• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
    • Pekanbaru
    • Kampar
    • Pelalawan
    • Siak
    • Bengkalis
    • Dumai
    • Rohul
    • Rohil
    • Inhu
    • Inhil
    • Kuansing
    • Meranti
  • Dunia
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Kuliner
  • Sosok
  • More
    • Video
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
PILIHAN +INDEKS
Gempur Karhutla, 6 Helikopter Sudah Stanby di Riau
Dibaca : 27 Kali
Wujudkan Misi Ekologi, Pemkab Siak Gandeng Pemerintah Swiss, UNDP dan Mitra Pembangunan
Dibaca : 38 Kali
Pemkab Siak Gandeng Ngo Perkuat Kapasitas Hukum Penghulu Kampung Hadapi Konflik Agraria Dan Lingkungan Hidup
Dibaca : 33 Kali
SPMB SMA dan SMK Negeri di Provinsi Riau Resmi Ditutup, Tercatat 79.350 Pendaftar
Dibaca : 23 Kali
PT BSP Gelar RUPS Tahunan dan RUPS Luar Biasa, Tetapkan Direktur Baru untuk Perkuat Kinerja
Dibaca : 69 Kali

  • Home
  • Dunia

Gelombang Tiga Covid-19 Landa Pakistan, Masjid Tetap Padat

Redaksi

Jumat, 07 Mei 2021 12:50:22 WIB
Cetak
Gelombang Tiga Covid-19 Landa Pakistan, Masjid Tetap Padat
ilustrasi

PEKANBARU, Dentingnews.com-Masjid-masjid di Pakistan dilaporkan masih dipadati jemaah sementara fasilitas umum lain tutup karena pemerintah memperketat aturan jaga jarak di tengah gelombang tiga pandemi Covid-19.
Seorang dokter anggota satuan tugas Covid-19 dari Asosiasi Medis Islam Pakistan, Saeedullah Shah, mengatakan bahwa situasi ini dapat terjadi karena pemerintah tidak tegas menerapkan aturan.

Menurut Shah, pemerintah takut mendapatkan perlawanan dari kaum Muslim di Pakistan yang konservatif.

"Ada banyak kekhawatiran mengenai perlawanan dari kelompok-kelompok keagamaan. Pemerintah sangat lemah," ujar Shah kepada AFP, Jumat (7/5).

Sejumlah pengamat khawatir kelonggaran aturan pemerintah untuk acara keagamaan di tengah pandemi Covid-19 seperti ini dapat membuat Pakistan seperti India, di mana festival Kumbh Mela masih berjalan meski corona melonjak.

Namun, para Muslim di Pakistan mengaku tak khawatir karena cara mereka berdoa berbeda dengan umat Hindu di India.

"Doa kami berbeda. Mereka [warga di India] bukan Muslim dan kami Muslim. Bertobat kepada Allah merupakan kepercayaan kami. Mereka tak bertobat, itulah alasannya [Covid-19 di India bertambah]," ujar Maulana Muhammad Iqbal Rizvi, seorang penjaga masjid bersejarah di Pakistan, Markazi Jamia.

Perdana Menteri Pakistan, Imran Khan, sendiri mengimbau para umat Muslim untuk berhati-hati, tapi pernyataannya dianggap tak terlalu tegas.

"Di India, orang-orang sekarat di jalan. Allah sangat baik kepada kita ketimbang negara lain. Dua pekan mendatang sangat penting bagi kita. Kita harus menurunkan penularan corona," tutur Khan.

Sejauh ini, Pakistan melaporkan 840 kasus Covid-19 dengan kematian 18.500. Namun, jumlah kasus harian di Pakistan melonjak dalam sebulan belakangan.

Di tengah lonjakan ini, masih banyak kerumunan warga peserta acara-acara keagamaan. Pada awal pekan ini, misalnya, umat Muslim memperingati kematian Imam Ali, salah satu sahabat Nabi Muhammad.

Ribuan orang berkumpul di sejumlah pusat kota. Di tengah perayaan, banyak orang membuka masker karena kesulitan bernapas bebas di tengah kerumunan. Para peserta mengaku rela berkorban demi menjalankan rutinitas tahunan ini.

"Kami siap mengorbankan nyawa kami, juga anak-anak dan keluarga kami. Penyakit itu sudah ada sejak tahun lalu, tapi kami sudah melakukannya sejak 1.400 tahun lalu," kata seorang warga, Haji Shahzad Jaffry.

Para pejabat Kementerian Kesehatan Pakistan sendiri juga mendukung para umat Musim. Menurut mereka, umat tetap menjalankan protokol kesehatan.

