• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
    • Pekanbaru
    • Kampar
    • Pelalawan
    • Siak
    • Bengkalis
    • Dumai
    • Rohul
    • Rohil
    • Inhu
    • Inhil
    • Kuansing
    • Meranti
  • Dunia
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Kuliner
  • Sosok
  • More
    • Video
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
PILIHAN +INDEKS
Jamkrindo Catat Volume Penjaminan Rp27,68 Triliun hingga Februari 2026
Dibaca : 445 Kali
Pemkab Siak Bayar THR ASN 100 Persen dan TPP Murni dari APBD Tanpa Utang
Dibaca : 92 Kali
Pemprov Riau Terapkan Mekanisme WFA Bergantian, Pastikan Layanan Publik Tetap Prima
Dibaca : 62 Kali
Pemko Pekanbaru Realisasikan Perbaikan Jalan Teluk Leok
Dibaca : 53 Kali
3 Aduan THR di Riau Berhasil Cair, 17 Lainnya Masih Dikawal
Dibaca : 58 Kali

  • Home
  • Sosok

H Dedi Damhudi Ap, M.Si

Nikmati Pasang Surut Perjalanan Karir Dan Bisnis

Redaksi

Kamis, 01 Desember 2022 17:54:52 WIB
Cetak
Nikmati Pasang Surut Perjalanan Karir Dan Bisnis
Kepala Bidang PIKP atau Pengelolaan Informasi dan Komunikasi Publik Diskominfo Kota Pekanbaru, Dedi Damhudi.

 

PEKANBARU,DENTINGNEWS--- H Dedi Damhudi Ap, M.Si kini menjabat sebagai Kepala Bidang PIKP atau  Pengelolaan Informasi dan Komunikasi Publik Diskominfo Kota Pekanbaru. 

Banyak jabatan yang sudah ditempati oleh Dedi selama meniti karir sebagai ASN. Pasang surut perjalanan karir pun sudah dilalui oleh Dedi. 

"Selaku ASN kita siap ditempatkan dimana saja dan jabatan itu adalah amanah. Kalau dipercaya, Alhamdulillah, kalau belum ya mungkin belum rezeki. Yang pasti tugas yang diberikan pimpinan dilakukan dengan maksimal, " ungkap Dedi. 

Dalam perjalanan karirnya, Dedi juga sudah pernah merasakan bagaimana ketika berada diatas atau  dihormatu orang. Begitupun rasa ketika ia dinonjobkan dari jabatan. 

"Sudah dua kali saya merasakan dinonjobkan, tapi kembali lagi jabatan adalah amanah. Manusiawi kalau merasa sedih dan kecewa namun kita tidak bisa berbuat apa selain menerima keputusan pimpinan, " tutur ayah 4 anak ini. 

Dedi menyebutkan sangsi non job yang diterima bukan karena ada kesalahan fatal yang dilakukan selaku ASN tapi lebih kepada dampak loyalitas yang selalu ditunjukkannya kepada pimpinan. Praktis begitu terjadi pergantian pimpinan, ia menjadi target untuk dipindahkan. 

"Sudah hukum alam begitu, tapi saya tidak menyesal untuk loyal kepada pimpinan. Karena memang kita harus loyal sebagai bawahan, " imbuh anak ke dua dari tiga bersaudara ini. 

Dedi menuturkan, sebelum menempati jabatan struktural dilingkungan Pemerintah Kota Pekanbaru, Dedi sempat mengabdi di beberapa Pemerintah Kabupaten lain. 

"Pertama kali diangkat sebagai ASN lepas pendidikan STPDN, saya berdinas di Kabupaten Simeulue Provinsi Nangroe Aceh Darussalam. Cukup lama saya menjalani masa dinas disana sebelumnya akhirnya memutuskan pulang ke Riau karena  Gerakan Aceh  Merdeka masa itu sedang bergejolak, "tutur Dedi lagi. 

Selanjutnya Dedi mengabdi di Kabupaten Rokan Hulu, menduduki jabatan sebagai Kabag Pemerintahan Sekretariat Kabupaten Rokan Hulu. Karena karirnya mentok di jabatan yang sama selama kurang lebih 5 tahun, Dedi memutuskan pindah ke Pemerintah Kota Pekanbaru. 

