• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
    • Pekanbaru
    • Kampar
    • Pelalawan
    • Siak
    • Bengkalis
    • Dumai
    • Rohul
    • Rohil
    • Inhu
    • Inhil
    • Kuansing
    • Meranti
  • Dunia
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Kuliner
  • Sosok
  • More
    • Video
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
PILIHAN +INDEKS
Tiga Tim Kopasgat Kembali Diterjunkan ke Lokasi Karhutla di Pelalawan
Dibaca : 42 Kali
Kualitas Udara Membaik, Sekolah di Pekanbaru Tidak Lagi Belajar Daring
Dibaca : 32 Kali
Jalan Santai HUT RI ke-81 di Siak, Wabup Syamsurizal Ingatkan Warga Waspadai Karhutla
Dibaca : 21 Kali
Pemilik Lahan Terbakar di Bengkalis Jadi Tersangka, Garap Kawasan Hutan Tanpa Izin
Dibaca : 40 Kali
Konflik Satwa di Bengkalis: Remaja 18 Tahun Terluka Usai Terkena Tendangan Gajah Liar
Dibaca : 41 Kali

  • Home
  • Daerah
  • Siak

Bupati Siak Afni Perjuangkan Sultan Siak ke 2 Tengku Buwang Asmara Jadi Pahlawan Nasional

Redaksi

Sabtu, 29 Agustus 2026 12:00:00 WIB
Cetak
Bupati Siak Afni Perjuangkan Sultan Siak ke 2 Tengku Buwang Asmara Jadi Pahlawan Nasional
Bupati Siak, Afni Z dengan Menteri Kebudayaan Fadli Zon.

PEKANBARU, DENTINGNEWS---- Bupati Siak Dr. Afni Zulkifli, M.Si terus memperjuangkan Sultan Siak ke-2, Tengku Buwang Asmara yang bergelar Sultan Mahmud Abdul Jalil Muzaffarsyah, untuk ditetapkan sebagai Pahlawan Nasional.

Perjuangan tersebut disampaikan Afni saat menerima penghargaan kategori Pendorong Tata Kelola Sumber Daya Alam Berkelanjutan dari detik.com.

Usai menerima anugerah, Bupati kelahiran Siak Sri Indrapura itu secara khusus bertemu dengan Menteri Kebudayaan Fadli Zon. Selain menyampaikan apresiasi atas dukungan pemerintah pusat terhadap pelestarian cagar budaya di Siak, Afni juga mengingatkan kembali usulan Tengku Buwang Asmara sebagai Pahlawan Nasional.

"Beliau Sultan Siak yang secara nyata ikut berperang melawan penjajah Belanda di masanya. Kami mengusulkan Sultan Siak ke 2 ini dinobatkan sebagai Pahlawan Nasional, selain Sultan terakhir Siak, Sultan Syarif Kasim II. Kajian dan usulan ini sebenarnya sudah lama, dan terus kita perjuangkan bersama," ungkap Bupati Afni saat bertemu Fadli Zon, Jumat malam, 28 Agustus 2026 di Jakarta.

Afni turut menyampaikan terima kasih kepada pemerintah pusat melalui Kementerian Kebudayaan RI atas dana revitalisasi Istana Asserayah Hasyimiyah dan Balai Rung Sri sebesar Rp5,5 miliar yang diperoleh tahun ini.

Perhatian pemerintah pusat terhadap peninggalan sejarah Kesultanan Siak, kata Afni, menjadi bagian penting dalam menjaga warisan sejarah dan kebudayaan Melayu di Riau.

Dalam pertemuan tersebut, Menteri Kebudayaan Fadli Zon menyambut baik upaya pelestarian sejarah Kesultanan Siak. Karena memiliki posisi penting dalam sejarah Indonesia, termasuk karena menjadi salah satu kesultanan yang memberikan pengakuan dan bergabung dengan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

"Kesultanan Siak ini kan adalah Kesultanan yang termasuk pertama memberikan pengakuan dan bergabung ke NKRI, bahkan Sultannya menyerahkan harta kekayaannya dan kedaulatannya kepada Republik Indonesia. Jadi luar biasa, kita sangat menghargai perjalanan sejarah di Siak," ungkap Fadli Zon.

