• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
    • Pekanbaru
    • Kampar
    • Pelalawan
    • Siak
    • Bengkalis
    • Dumai
    • Rohul
    • Rohil
    • Inhu
    • Inhil
    • Kuansing
    • Meranti
  • Dunia
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Kuliner
  • Sosok
  • More
    • Video
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
PILIHAN +INDEKS
Bupati Siak Temui Menko Pangan, Bahas Penguatan Ketahanan Pangan dan Kampung Nelayan
Dibaca : 107 Kali
Pemko Pekanbaru Terus Gesa Perbaikan Jalan Rusak
Dibaca : 88 Kali
Gandeng Swasta,Renovasi Halte Bus TMP di Sudirman Pekanbaru Rampung
Dibaca : 82 Kali
Pemko Pekanbaru Telah Lakukan Penertiban Spanduk dan Sejenisnya Sejak Tahun Lalu
Dibaca : 72 Kali
Harga Emas Antam 3 Februari 2026 Anjlok Rp 183.000,
Dibaca : 130 Kali

  • Home
  • Gaya Hidup

Studi Ungkap Covid-19 Bisa Rusak Plasenta Bayi dalam Kandungan

Redaksi

Selasa, 15 Februari 2022 17:00:19 WIB
Cetak
Studi Ungkap Covid-19 Bisa Rusak Plasenta Bayi dalam Kandungan
Ilustrasi

PEKANBARU,DENTINGNEWS.COM -- Covid-19 dapat mempengaruhi janin yang sedang tumbuh dalam kandungan ibu hamil. Sebuah studi terbaru mengungkap bahwa Covid-19 bisa merusak plasenta bayi dalam kandungan ibu hamil, terutama yang belum vaksinasi.

Menurut penelitian dalam jurnal Archives of Pathology & Laboratory Medicine, Covid-19 dapat menyerang dan menghancurkan plasenta, organ vaskular yang berfungsi sebagai jalur kehidupan janin, yang menyebabkan sesak napas dan lahir mati.

"Kami belum pernah melihat tingkat kehancuran akibat penyakit menular ini sebelumnya. Itu membuat plasenta tidak layak untuk menjalankan tugasnya," kata David Schwartz, ahli patologi perinatal di Atlanta, yang memimpin penelitian, seperti dikutip NBC News.

Baca Juga :
  • 4 Posisi Seks Untuk Wanita yang Insecure dengan Tubuhnya

"Janin dan bayi baru lahir ini meninggal karena sesak napas karena kekurangan oksigen."

Lebih lanjut, Schwartz mengatakan bahwa tidak seperti patogen penyakit lain yang membunuh janin dengan cara menginfeksi secara langsung, virus Corona menyebabkan plasenta hancur dan membuat janin kekurangan oksigen.

Dalam studi tersebut, Schwartz dan timnya meneliti 68 kematian perinatal di 12 negara. Semua 68 bayi lahir mati atau meninggal dalam waktu tujuh hari setelah dilahirkan.

Semuanya memiliki ibu yang tidak divaksinasi dan telah terinfeksi virus corona saat hamil. Studi mereka termasuk pemeriksaan semua 68 plasenta serta 30 otopsi.

Menurut Schwartz, penelitian awal menunjukkan plasentasi SARS-CoV-2 terjadi selama beberapa hari hingga dua minggu.

Oleh karenanya, dia menyarankan dokter kandungan untuk melakukan USG trimester ketiga pada wanita yang telah terinfeksi Covid selama kehamilan untuk menyaring tanda-tanda peringatan yang dapat membahayakan bayi.

Pentingnya vaksinasi Covid-19
Setelah mengetahui Covid-19 rusak plasenta ibu hamil, dokter mengatakan satu-satunya cara terbaik bagi wanita hamil untuk melindungi diri mereka sendiri dan bayi mereka adalah dengan mendapatkan vaksin Covid.

"Meskipun ada banyak hal yang tidak kami ketahui cara mencegahnya dalam kehamilan, termasuk kelahiran mati yang tidak terkait dengan Covid-19, kami dapat mencegah kelahiran mati terkait Covid-19 dengan vaksin," kata Kjersti Aagaard, seorang profesor kedokteran ibu-janin di Baylor College of Medicine and Texas Children's Hospital, yang tidak terlibat dalam penelitian.

CDC, American College of Obstetricians & Gynecologists, dan Society for Maternal-Fetal Medicine merekomendasikan agar wanita hamil divaksinasi terhadap Covid.