Di lingkungan Pemko Pekanbaru, Dedi kembali memulai karier dari bawah sebagai staff sebelum akhirnya mendapatkan jabatan. Dedi kala itu sempat menempati posisi Sekretaris Dinas Pasar Kota Pekanbaru dan pernah juga dipercaya sebagai Sekretaris Camat Sukajadi. 

Sama halnya dengan tamatan STPDN lainnya yang memiliki mimpi besar untuk menjadi camat, saat itu Dedi juga menginginkan hal serupa. Karena tak kunjung mendapatkan kepercayaan menjadi Camat di Kota Pekanbaru, Dedi memilih menerima tawaran untuk menjadi Camat di Kecamatan Kampar Kiri Tengah Kabupaten Kampar. 

"Saat itu  ada ungkapan senior yang menyebutkan belum sah tamatan STPDN kalau belum menjadi camat walaupun bisa menempati posisi yang lebih tinggi dari camat. Karena itu saya menjadi termotivasi untuk menjadi camat dan akhirnya tercapai," ungkap Dedi yang menjabat camat Kampar Kiri Tengah selama 5 tahun. 

 

Menduduki posisi sebagai pemimpin wilayah kecamatan bagi Dedi ini merupakan waktu bagi dirinya mengimplementasikan ilmu yang diperoleh selama menempuh pendidikan pamong. 
Dedi mengaku tidak memiliki banyak kesulitan berhadapan langsung dengan masyarakat karena sudah ada bekal dari STPDN. 

"Saking dekatnya hubungan emosional dengan masyarakat Kampar Kiri Tengah, saya mengajukan diri untuk pindah saja tidak diizinkan warga, tokoh masyarakat datang langsung ke Bupati meminta untuk tidak memindahkan saya, " ujar Dedi yang sampai saat ini masih menjalin komunikasi yang baik dengan masyarakat Kampar Kiri Tengah. 

Dedi menyatakan dari semua karir yang pernah ditempati, menjadi Camat adalah jabatan yang sangat berkesan. Karena ada kepuasan tersendiri ketika berhadapan dengan masyarakat apalagi saat bisa membantu menyelesaikan permasalahan yang ada ditengah masyarakat. 

Dilain sisi, selain menjalani profesi sebagai ASN, Dedi yang memiliki jiwa bisnis turunan dari sang ayah Alm H Ramli juga turut membuka usaha. 

Berbeda dengan sang ayah yang merupakan toke getah dan beras di daerah Kampar, Dedi memilih usah penyewaan kendaraan. 

Bermula dari juragan becak motor di Kabupaten Simeulue, Dedi yang seorang ASN juga tidak segan untuk menjadi penyewa mobil pick up guna membawa hasil panen petani ke kota. 

"Waktu pertama tugas di Simeulue, saya diberi uang oleh orang tua Rp 16 juta untuk membeli mobil. Karena selama di STPDN orang tua tidak pernah mengeluarkan biaya  pendidikan saya, jadi dijanjikan kalau sudah tamat akan dibelikan mobil. Tapi uang tersebut tidak saya belikan mobil, melainkan saya belikan becak motor 3 unit dan disewakan dengan setoran per becak 10 ribu per hari. Kemudian sisanya beli mobil pickup, " kenang Dedi. 

Usaha Dedi di Kabupaten Simeulue kian berkembang dan merambah ke jual beli cengkeh  yang merupakan hasil pertanian warga Simeulue. Dedi sempat mendapat keuntungan besar dari usaha cengkeh tersebut. 

Kemudian ketika pindah ke Pekanbaru lanjut dengan menjadi juragan mobil angkutan umum jurusan Pekanbaru-Bangkinang. Selanjutnya meningkat ke sewa mobil Colt Diessel bekerjasama dengan salah satu perusahaan besar di Pekanbaru.

Puncak kejayaan usaha Dedi adalah saat ia mendapat kerjasama penyewaan mobil tronton. 

"Saya sempat memiliki 12 unit tronton, namun berangsur-angsur berkurang terdampak covid-19, " pungkas Dedi yang kini hanya punya 4 unit tronton. 

Sukses menjalani bisnis sekaligus  menjadi ASN bagi Dedi adalah  pencapaian terbaik dalam hidupnya. Meskipun menurutnya menjadi pebisnis jauh lebih menyenangkan karena tidak ada beban. 