Sang menteri juga memastikan dukungan terhadap pelestarian cagar budaya akan terus diberikan pemerintah, begitu juga dengan perjuangan menjadi Tengku Buwang Asmara sebagai pahlawan nasional.

"InsyaAllah akan dikaji bersama. Terkait bantuan cagar budaya, bantuan itu akan terus ada dan sebetulnya ini arahan dari Bapak Presiden, Bapak Prabowo Subianto," ujar Fadli yang berjanji akan segera berkunjung ke Siak.

Jejak Perjuangan Tengku Buwang

Usulan Tengku Buwang Asmara sebagai Pahlawan Nasional tidak terlepas dari rekam jejak perjuangannya menghadapi kolonial Belanda.

Dalam catatan sejarah, Tengku Buwang dikenal sebagai sosok pejuang yang disegani dan ditakuti Belanda. Salah satu perjuangannya yang paling dikenal adalah Perang Guntung, yakni perlawanan Kesultanan Siak terhadap Belanda di Pulau Guntung, muara Sungai Siak.

Tengku Buwang dinobatkan sebagai Sultan Siak di Buatan pada 1746 M setelah Sultan Abdul Jalil Rahmat Syah atau Raja Kecil wafat.

Setelah dinobatkan, Tengku Buwang kemudian memindahkan pusat kedudukannya ke Sungai Mempura pada 1750. Langkah tersebut dilakukan untuk menjauhkan pusat pemerintahan dari pengaruh Belanda.

Namun, Belanda terus berupaya mendapatkan akses perdagangan di Sungai Siak. Kesempatan akhirnya diberikan dengan syarat perdagangan bebas dan tanpa monopoli. Belanda kemudian mendirikan loji di Guntung yang berada di muara Sungai Siak.

Dalam praktiknya, Belanda justru menggunakan posisi strategis loji tersebut untuk memaksakan kepentingan dagang. Pedagang yang melintas dipaksa menjual barang dagangannya, sementara cukai juga dikenakan kepada orang yang lalu-lalang.

Kebijakan tersebut memicu protes dari Sultan Siak hingga sengketa berkembang menjadi konflik bersenjata.

Perang Guntung kemudian berlangsung pada 1750-1760. Pasukan Kerajaan Siak melakukan serangan terhadap Belanda di Pulau Guntung.

Perlawanan tersebut membuat Belanda kehilangan sejumlah bahan perdagangan. Catatan mengenai kondisi tersebut antara lain tercantum dalam laporan Gubernur Malaka kepada Gubernur Jenderal Batavia pada 8 Maret 1758.

Dalam laporan itu disebutkan bahwa Sungai Siak merupakan salah satu pusat perdagangan penting yang menghasilkan berbagai komoditas dari pedalaman Sumatera, termasuk emas yang memiliki nilai strategis bagi perdagangan Melaka.

Perlawanan dan strategi Tengku Buwang dalam menghadapi Belanda kemudian menjadikannya salah satu tokoh penting dalam sejarah Kesultanan Siak dan perjuangan masyarakat Melayu di kawasan Selat Malaka.

Kini, jejak perjuangan tersebut kembali diangkat ke tingkat nasional melalui usulan agar Tengku Buwang Asmara ditetapkan sebagai Pahlawan Nasional.

Bagi Pemerintah Kabupaten Siak, ungkap Afni, perjuangan tersebut bukan sekadar mengangkat nama seorang Sultan, tetapi juga bagian dari upaya membawa sejarah Kesultanan Siak dan kontribusi masyarakat Melayu dalam perjalanan bangsa Indonesia ke panggung nasional. (Sya/rls)


 Editor : Eci

[Ikuti Dentingnews.com


Dentingnews.com

BERITA LAINNYA +INDEKS
Daerah

Tiga Tim Kopasgat Kembali Diterjunkan ke Lokasi Karhutla di Pelalawan

Ahad, 30 Agustus 2026 - 22:22:03 WIB

PEKANBARU, DENTINGNEWS---- Pangkalan Udara Roesmin N.