"Jika ada satu tempat di mana protokol Covid-19 dijalankan, tentu saja di masjid. Saya bisa membawa kalian ke pasar, kemudian ke masjid, dan kalian bisa melihat bahwa orang-orang di masjid lebih menerapkan protokol," ujar juru bicara Kemenkes Pakistan, Imran Siddiqui.

Para umat Muslim pun mengatakan bahwa mereka yakin doa yang dipanjatkan di masjid dapat menyelamatkan mereka.

"Tuhan baik kepada kami. Jika Dia mengirimkan penyakit, dia pula yang akan menyembuhkan kami," ucap pengunjung Masjid Markazi Jamia, Sohail Arshad. (eci)
 


 Editor : eci

[Ikuti Dentingnews.com


Dentingnews.com

BERITA LAINNYA +INDEKS
Dunia

Lagi, 11 Tentara dan Polisi Israel Tewas Bunuh Diri

Senin, 27 April 2026 - 21:00:22 WIB

PEKANBARU,DENTINGNEWS-.

Dunia

Cerita Lucu Jemaah Haji Bawa Petis, Koper Sempat Dibongkar di Madinah

Senin, 27 April 2026 - 20:53:45 WIB

PEKANBARU,DENTINGNEWS.

Dunia

Iran Sudah Bertahun-tahun Punya Strategi Penutupan Selat Hormuz

Selasa, 21 April 2026 - 19:47:45 WIB

PEKANBARU,DENTINGNEWS.

Dunia

Militer AS Akan Buru Kapal-kapal Tanker Iran di Dekat RI

Sabtu, 18 April 2026 - 18:17:02 WIB

PEKANBARU,DENTINGNEWS.

Dunia

Vlogger Filipina Meninggal Setelah Makan 'Kepiting Setan'

Sabtu, 14 Februari 2026 - 14:00:00 WIB

PEKANBARU,DENTINGNEWS--.

Dunia

Bupati Siak Afni Optimis PT BSP Bisa Kembali Bangkit

Selasa, 10 Februari 2026 - 17:30:00 WIB

SIAK, DENTINGNEWS-----Bupati Siak Dr. Afni Zulkifli optimis  Bad.

TULIS KOMENTAR +INDEKS


Terkini +INDEKS
Gempur Karhutla, 6 Helikopter Sudah Stanby di Riau
20 Juni 2026
Wujudkan Misi Ekologi, Pemkab Siak Gandeng Pemerintah Swiss, UNDP dan Mitra Pembangunan
20 Juni 2026
Pemkab Siak Gandeng Ngo Perkuat Kapasitas Hukum Penghulu Kampung Hadapi Konflik Agraria Dan Lingkungan Hidup
20 Juni 2026
SPMB SMA dan SMK Negeri di Provinsi Riau Resmi Ditutup, Tercatat 79.350 Pendaftar
19 Juni 2026
PT BSP Gelar RUPS Tahunan dan RUPS Luar Biasa, Tetapkan Direktur Baru untuk Perkuat Kinerja
19 Juni 2026
Wako Agung Dampingi Andre Rosiade Tinjau SPPG di Pekanbaru
19 Juni 2026
SPMB SMP dan SD Negeri di Pekanbaru Segera Dimulai
19 Juni 2026
Pelaku Karhutla di Bengkalis Diamankan Polisi
19 Juni 2026
Siak Pertahankan WTP 15 Kali Berturut-turut, Bupati Afni: Jangan Berpuas Diri
18 Juni 2026
Walikota Apresiasi Kinerja 30 LPS Terbaik di Kota Pekanbaru
18 Juni 2026
TERPOPULER +INDEKS
  • 1 Harga Emas Pegadaian Hari Ini 14 Juni 2026: Antam Naik, UBS dan Galeri24 Stabil
  • 2 Pasokan dan Harga Minyakita di Pasaran Stabil
  • 3 Jemaah Haji Siak Kloter BTH 12 Tiba di Arafah, Siap Jalani Puncak Ibadah Haji
  • 4 Plt Gubri SF Hariyanto Lantik 238 Pejabat Eselon III dan IV Pemprov Riau
  • 5 Industri Penjaminan Dinilai Jadi Kunci Penguatan Pembiayaan dan Ketahanan Ekonomi Nasional
  • 6 Simak Harga Emas 24 Karat Hari Ini 19 Mei 2026
  • 7 Harga Emas Antam Hari Ini 14 Mei 2026 Stabil

Ikuti Kami

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

DentingNews.com ©2021 | All Right Reserved