Kini seiring bertambahnya usia, Dedi tidak lagi memiliki ambisi yang lebih untuk jabatan atau juga usahanya. Karena ia percaya semua sudah digariskan oleh yang kuasa. (Eci)


 Editor : Eci

[Ikuti Dentingnews.com


Dentingnews.com

BERITA LAINNYA +INDEKS
Sosok

Sukses Raih Gelar Doktor Dengan Predikat Cumlaude di Tengah Kesibukan Kerja

Sabtu, 27 April 2024 - 13:47:24 WIB

PEKANBARU,DENTINGNEWS.

Sosok

Tingkatkan Kualitas Diri, Berjuang Raih Gelar Doktor

Sabtu, 25 Mei 2024 - 13:39:24 WIB

PEKANBARU,DENTINGNEWS----Kini bertambah lagi satu pejabat dilingkunga.

Sosok

Banyak Peroleh Ilmu Saat Menjadi Ajudan Walikota

Jumat, 15 Desember 2023 - 22:32:49 WIB

PEKANBARU,DENTINGNEWS---Berkesempatan me.

Sosok

Titik Keseimbangan Kebijakan Lingkungan Hidup Indonesia

Rabu, 14 Februari 2024 - 08:54:17 WIB

PEKANBARU, DENTINGNEWS---- Permasalahan dan tantangan lingkungan hidu.

Sosok

Syukuri Apa Yang Ada, Kerjakan Apa Yang Bisa

Ahad, 01 Oktober 2023 - 21:07:36 WIB

PEKANBARU,DENTINGNEWS---Dinas Husna, SH. MSi merupakan salah satu pejabat struktural yang ada dil.

Sosok

Pejabat Sekaligus Entrepreneur , Sukses Kelola Usaha Penggemukan Sapi

Senin, 14 Agustus 2023 - 14:34:10 WIB

PEKANBARU,DENTINGNEWS---Kendati sudah memangku jabatan sebagai Kepala.

TULIS KOMENTAR +INDEKS


Terkini +INDEKS
Jamkrindo Catat Volume Penjaminan Rp27,68 Triliun hingga Februari 2026
16 Maret 2026
Pemkab Siak Bayar THR ASN 100 Persen dan TPP Murni dari APBD Tanpa Utang
16 Maret 2026
Pemprov Riau Terapkan Mekanisme WFA Bergantian, Pastikan Layanan Publik Tetap Prima
16 Maret 2026
Pemko Pekanbaru Realisasikan Perbaikan Jalan Teluk Leok
16 Maret 2026
3 Aduan THR di Riau Berhasil Cair, 17 Lainnya Masih Dikawal
16 Maret 2026
BPJN Riau Siagakan 14 Posko Mudik dan Alat Berat di Jalur Lintas
16 Maret 2026
Wawako Apresiasi Festival Lampu Colok di Kecamatan Bukit Raya
16 Maret 2026
BPBD Pekanbaru Telah Tangani 49 Kejadian Kebakaran Lahan
15 Maret 2026
Selama Mudik, Tarif Tol Permai-XII Koto Kampar DIskon 30 Persen
14 Maret 2026
Bupati Afni Dampingi Puluhan Anak Yatim Belanja Kebutuhan Lebaran di Kandis
14 Maret 2026
TERPOPULER +INDEKS
  • 1 Jamkrindo Catat Volume Penjaminan Rp27,68 Triliun hingga Februari 2026
  • 2 Berlangsung Lama,Pemadaman Karhutla di Rimbo Panjang Terkendal Air
  • 3 ASN Riau Diingatkan Tidak Bawa Mobil Dinas Saat Mudik Lebaran
  • 4 PT Bumi Siak Pusako Gelar RUPS Bagikan Dividen Interim dari Kinerja Tahun Buku 2025
  • 5 Pemkab Siak Bayar Penuh THR ASN Tapi TPP Disesuaikan Kemampuan APBD
  • 6 Jelang Lebaran, Disnaker Pekanbaru Terima 13 Pengaduan Terkait THR
  • 7 ASN Pekanbaru Dilarang Mudik Pakai Mobil Dinas

Ikuti Kami

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

DentingNews.com ©2021 | All Right Reserved