• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
    • Pekanbaru
    • Kampar
    • Pelalawan
    • Siak
    • Bengkalis
    • Dumai
    • Rohul
    • Rohil
    • Inhu
    • Inhil
    • Kuansing
    • Meranti
  • Dunia
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Kuliner
  • Sosok
  • More
    • Video
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
PILIHAN +INDEKS
Gempur Karhutla, 6 Helikopter Sudah Stanby di Riau
Dibaca : 36 Kali
Wujudkan Misi Ekologi, Pemkab Siak Gandeng Pemerintah Swiss, UNDP dan Mitra Pembangunan
Dibaca : 51 Kali
Pemkab Siak Gandeng Ngo Perkuat Kapasitas Hukum Penghulu Kampung Hadapi Konflik Agraria Dan Lingkungan Hidup
Dibaca : 46 Kali
SPMB SMA dan SMK Negeri di Provinsi Riau Resmi Ditutup, Tercatat 79.350 Pendaftar
Dibaca : 31 Kali
PT BSP Gelar RUPS Tahunan dan RUPS Luar Biasa, Tetapkan Direktur Baru untuk Perkuat Kinerja
Dibaca : 72 Kali

  • Home
  • Daerah
  • Pekanbaru

Wali Kota Pekanbaru Gandeng Sektor Swasta Jadi Bapak Asuh Stunting

Redaksi

Sabtu, 21 Februari 2026 21:00:00 WIB
Cetak
Wali Kota Pekanbaru Gandeng  Sektor Swasta Jadi Bapak Asuh Stunting
Wali Kota Pekanbaru, Agung Nugroho

PEKANBARU,DENTINGNEWS---- Wali Kota Pekanbaru, Agung Nugroho, menetapkan target ambisius bagi Kota Bertuah untuk mencapai status zero stunting atau bebas kasus tengkes dalam waktu dekat. Komitmen ini disampaikan sebagai kelanjutan dari keberhasilan Pemerintah Kota (Pemkot) Pekanbaru yang mencatatkan prestasi gemilang sepanjang tahun 2025. Data menunjukkan, Pemkot telah berhasil menangani lebih dari 3.000 kasus stunting melalui berbagai intervensi gizi yang terintegrasi.

Dalam penyataannya pada Sabtu (21/2/2026), Agung Nugroho menegaskan bahwa upaya penurunan angka stunting tetap menjadi prioritas utama meskipun daerah sedang menghadapi tantangan fiskal. Ia menyebutkan bahwa pencapaian tahun lalu menjadi modal kuat untuk mempercepat eliminasi kasus gangguan pertumbuhan pada anak di Pekanbaru.

"Kita targetkan Pekanbaru bisa zero stunting. Ini adalah misi kemanusiaan untuk menyiapkan generasi masa depan yang tangguh," ujarnya.

Guna mencapai target tersebut, Wali Kota menekankan pentingnya strategi kolaborasi, terutama dengan dunia usaha dan sektor swasta. Langkah ini diambil sebagai respons atas kondisi keuangan daerah yang mengalami tekanan. Berdasarkan data yang dipaparkan, transfer dana dari pemerintah pusat ke kas daerah Pekanbaru tahun ini mengalami pengurangan yang cukup signifikan, yakni mencapai Rp400 miliar.

Keterbatasan anggaran tersebut tidak menyurutkan langkah Pemkot. Sebagai solusinya, dibentuklah Badan Stunting Pekanbaru yang mengedepankan pola kerja sama "Bapak Angkat" atau "Bapak Asuh" anak stunting. Melalui skema ini, perusahaan-perusahaan yang beroperasi di Pekanbaru diajak untuk berkontribusi langsung dalam pembiayaan asupan gizi anak-anak yang terindikasi stunting di sekitar wilayah operasional mereka.

Mekanisme kerja program ini didasarkan pada data yang akurat dan berjenjang. Dinas Kesehatan Pekanbaru bekerja sama dengan camat, lurah, hingga ketua RT/RW dan kader posyandu untuk melakukan pendataan detail mengenai anak-anak yang berisiko maupun yang sudah terdampak. Data by name by address ini kemudian diserahkan kepada badan usaha mitra untuk memudahkan penyaluran bantuan yang tepat sasaran.

Secara teknis, Agung menjelaskan bahwa biaya yang dibutuhkan untuk mengintervensi satu anak stunting adalah sebesar Rp1.200.000 per bulan. Masa intervensi intensif ini direncanakan berlangsung selama tiga bulan berturut-turut untuk memastikan adanya perubahan signifikan pada berat dan tinggi badan anak. Dana tersebut nantinya tidak diberikan dalam bentuk uang tunai kepada orang tua, melainkan dikelola oleh tim pelaksana di lapangan.

