• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
    • Pekanbaru
    • Kampar
    • Pelalawan
    • Siak
    • Bengkalis
    • Dumai
    • Rohul
    • Rohil
    • Inhu
    • Inhil
    • Kuansing
    • Meranti
  • Dunia
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Kuliner
  • Sosok
  • More
    • Video
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
PILIHAN +INDEKS
Jelang pembukaan PORSENIJAR Provinsi Riau, Mahadar mantapkan persiapan
Dibaca : 85 Kali
Disdik Pekanbaru Ancam Jatuhkan Sanksi Untuk Sekolah Yang Tidak Patuhi Kebijakan PJJ
Dibaca : 110 Kali
Lantik Pejabat Administrator dan Pengawas, Sekda SiakTekankan Integritas dan Inovasi Pelayanan
Dibaca : 106 Kali
LAZNAS DT Peduli Riau Bagikan 3.200 Masker Kepada Masyarakat di Sejumlah Titik
Dibaca : 197 Kali
Angin Dari Selatan Sebabkan Kabut Asap di Siak Kembali Pekat di Siak
Dibaca : 88 Kali

  • Home
  • Dunia

Gelombang Tiga Covid-19 Landa Pakistan, Masjid Tetap Padat

Redaksi

Jumat, 07 Mei 2021 12:50:22 WIB
Cetak
Gelombang Tiga Covid-19 Landa Pakistan, Masjid Tetap Padat
ilustrasi

PEKANBARU, Dentingnews.com-Masjid-masjid di Pakistan dilaporkan masih dipadati jemaah sementara fasilitas umum lain tutup karena pemerintah memperketat aturan jaga jarak di tengah gelombang tiga pandemi Covid-19.
Seorang dokter anggota satuan tugas Covid-19 dari Asosiasi Medis Islam Pakistan, Saeedullah Shah, mengatakan bahwa situasi ini dapat terjadi karena pemerintah tidak tegas menerapkan aturan.

Menurut Shah, pemerintah takut mendapatkan perlawanan dari kaum Muslim di Pakistan yang konservatif.

"Ada banyak kekhawatiran mengenai perlawanan dari kelompok-kelompok keagamaan. Pemerintah sangat lemah," ujar Shah kepada AFP, Jumat (7/5).

Sejumlah pengamat khawatir kelonggaran aturan pemerintah untuk acara keagamaan di tengah pandemi Covid-19 seperti ini dapat membuat Pakistan seperti India, di mana festival Kumbh Mela masih berjalan meski corona melonjak.

Namun, para Muslim di Pakistan mengaku tak khawatir karena cara mereka berdoa berbeda dengan umat Hindu di India.

"Doa kami berbeda. Mereka [warga di India] bukan Muslim dan kami Muslim. Bertobat kepada Allah merupakan kepercayaan kami. Mereka tak bertobat, itulah alasannya [Covid-19 di India bertambah]," ujar Maulana Muhammad Iqbal Rizvi, seorang penjaga masjid bersejarah di Pakistan, Markazi Jamia.

Perdana Menteri Pakistan, Imran Khan, sendiri mengimbau para umat Muslim untuk berhati-hati, tapi pernyataannya dianggap tak terlalu tegas.

"Di India, orang-orang sekarat di jalan. Allah sangat baik kepada kita ketimbang negara lain. Dua pekan mendatang sangat penting bagi kita. Kita harus menurunkan penularan corona," tutur Khan.

Sejauh ini, Pakistan melaporkan 840 kasus Covid-19 dengan kematian 18.500. Namun, jumlah kasus harian di Pakistan melonjak dalam sebulan belakangan.

Di tengah lonjakan ini, masih banyak kerumunan warga peserta acara-acara keagamaan. Pada awal pekan ini, misalnya, umat Muslim memperingati kematian Imam Ali, salah satu sahabat Nabi Muhammad.

Ribuan orang berkumpul di sejumlah pusat kota. Di tengah perayaan, banyak orang membuka masker karena kesulitan bernapas bebas di tengah kerumunan. Para peserta mengaku rela berkorban demi menjalankan rutinitas tahunan ini.

"Kami siap mengorbankan nyawa kami, juga anak-anak dan keluarga kami. Penyakit itu sudah ada sejak tahun lalu, tapi kami sudah melakukannya sejak 1.400 tahun lalu," kata seorang warga, Haji Shahzad Jaffry.

Para pejabat Kementerian Kesehatan Pakistan sendiri juga mendukung para umat Musim. Menurut mereka, umat tetap menjalankan protokol kesehatan.