Daerah

Konflik Satwa di Bengkalis: Remaja 18 Tahun Terluka Usai Terkena Tendangan Gajah Liar

Ahad, 30 Agustus 2026 - 14:00:00 WIB

PEKANBARU, DENTINGNEWS----- Seorang remaja berinisia.

Daerah

Pemilik Lahan Terbakar di Bengkalis Jadi Tersangka, Garap Kawasan Hutan Tanpa Izin

Ahad, 30 Agustus 2026 - 16:00:00 WIB

BENGKALIS, DENTINGNEWS----  Polisi menetapkan s.

Daerah

Sekda Mahadar; Kabupaten Siak Dorong Transformasi 'Kota Pusaka' Berbasis UMKM Kreatif

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 17:30:00 WIB

TERNATE, DENTINGNEWS---- Kabupaten Siak menegaskan komitmennya dalam .

Daerah

Kualitas Udara Membaik, Sekolah di Pekanbaru Tidak Lagi Belajar Daring

Ahad, 30 Agustus 2026 - 21:00:00 WIB

PEKANBARU DENTINGNEWS---- Diguyur hujan deras sejak dua malam terakhi.

Daerah

Jalan Santai HUT RI ke-81 di Siak, Wabup Syamsurizal Ingatkan Warga Waspadai Karhutla

Ahad, 30 Agustus 2026 - 19:30:00 WIB

SIAK DENTINGNEWS----- Ratusan warga Kecamatan Siak, Kabupaten Siak, R.

TULIS KOMENTAR +INDEKS


Terkini +INDEKS
Tiga Tim Kopasgat Kembali Diterjunkan ke Lokasi Karhutla di Pelalawan
30 Agustus 2026
Kualitas Udara Membaik, Sekolah di Pekanbaru Tidak Lagi Belajar Daring
30 Agustus 2026
Jalan Santai HUT RI ke-81 di Siak, Wabup Syamsurizal Ingatkan Warga Waspadai Karhutla
30 Agustus 2026
Pemilik Lahan Terbakar di Bengkalis Jadi Tersangka, Garap Kawasan Hutan Tanpa Izin
30 Agustus 2026
Konflik Satwa di Bengkalis: Remaja 18 Tahun Terluka Usai Terkena Tendangan Gajah Liar
30 Agustus 2026
Sekda Mahadar; Kabupaten Siak Dorong Transformasi 'Kota Pusaka' Berbasis UMKM Kreatif
29 Agustus 2026
Bupati Siak Afni Perjuangkan Sultan Siak ke 2 Tengku Buwang Asmara Jadi Pahlawan Nasional
29 Agustus 2026
Ribuan Masker Telah Didistribusikan Pemprov Riau ke Daerah Terdampak Karhutla
28 Agustus 2026
Atasi Karhutla Riau, Pemerintah Tambah Helikopter Water Bombing dan Modifikasi Cuaca
28 Agustus 2026
36 Ton Garam Ditabur di Langit Riau Selama Agustus 2026
28 Agustus 2026
TERPOPULER +INDEKS
  • 1 273 Napi di Rutan Siak Dapat Remisi HUT RI, Lima Langsung Bebas
  • 2 Luruskan Polemik STC,Pemko Tak Pernah Sebut Ada Rekomendasi Mendagri
  • 3 Ghatib Beghanyut, Menolak Bala Menjemput Tuah
  • 4 Investasi Lebihi Target, Pemko Pekanbaru Raih Penghargaan Peringkat I Riau Investment Award 2026
  • 5 Raih Juara II Program 3 Juta Rumah , Pekanbaru Dapat Bonus Bedah 250 Rumah
  • 6 Kejayaan Kerajaan Siak hadir di Bandara SSK II Pekanbaru
  • 7 Kementerian PU Bangun 56 Jaringan Irigasi Air Tanah di Kuansing Tahun Ini

Ikuti Kami

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

DentingNews.com ©2021 | All Right Reserved