• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
    • Pekanbaru
    • Kampar
    • Pelalawan
    • Siak
    • Bengkalis
    • Dumai
    • Rohul
    • Rohil
    • Inhu
    • Inhil
    • Kuansing
    • Meranti
  • Dunia
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Kuliner
  • Sosok
  • More
    • Video
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
PILIHAN +INDEKS
Pemko Pekanbaru Janji Beri Keringanan Untuk Pedagang Eks Pemegang HGB Ruko STC
Dibaca : 36 Kali
Wamenkes RI Kunjungi Riau, Perkuat Gerakan Bersama Percepatan Eliminasi Tuberkulosis
Dibaca : 39 Kali
Korban Gigitan Monyet Liar di Tembilahan Bertambah Jadi 15 Orang
Dibaca : 37 Kali
Delegasi GCMC IMT-GT ke-9 Mulai Berdatangan ke Kota Pekanbaru
Dibaca : 21 Kali
Pemko Pekanbaru Siapkan Seragam Gratis untuk 20.800 Siswa SD dan SMP
Dibaca : 22 Kali

  • Home
  • Gaya Hidup

Fakta-fakta Petting, Rangsangan Intim Sebelum Mulai Bercinta

Redaksi

Jumat, 21 Mei 2021 12:35:40 WIB
Cetak
Fakta-fakta Petting, Rangsangan Intim Sebelum Mulai Bercinta
ilustrasi


PEKANBARU, Dentingnews.com-Istilah foreplay mungkin bukan hal yang asing lagi buat Anda. Tapi bagaimana dengan petting? Ada yang paham ada yang mungkin belum paham.

Apa sebenarnya petting itu? Petting salah satu kegiatan penting ketika memulai hubungan seks dengan pasangan.

Petting bukan istilah baru, sebaliknya istilah ini sudah dikenal sejak lama.

"Kata petting berasal dari AS yang muncul pada tahun 1940-an. Petting artinya membelai. Istilah ini sama dengan istilah seperti 'necking' dan 'making out'," ungkap Annabelle Knight, pakar seks dan hubungan.

Selain itu, petting juga diartikan sebagai rangsangan.

"Pada dasarnya petting adalah tentang merangsang tubuh seseorang dalam konteks erotis seperti membelai, mencium, mengecup, menyentuh, memijat, mengulum puting payudara, menjilat secara mesra dan beberapa aktivitas merangsang area di bawah pinggang seperti menggesek alat kelamin pada alat kelamin pasangan dan dry humping (aktivitas seksual yang tidak melibatkan kontak langsung antara penis dan vagina-tetap berpakaian) dan akan berhenti sebelum melakukan hubungan seksual (intercourse)," papar Alix Fox, pendidik seks untuk TENGA.

Petting sendiri dibagi menjadi dua tipe, petting dan heavy petting.

Heavy petting sendiri merupakan rangsangan yang fokus pada aktivitas seksual dan pemanasan area bagian bawah pinggang, tetapi berhenti sebelum melakukan hubungan seksual penuh. Termasuk ke dalam kategori ini adalah seks oral, hand job, fingering, dan saling merangsang alat kelamin.

Mengingat 70-80 persen wanita merasa kesulitan mencapai orgasme hanya dari penetrasi saja, maka petting dan foreplay memiliki peran penting untuk membantu meningkatkan kepuasan saat bercinta. Petting maupun heavy petting adalah cara yang menyenangkan untuk Anda dan pasangan menuju menu utama.

"Petting adalah aktivitas yang jauh lebih fleksibel, lentur, dan cair, yang bisa dimulai dengan perlahan, dan mungkin tidak berakhir dengan salah satu atau kedua pihak mengalami orgasme. Sedangkan untuk heavy petting, poin utamanya adalah bukan tujuan akhir dilakukannya aktivitas seksual ini, melainkan prosesnya," Psikolog dan pakar hubungan untuk Wevibe, Becky Spelman.

Knight juga meyakini bahwa petting adalah cara yang bagus untuk pasangan mengembangkan teknik bercinta pasangan. Diungkapkannya, petting merupakan cara untuk melatih kemampuan seksual Anda.

Apakah petting aman?
Petting adalah cara untuk menikmati seks aman tanpa risiko kehamilan yang tidak diinginkan.
Petting adalah pilihan tepat jika Anda sedang tidak bisa atau kurang nyaman menggunakan alat kontrasepsi hormonal atau kondom saat sedang dalam masa subur.

Hanya saja, yang perlu diingat, saat melakukan heavy petting yang melibatkan alat kelamin, penting untuk menggunakan pelindung. Bukan soal hamil, tapi soal kesehatan.