Kader posyandu memegang peranan kunci dalam pengelolaan dana dari perusahaan mitra tersebut. Para kader akan bertanggung jawab menyusun menu harian, memasak, hingga mendistribusikan makanan bergizi langsung kepada anak-anak penerima manfaat. Pola kerja sama ini memastikan bahwa bantuan yang diberikan oleh sektor swasta benar-benar dikonsumsi oleh anak dan tidak disalahgunakan untuk kebutuhan lain.

Agung Nugroho berharap sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan dunia usaha ini dapat menjadi percontohan nasional dalam penanganan stunting secara swadaya. Dengan gotong royong, ia optimistis target Pekanbaru bebas stunting dapat segera terwujud demi menciptakan sumber daya manusia yang berkualitas di Bumi Lancang Kuning. "Tugas kita adalah memastikan setiap anak di Pekanbaru tumbuh sehat tanpa kekurangan gizi," pungkasnya.***


 Editor : eci

[Ikuti Dentingnews.com


Dentingnews.com

BERITA LAINNYA +INDEKS
Daerah

Gempur Karhutla, 6 Helikopter Sudah Stanby di Riau

Sabtu, 20 Juni 2026 - 20:36:59 WIB

PEKANBARU,DENTINGNEWS----- Provinsi Riau kembali men.

Daerah

Wako Agung Dampingi Andre Rosiade Tinjau SPPG di Pekanbaru

Jumat, 19 Juni 2026 - 16:00:00 WIB

PEKANBARU,DENTINGNEWS---- Wali Kota (Wako) Pekanbaru.

Daerah

Wujudkan Misi Ekologi, Pemkab Siak Gandeng Pemerintah Swiss, UNDP dan Mitra Pembangunan

Sabtu, 20 Juni 2026 - 14:00:00 WIB

SIAK, DENTINGNEWS----- Bupati Siak, Afni Z, menerima audiensi dan kun.

Daerah

Pemkab Siak Gandeng Ngo Perkuat Kapasitas Hukum Penghulu Kampung Hadapi Konflik Agraria Dan Lingkungan Hidup

Sabtu, 20 Juni 2026 - 10:00:00 WIB

SIAK, DENTINGNEWS----- Pemerintah Kabupaten Siak bekerja sama dengan .

Daerah

Pelaku Karhutla di Bengkalis Diamankan Polisi

Jumat, 19 Juni 2026 - 12:00:00 WIB

BENGKALIS,DENTINGNEWS----- Ketegasan aparat penegak .

Daerah

PT BSP Gelar RUPS Tahunan dan RUPS Luar Biasa, Tetapkan Direktur Baru untuk Perkuat Kinerja

Jumat, 19 Juni 2026 - 18:00:00 WIB

PEKANBARU, DENTINGNEWS---- PT Bumi Siak Pusako (BSP) menyelenggarakan.

TULIS KOMENTAR +INDEKS


Terkini +INDEKS
Gempur Karhutla, 6 Helikopter Sudah Stanby di Riau
20 Juni 2026
Wujudkan Misi Ekologi, Pemkab Siak Gandeng Pemerintah Swiss, UNDP dan Mitra Pembangunan
20 Juni 2026
Pemkab Siak Gandeng Ngo Perkuat Kapasitas Hukum Penghulu Kampung Hadapi Konflik Agraria Dan Lingkungan Hidup
20 Juni 2026
SPMB SMA dan SMK Negeri di Provinsi Riau Resmi Ditutup, Tercatat 79.350 Pendaftar
19 Juni 2026
PT BSP Gelar RUPS Tahunan dan RUPS Luar Biasa, Tetapkan Direktur Baru untuk Perkuat Kinerja
19 Juni 2026
Wako Agung Dampingi Andre Rosiade Tinjau SPPG di Pekanbaru
19 Juni 2026
SPMB SMP dan SD Negeri di Pekanbaru Segera Dimulai
19 Juni 2026
Pelaku Karhutla di Bengkalis Diamankan Polisi
19 Juni 2026
Siak Pertahankan WTP 15 Kali Berturut-turut, Bupati Afni: Jangan Berpuas Diri
18 Juni 2026
Walikota Apresiasi Kinerja 30 LPS Terbaik di Kota Pekanbaru
18 Juni 2026
TERPOPULER +INDEKS
  • 1 Harga Emas Pegadaian Hari Ini 14 Juni 2026: Antam Naik, UBS dan Galeri24 Stabil
  • 2 Pasokan dan Harga Minyakita di Pasaran Stabil
  • 3 Jemaah Haji Siak Kloter BTH 12 Tiba di Arafah, Siap Jalani Puncak Ibadah Haji
  • 4 Plt Gubri SF Hariyanto Lantik 238 Pejabat Eselon III dan IV Pemprov Riau
  • 5 Industri Penjaminan Dinilai Jadi Kunci Penguatan Pembiayaan dan Ketahanan Ekonomi Nasional
  • 6 Simak Harga Emas 24 Karat Hari Ini 19 Mei 2026
  • 7 Harga Emas Antam Hari Ini 14 Mei 2026 Stabil

Ikuti Kami

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

DentingNews.com ©2021 | All Right Reserved