• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
    • Pekanbaru
    • Kampar
    • Pelalawan
    • Siak
    • Bengkalis
    • Dumai
    • Rohul
    • Rohil
    • Inhu
    • Inhil
    • Kuansing
    • Meranti
  • Dunia
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Kuliner
  • Sosok
  • More
    • Video
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
PILIHAN +INDEKS
Bupati Siak Temui Menko Pangan, Bahas Penguatan Ketahanan Pangan dan Kampung Nelayan
Dibaca : 115 Kali
Pemko Pekanbaru Terus Gesa Perbaikan Jalan Rusak
Dibaca : 96 Kali
Gandeng Swasta,Renovasi Halte Bus TMP di Sudirman Pekanbaru Rampung
Dibaca : 91 Kali
Pemko Pekanbaru Telah Lakukan Penertiban Spanduk dan Sejenisnya Sejak Tahun Lalu
Dibaca : 80 Kali
Harga Emas Antam 3 Februari 2026 Anjlok Rp 183.000,
Dibaca : 139 Kali

  • Home
  • Dunia

Gelombang Tiga Covid-19 Landa Pakistan, Masjid Tetap Padat

Redaksi

Jumat, 07 Mei 2021 12:50:22 WIB
Cetak
Gelombang Tiga Covid-19 Landa Pakistan, Masjid Tetap Padat
ilustrasi

PEKANBARU, Dentingnews.com-Masjid-masjid di Pakistan dilaporkan masih dipadati jemaah sementara fasilitas umum lain tutup karena pemerintah memperketat aturan jaga jarak di tengah gelombang tiga pandemi Covid-19.
Seorang dokter anggota satuan tugas Covid-19 dari Asosiasi Medis Islam Pakistan, Saeedullah Shah, mengatakan bahwa situasi ini dapat terjadi karena pemerintah tidak tegas menerapkan aturan.

Menurut Shah, pemerintah takut mendapatkan perlawanan dari kaum Muslim di Pakistan yang konservatif.

"Ada banyak kekhawatiran mengenai perlawanan dari kelompok-kelompok keagamaan. Pemerintah sangat lemah," ujar Shah kepada AFP, Jumat (7/5).

Sejumlah pengamat khawatir kelonggaran aturan pemerintah untuk acara keagamaan di tengah pandemi Covid-19 seperti ini dapat membuat Pakistan seperti India, di mana festival Kumbh Mela masih berjalan meski corona melonjak.

Namun, para Muslim di Pakistan mengaku tak khawatir karena cara mereka berdoa berbeda dengan umat Hindu di India.

"Doa kami berbeda. Mereka [warga di India] bukan Muslim dan kami Muslim. Bertobat kepada Allah merupakan kepercayaan kami. Mereka tak bertobat, itulah alasannya [Covid-19 di India bertambah]," ujar Maulana Muhammad Iqbal Rizvi, seorang penjaga masjid bersejarah di Pakistan, Markazi Jamia.

Perdana Menteri Pakistan, Imran Khan, sendiri mengimbau para umat Muslim untuk berhati-hati, tapi pernyataannya dianggap tak terlalu tegas.

"Di India, orang-orang sekarat di jalan. Allah sangat baik kepada kita ketimbang negara lain. Dua pekan mendatang sangat penting bagi kita. Kita harus menurunkan penularan corona," tutur Khan.

Sejauh ini, Pakistan melaporkan 840 kasus Covid-19 dengan kematian 18.500. Namun, jumlah kasus harian di Pakistan melonjak dalam sebulan belakangan.

Di tengah lonjakan ini, masih banyak kerumunan warga peserta acara-acara keagamaan. Pada awal pekan ini, misalnya, umat Muslim memperingati kematian Imam Ali, salah satu sahabat Nabi Muhammad.

Ribuan orang berkumpul di sejumlah pusat kota. Di tengah perayaan, banyak orang membuka masker karena kesulitan bernapas bebas di tengah kerumunan. Para peserta mengaku rela berkorban demi menjalankan rutinitas tahunan ini.

"Kami siap mengorbankan nyawa kami, juga anak-anak dan keluarga kami. Penyakit itu sudah ada sejak tahun lalu, tapi kami sudah melakukannya sejak 1.400 tahun lalu," kata seorang warga, Haji Shahzad Jaffry.

Para pejabat Kementerian Kesehatan Pakistan sendiri juga mendukung para umat Musim. Menurut mereka, umat tetap menjalankan protokol kesehatan.