Bukti yang menunjukkan keamanan vaksin untuk ibu hamil dan bayinya terus bertambah. Sebuah studi Israel, yang diterbitkan Kamis di JAMA Pediatrics, melibatkan lebih dari 24.000 bayi, dan tidak menemukan perbedaan risiko kelahiran prematur atau berat badan lahir rendah di antara ibu yang divaksinasi atau tidak divaksinasi.

"Dua penelitian ini secara berdampingan memperkuat gagasan bahwa satu-satunya keputusan terbaik yang dapat diambil oleh setiap orang hamil dan keluarganya saat ini adalah mendapatkan vaksin Covid," kata Aagaard.

"Itu adalah hal terbaik yang dapat mereka lakukan untuk meningkatkan kemungkinan mereka akan melahirkan dengan sehat tanpa komplikasi." (Eci)


 Editor : Eci

[Ikuti Dentingnews.com


Dentingnews.com

BERITA LAINNYA +INDEKS
Gaya Hidup

Ikan Patin vs Ikan Lele: Mana yang Lebih Aman?

Sabtu, 31 Januari 2026 - 15:12:02 WIB

PEKANBARU,DENTINGNEWS.

Gaya Hidup

7 Kebiasaan Ini Jadi Penyebab Payudara Kendur, Patut Diperbaiki

Jumat, 30 Januari 2026 - 14:11:35 WIB

PEKANBARU,DENTINGNEWS--.

Gaya Hidup

7 Hal Ini Bisa Terjadi Jika Berhubungan Seks saat Haid

Rabu, 28 Januari 2026 - 15:07:08 WIB

PEKANBARU,DENTINGNEWS.

Gaya Hidup

7 Penyebab Kaki Sering Kesemutan yang Perlu Diwaspadai

Rabu, 21 Januari 2026 - 18:30:19 WIB

PEKANBARU,DENTINGNEWS--.

Gaya Hidup

Tak Semua Aman, 5 Kelompok Orang Ini Dianjurkan Tak Minum Air Kelapa

Sabtu, 03 Januari 2026 - 11:13:13 WIB

PEKANBARU,DENTINGNEWS-.

Gaya Hidup

Awas, Pakai Baju Ini di Bandara Bisa Bikin Pemeriksaan Makin Rumit

Ahad, 28 Desember 2025 - 20:34:22 WIB

PEKANBARU,DENTINGNEWS-.

TULIS KOMENTAR +INDEKS


Terkini +INDEKS
Bupati Siak Temui Menko Pangan, Bahas Penguatan Ketahanan Pangan dan Kampung Nelayan
03 Februari 2026
Pemko Pekanbaru Terus Gesa Perbaikan Jalan Rusak
03 Februari 2026
Gandeng Swasta,Renovasi Halte Bus TMP di Sudirman Pekanbaru Rampung
03 Februari 2026
Pemko Pekanbaru Telah Lakukan Penertiban Spanduk dan Sejenisnya Sejak Tahun Lalu
03 Februari 2026
Harga Emas Antam 3 Februari 2026 Anjlok Rp 183.000,
03 Februari 2026
Bupati Siak Surati Menteri Keuangan, Minta Pencairan Rp489,8 Miliar untuk Bayar Utang
03 Februari 2026
Penyeberangan RoRo Bengkalis Segera Terapkan E-Tiketing
03 Februari 2026
Nama Plt Gubri Dicatut,Waspada Penipuan!
03 Februari 2026
Mantan Gubernur Riau Orasi di Depan THM, Minta New Paragon Ditutup
02 Februari 2026
Neraca Perdagangan Riau 2025 Surplus Besar, Ekspor Melonjak dan Impor Menurun
02 Februari 2026
TERPOPULER +INDEKS
  • 1 Bupati Afni Ajak Ribuan Peserta Silatda NU Doakan Korban Tangsi Belanda
  • 2 Tangsi Belanda di Siak Ambruk, 16 Orang Jadi Korban
  • 3 Terbitkan SK Pembelajaran Selama Bulan Puasa, Disdik Pekanbaru Tetapkan Libur Awal Puasa Mulai 16 Februari
  • 4 Dukung Dunia Pendidikan,The Gade Creative Lounge Pegadaian ke-24 Diresmikan di Universitas Riau
  • 5 Perkenalkan Sejarah Pekanbaru, Wako Agung Lepas Peserta Senapelan Heritage Fun Walk
  • 6 Pemprov Riau Gesa Pembangunan Sekolah Rakyat di Kabupaten Kuansing
  • 7 Bupati Afni Tegaskan Pelayanan Honorer Non Database Harus Bebas Pungli

Ikuti Kami

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

DentingNews.com ©2021 | All Right Reserved