BERITA LAINNYA +INDEKS
Daerah

Tindaklanjut Perintah Presiden, Gotong Royong Massal Jadi Agenda Rutin di Siak

Jumat, 06 Februari 2026 - 20:00:00 WIB

SIAK,DENTINGNEWS---- Menindaklanjuti arahan Presiden.

Daerah

Dispar Riau Perketat Penataan Hiburan Malam Jelang Bulan Suci Ramadan

Sabtu, 07 Februari 2026 - 13:00:00 WIB

PEKANBARU – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau mel.

Daerah

Lokasi Pemantauan Awal Ramadan 1447 H di Riau Akan Digelar di Dumai

Sabtu, 07 Februari 2026 - 12:00:00 WIB

PEKANBARU,DENTINGNEWS----- Kementerian Agama (Kemena.

Daerah

Gajah Sumatera Dibantai, Kapolda Riau Tabuh Genderang Perang Lawan Pemburu Liar

Sabtu, 07 Februari 2026 - 20:00:00 WIB

PELALAWAN,DENTINGNEWS---- Suasana duka menyelimuti D.

Daerah

Lanud Roesmin Nurjadin Cetak Dua 'Elang Muda' Penjaga Langit Nusantara

Sabtu, 07 Februari 2026 - 21:00:00 WIB

PEKANBARU,DENTINGNEWS----Pangkalan Udara TNI AU Roes.

Daerah

Bupati Siak Dampingi Utusan Khusus Presiden Tinjau Destinasi Wisata Sejarah

Ahad, 08 Februari 2026 - 13:30:00 WIB

SIAK,DENTINGNEWS---- Bupati Siak, Afni Zulkifli, men.

TULIS KOMENTAR +INDEKS


Terkini +INDEKS
Bapenda Riau Hadirkan Cek Kesehatan Gratis bagi Wajib Pajak
09 Februari 2026
PT BSP Gelar Fire Fighting Competition Peringati Bulan K3 2026
09 Februari 2026
Pemprov Riau Resmi Tetapkan Jadwal Belajar Ramadan dan Libur Idulfitri 2026
09 Februari 2026
BPBD Riau Segera Ajukan Bantuan TMC dan Helikopter Water Bombing
08 Februari 2026
Diskes Riau Imbau Masyarakat Waspada Ancaman Virus Nipah
08 Februari 2026
Bupati Siak Dampingi Utusan Khusus Presiden Tinjau Destinasi Wisata Sejarah
08 Februari 2026
Lanud Roesmin Nurjadin Cetak Dua 'Elang Muda' Penjaga Langit Nusantara
07 Februari 2026
Gajah Sumatera Dibantai, Kapolda Riau Tabuh Genderang Perang Lawan Pemburu Liar
07 Februari 2026
Dispar Riau Perketat Penataan Hiburan Malam Jelang Bulan Suci Ramadan
07 Februari 2026
Lokasi Pemantauan Awal Ramadan 1447 H di Riau Akan Digelar di Dumai
07 Februari 2026
TERPOPULER +INDEKS
  • 1 Bau hingga Frekuensi Kentut Bisa Ungkap Kondisi Kesehatan Usus
  • 2 KPK: Pejabat Bea Cukai Terima Rp7 Miliar per Bulan Loloskan Barang KW
  • 3 Harga Emas Antam Hari Ini 6 Februari 2026 Anjlok Rp 100.000
  • 4 Wali Kota Hadiri Musrenbang di Rumbai Timur, Serap Aspirasi Warga
  • 5 Kembangkan Wisata Pekanbaru, Pemko Berkolaborasi Dengan PHRI Riau
  • 6 Ketum MKA LAMR Siak Wafat, Bupati Afni Sampaikan Duka Mendalam
  • 7 Pemko Pekanbaru Akan Gelar Petang Megang H-1 Sebelum Puasa

Ikuti Kami

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

DentingNews.com ©2021 | All Right Reserved