"Jika ada satu tempat di mana protokol Covid-19 dijalankan, tentu saja di masjid. Saya bisa membawa kalian ke pasar, kemudian ke masjid, dan kalian bisa melihat bahwa orang-orang di masjid lebih menerapkan protokol," ujar juru bicara Kemenkes Pakistan, Imran Siddiqui.

Para umat Muslim pun mengatakan bahwa mereka yakin doa yang dipanjatkan di masjid dapat menyelamatkan mereka.

"Tuhan baik kepada kami. Jika Dia mengirimkan penyakit, dia pula yang akan menyembuhkan kami," ucap pengunjung Masjid Markazi Jamia, Sohail Arshad. (eci)
 


 Editor : eci

[Ikuti Dentingnews.com


Dentingnews.com

BERITA LAINNYA +INDEKS
Dunia

Trump Sewot Inggris Makin 'Mesra' ke China: Sangat Berbahaya

Jumat, 30 Januari 2026 - 14:05:27 WIB

PEKANBARU,DENTINGNEWS.

Dunia

Badai Salju Dahsyat, 7 Ribu Penumpang Terjebak di Bandara Jepang

Selasa, 27 Januari 2026 - 12:32:53 WIB

PEKANBARU,DENTINGNEWS.

Dunia

4.008 Sekolah di Korsel Tutup Gegara Kekurangan Siswa

Selasa, 30 Desember 2025 - 11:54:59 WIB

PEKANBARU,DENTINGNEWS----Sebanyak .

Dunia

Crazy Rich China Diam-diam Parkir Jet Pribadi di Luar Negeri, Ada Apa?

Ahad, 28 Desember 2025 - 20:28:05 WIB

PEKANBARU,DENTINGNEWS-.

Dunia

3 Bendungan Raksasa China yang Bikin Dunia Waswas

Rabu, 24 Desember 2025 - 10:24:19 WIB

PEKANBARU,DENTINGNEWS---.

Dunia

Malaysia Mau Bangun Jembatan ke Indonesia dari Melaka

Senin, 22 Desember 2025 - 17:13:29 WIB

PEKANBARU,DENTINGNEWS-.

TULIS KOMENTAR +INDEKS


Terkini +INDEKS
Bupati Siak Temui Menko Pangan, Bahas Penguatan Ketahanan Pangan dan Kampung Nelayan
03 Februari 2026
Pemko Pekanbaru Terus Gesa Perbaikan Jalan Rusak
03 Februari 2026
Gandeng Swasta,Renovasi Halte Bus TMP di Sudirman Pekanbaru Rampung
03 Februari 2026
Pemko Pekanbaru Telah Lakukan Penertiban Spanduk dan Sejenisnya Sejak Tahun Lalu
03 Februari 2026
Harga Emas Antam 3 Februari 2026 Anjlok Rp 183.000,
03 Februari 2026
Bupati Siak Surati Menteri Keuangan, Minta Pencairan Rp489,8 Miliar untuk Bayar Utang
03 Februari 2026
Penyeberangan RoRo Bengkalis Segera Terapkan E-Tiketing
03 Februari 2026
Nama Plt Gubri Dicatut,Waspada Penipuan!
03 Februari 2026
Mantan Gubernur Riau Orasi di Depan THM, Minta New Paragon Ditutup
02 Februari 2026
Neraca Perdagangan Riau 2025 Surplus Besar, Ekspor Melonjak dan Impor Menurun
02 Februari 2026
TERPOPULER +INDEKS
  • 1 Bupati Afni Ajak Ribuan Peserta Silatda NU Doakan Korban Tangsi Belanda
  • 2 Tangsi Belanda di Siak Ambruk, 16 Orang Jadi Korban
  • 3 Harga Emas Batangan 24 Karat Hari Ini 30 Januari 2026: Harga Emas Antam Amblas
  • 4 Terbitkan SK Pembelajaran Selama Bulan Puasa, Disdik Pekanbaru Tetapkan Libur Awal Puasa Mulai 16 Februari
  • 5 Dukung Dunia Pendidikan,The Gade Creative Lounge Pegadaian ke-24 Diresmikan di Universitas Riau
  • 6 Perkenalkan Sejarah Pekanbaru, Wako Agung Lepas Peserta Senapelan Heritage Fun Walk
  • 7 Pemprov Riau Gesa Pembangunan Sekolah Rakyat di Kabupaten Kuansing

Ikuti Kami

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

DentingNews.com ©2021 | All Right Reserved