Beberapa infeksi menular seksual seperti sifilis dan herpes dapat ditularkan melalui seks oral (cunnilingus dan blow job). Jadi, untuk amannya, para ahli merekomendasikan rutin tes infeksi menular seksual setiap 12 bulan sekali.

Beberapa infeksi menular seksual seperti sifilis dan herpes dapat ditularkan melalui seks oral (cunnilingus dan blow job). Jadi, untuk amannya, para ahli merekomendasikan rutin tes infeksi menular seksual setiap 12 bulan sekali. (eci)


 Editor : eci

[Ikuti Dentingnews.com


Dentingnews.com

BERITA LAINNYA +INDEKS
Gaya Hidup

Punya Penis Terkecil Sedunia, Pria AS Ini Buka Donasi untuk Operasi

Ahad, 28 Juni 2026 - 08:02:07 WIB

PEKANBARU,DENTINGNEWS-.

Gaya Hidup

Penumpang Kapal Pesiar Nekat Lompat ke Laut Selamatkan Kakek Tenggelam

Sabtu, 06 Juni 2026 - 16:22:48 WIB

PEKANBARU,DENTINGNEWS.

Gaya Hidup

8 Barang Wajib di Tas Jamaah Haji saat Cuaca Ekstrem

Sabtu, 16 Mei 2026 - 16:00:00 WIB

PEKANBARU,DENTINGNEWS.

Gaya Hidup

Ini Bagian Ka'bah yang Memiliki Keutamaan saat Disentuh

Rabu, 13 Mei 2026 - 15:30:00 WIB

PEKANBARU,DENTINGNEWS-.

Gaya Hidup

Simak Cara Cek Visa Haji 2026 Online Sebelum Berangkat ke Tanah Suci

Selasa, 21 April 2026 - 12:00:00 WIB

PEKANBARU,DENTINGNEWS.

Gaya Hidup

Makin Tua Kenapa Makin Susah Tidur?

Sabtu, 18 April 2026 - 18:57:49 WIB

PEKANBARU,DENTINGNEWS-.

TULIS KOMENTAR +INDEKS


Terkini +INDEKS
Pemko Pekanbaru Janji Beri Keringanan Untuk Pedagang Eks Pemegang HGB Ruko STC
04 Agustus 2026
Wamenkes RI Kunjungi Riau, Perkuat Gerakan Bersama Percepatan Eliminasi Tuberkulosis
04 Agustus 2026
Korban Gigitan Monyet Liar di Tembilahan Bertambah Jadi 15 Orang
04 Agustus 2026
Delegasi GCMC IMT-GT ke-9 Mulai Berdatangan ke Kota Pekanbaru
04 Agustus 2026
Pemko Pekanbaru Siapkan Seragam Gratis untuk 20.800 Siswa SD dan SMP
04 Agustus 2026
Pemprov Buka Pendaftaran Beasiswa Riau Cerdas Lanjutan 2026
04 Agustus 2026
Pengukuhan 202 Ketua RT/RW dan 310 Ketua Dasa Wisma Perkuat Kelembagaan Masyarakat Tenayan Raya
04 Agustus 2026
Berjuang 34 Hari Lawan Sakit, Gajah Binaan BBKSDA Riau Jovi Meninggal Dunia
04 Agustus 2026
Nilai Tukar Petani Riau Naik Jadi 194,29 pada Juli 2026, Tertinggi Kedua di Sumatera
04 Agustus 2026
Karhutla di Riau: Sumber Air Menipis, Manggala Agni Harus Pindahkan Pompa Tiap 30 Menit
03 Agustus 2026
TERPOPULER +INDEKS
  • 1 Temui Wapres Gibran, Bupati Siak Perjuangkan Hak DBH bagi Daerah Penghasil SDA
  • 2 Pemprov Riau-Komnas HAM Bahas Sengketa Lahan Rohul dan Kampar
  • 3 Pekanbaru Jadi Ketua Jaringan IMT-GT, Konsep Green City Makin Diperkuat
  • 4 Dampingi UAS, Kapolda dan Pangdam Touring, Bupati Afni Kenalkan Sejarah dan Keindahan Siak
  • 5 Bupati Afni Lantik Pengurus KTNA, Serahkan Bantuan Alsintan Hampir Rp15 Miliar
  • 6 Hasil Seleksi Pemenuhan Kuota SMP Negeri Pekanbaru Diumumkan, Daftar Ulang Dimulai 6 Juli
  • 7 Harga Emas Hari Ini Terpantau Stabil

Ikuti Kami

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

DentingNews.com ©2021 | All Right Reserved