• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
    • Pekanbaru
    • Kampar
    • Pelalawan
    • Siak
    • Bengkalis
    • Dumai
    • Rohul
    • Rohil
    • Inhu
    • Inhil
    • Kuansing
    • Meranti
  • Dunia
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Kuliner
  • Sosok
  • More
    • Video
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
PILIHAN +INDEKS
Gempur Karhutla, 6 Helikopter Sudah Stanby di Riau
Dibaca : 36 Kali
Wujudkan Misi Ekologi, Pemkab Siak Gandeng Pemerintah Swiss, UNDP dan Mitra Pembangunan
Dibaca : 51 Kali
Pemkab Siak Gandeng Ngo Perkuat Kapasitas Hukum Penghulu Kampung Hadapi Konflik Agraria Dan Lingkungan Hidup
Dibaca : 46 Kali
SPMB SMA dan SMK Negeri di Provinsi Riau Resmi Ditutup, Tercatat 79.350 Pendaftar
Dibaca : 31 Kali
PT BSP Gelar RUPS Tahunan dan RUPS Luar Biasa, Tetapkan Direktur Baru untuk Perkuat Kinerja
Dibaca : 72 Kali

  • Home
  • Ekonomi

Renyahnya Usaha Keripik Tempe, Sukses Datangkan Cuan

Redaksi

Ahad, 01 Oktober 2023 20:55:57 WIB
Cetak
Renyahnya Usaha Keripik Tempe, Sukses Datangkan Cuan
Keripik Tempe Jessy

PEKANBARU,DENTINGNEWS---Disaat santai atau disela-sela waktu menjelang makan berat, cemilan berupa kerupuk juga kerap menjadi pilihan bagi banyak orang. Hal inilah yang menjadi salah satu pertimbangan Jessy Gultom untuk memulai usaha Keripik Tempe Jessy. Jessy menuturkan semula ia hanya membuat keripik tempe untuk makanan selingan keluarganya namun ternyata banyak yang suka.

"Kemudian saya juga coba tawarkan kepada kawan-kawan untuk mencoba rasa keripik tempenya, dan rata-rata mereka suka.Dari situ saya mulai berpikir untuk membuka usaha keripik tempe rumahan walaupun dengan jumlah produksi yang masih kecil. Syukurnya sampai sekarang masih berlanjut dan produksi bertambah terus bersamaan dengan banyaknya permintaan,"lanjut Jessy.

Jessy mengungkapkan, meski hanya berupa keripik tempe, tapi ia tidak mau asal-asalan menggunakan bahan adonan tempe yang digunakan.

"Saya menggunakan tempe yang dibuat sendiri dan kedelainya juga yang kualitas bagus. Karena berhasil tidaknya menjadi tempe, proses pembuatan dan juga bahan yang digunakan juga menjadi penentu. Kalau kedelai yang digunakan, ada rasa langu ketika sudah digoreng,"terang Jessy.

Guna menjaga kualitas keripik tempenya, Jessy juga tidak memakai minyak goreng untuk memasak keripiknya melainkan dioven.Sehingga warna tempenya cantik dan matang merata dan juga dalam kondisi kering.

"Saya mengutamakan kualitas karena ini merupakan upaya untuk menarik pelanggan, kalau rasa keripik tempenya kurang enak dan banyak minyak, tentu orang hanya akan membeli satu kali saja. Tapi kalau kering, renyah dan tidak masuk angin, ini tentu akan menarik orang untuk kembali membeli,"imbuh Jessy.

Jessy mengaku diawal memasarkan produk keripik tempenya ini, ia tidak hanya mengandalkan media sosial saja namun juga langsung memasarkan ke sejumlah kedai,warung atau juga kantin yang diperkirakan bisa menjadi pangsa pasar keripik tempe Jessy. Sejauh ini Jessy menilai pangsa pasar usaha keripik tempe cukup menjanjikan. Karena rata-rata semua usisa menyukainya  dan kalau sudah dimakan satu malah ingin lagi .