"Jika ada satu tempat di mana protokol Covid-19 dijalankan, tentu saja di masjid. Saya bisa membawa kalian ke pasar, kemudian ke masjid, dan kalian bisa melihat bahwa orang-orang di masjid lebih menerapkan protokol," ujar juru bicara Kemenkes Pakistan, Imran Siddiqui.

Para umat Muslim pun mengatakan bahwa mereka yakin doa yang dipanjatkan di masjid dapat menyelamatkan mereka.

"Tuhan baik kepada kami. Jika Dia mengirimkan penyakit, dia pula yang akan menyembuhkan kami," ucap pengunjung Masjid Markazi Jamia, Sohail Arshad. (eci)
 


 Editor : eci

[Ikuti Dentingnews.com


Dentingnews.com

BERITA LAINNYA +INDEKS
Dunia

Kisah Pria Datangi 9 Piala Dunia dengan Mobil VW Kodok Bergambar Bola

Ahad, 21 Juni 2026 - 20:05:48 WIB

PEKANBARU,DENTINGNEWS--.

Dunia

Lagi, 11 Tentara dan Polisi Israel Tewas Bunuh Diri

Senin, 27 April 2026 - 21:00:22 WIB

PEKANBARU,DENTINGNEWS-.

Dunia

Cerita Lucu Jemaah Haji Bawa Petis, Koper Sempat Dibongkar di Madinah

Senin, 27 April 2026 - 20:53:45 WIB

PEKANBARU,DENTINGNEWS.

Dunia

Iran Sudah Bertahun-tahun Punya Strategi Penutupan Selat Hormuz

Selasa, 21 April 2026 - 19:47:45 WIB

PEKANBARU,DENTINGNEWS.

Dunia

Militer AS Akan Buru Kapal-kapal Tanker Iran di Dekat RI

Sabtu, 18 April 2026 - 18:17:02 WIB

PEKANBARU,DENTINGNEWS.

Dunia

Vlogger Filipina Meninggal Setelah Makan 'Kepiting Setan'

Sabtu, 14 Februari 2026 - 14:00:00 WIB

PEKANBARU,DENTINGNEWS--.

TULIS KOMENTAR +INDEKS


Terkini +INDEKS
Jelang pembukaan PORSENIJAR Provinsi Riau, Mahadar mantapkan persiapan
17 September 2026
Disdik Pekanbaru Ancam Jatuhkan Sanksi Untuk Sekolah Yang Tidak Patuhi Kebijakan PJJ
17 September 2026
Lantik Pejabat Administrator dan Pengawas, Sekda SiakTekankan Integritas dan Inovasi Pelayanan
16 September 2026
LAZNAS DT Peduli Riau Bagikan 3.200 Masker Kepada Masyarakat di Sejumlah Titik
15 September 2026
Angin Dari Selatan Sebabkan Kabut Asap di Siak Kembali Pekat di Siak
15 September 2026
Pekanbaru Jadi Kota dengan Pertumbuhan Ekonomi Tertinggi di Indonesia, Tembus 7,39 Persen
14 September 2026
Plh Bupati Siak Syamsurizal; Kejurnas Drag Bike Region 1 Jadi Solusi Redam Balap Liar
12 September 2026
Wabup Syamsurizal Apresiasi Polres Siak Berhasil Putus Mata Rantai Peredaran Narkoba
11 September 2026
Lanud Roesmin Nurjadin Tampilkan Wajah Baru
10 September 2026
Ombudsman RI Dorong DPM-PTSP Pekanbaru jadi Benchmark Tata Kelola Investasi
10 September 2026
TERPOPULER +INDEKS
  • 1 Plh Bupati Siak Syamsurizal; Kejurnas Drag Bike Region 1 Jadi Solusi Redam Balap Liar
  • 2 Wabup Syamsurizal Apresiasi Polres Siak Berhasil Putus Mata Rantai Peredaran Narkoba
  • 3 Lanud Roesmin Nurjadin Tampilkan Wajah Baru
  • 4 Ombudsman RI Dorong DPM-PTSP Pekanbaru jadi Benchmark Tata Kelola Investasi
  • 5 Dekatkan Pelayanan Kepada Masyarakat, DPMPTSP Pekanbaru Akan Buat MPP Mini dan MPP Keliling
  • 6 Pemko Pekanbaru Terima Empat Penghargaan IMT-GT Green City Award
  • 7 Polres Bengkalis Gagalkan Peredaran Sabu 30 Kg dan 122 Ribu Ekstasi

Ikuti Kami

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

DentingNews.com ©2021 | All Right Reserved