"Awal-awal saya coba titip dikantin sekolah, kemudian kantin kantor dan sekarang sudah masuk ke beberapa swalayan di Pekanbaru."sebut Jessy.Kini keripik tempe Jessy juga bisa didapatkan di Koperasi RS Eka Hospital Jalan soekarno Hatta,kantin SMA Santa Maria Jalan Ronggowarsito dan kantin sekolah Kalam Kudus, Jalan Satria serta di Metro Swalayan ,Jalan Harapan Raya.

Kendati saat ini produk keripik tempe juga banyak dijual disejumlah tempat di Pekanbaru, namun Jessy menyebut untuk proses produksi kerupuk tempenya sangat higienis. Selain juga tidak menggunakan penyedap dan aman untuk dikonsumsi oleh anak-anak atau juga ibu hamil. Disamping itu rasa keripik tempenya memang asli dominan rasa tempe dan bukan tepung. Terlebih lagi untuk pembeli yang masih berada di dalam Kota Pekanbaru tidak dibebankan ongkos kirim alias gratis.

"Saya juga sangat terbuka jika ada keluhan dari pembeli, karena ini menjadi modal penting untuk usaha kita bisa lebih  baik,"tekan Jessy.

Dan guna memudahkan pembeli, keripik tempe Jessy dibagi dalam 3 kemasan dengan ukuran yang berbeda.  Mulai dari 100 gram dengan harga Rp 10 ribu, 1/4 kilogram dengan harga Rp 20 ribu dan isi 1/2 kilo Rp 40 ribu.

Keripik tempe Jessy bisa diorder langsung ke gerainya yang ada di Jalan Kemuning Indah No 6 Pekanbaru atau via WA 0813 7821 2603atau IG jessygultom.(eci)
 


 Editor : eci

[Ikuti Dentingnews.com


Dentingnews.com

BERITA LAINNYA +INDEKS
Ekonomi

Harga Emas Antam Hari Ini Melonjak Rp 18 Ribu

Senin, 15 Juni 2026 - 12:00:00 WIB

PEKANBARU,DENTINGNEWS-----Harga emas yang dijual ole.

Ekonomi

Harga Emas Pegadaian Hari Ini 14 Juni 2026: Antam Naik, UBS dan Galeri24 Stabil

Ahad, 14 Juni 2026 - 13:00:00 WIB

PEKANABARU,DENTINGNEWS---Harga emas yang dijual PT P.

Ekonomi

Tim Saber Pantau Ketersediaan Pangan di Pasar Tradisional Pekanbaru

Rabu, 10 Juni 2026 - 17:00:00 WIB

PEKANBARU DENTINGNEWS----   Pemerintah Kot.

Ekonomi

Bandara SSK II Buka Rute Pekanbaru-Melaka, Terbang Tiga Kali Seminggu

Rabu, 10 Juni 2026 - 22:38:44 WIB

PEKANBARU, DENTINGNEWS ----- Guna memperkuat konekti.

Ekonomi

Borong Penghargaan HR Asia 2026, PT Pegadaian Dinobatkan Sebagai Best Company to Work For in Asia

Rabu, 10 Juni 2026 - 21:47:11 WIB

JAKARTA, DENTINGNEWS---- PT Pegadaian kembali mengukuhkan posisinya s.

Ekonomi

Langkah Awal Ekspansi Global, Pegadaian Timor Leste Catatkan Kinerja Gemilang

Jumat, 05 Juni 2026 - 12:03:17 WIB

JAKARTA , DENTINGNEWS---- PT Pegadaian mencetak sejarah baru dalam pe.

TULIS KOMENTAR +INDEKS


Terkini +INDEKS
Gempur Karhutla, 6 Helikopter Sudah Stanby di Riau
20 Juni 2026
Wujudkan Misi Ekologi, Pemkab Siak Gandeng Pemerintah Swiss, UNDP dan Mitra Pembangunan
20 Juni 2026
Pemkab Siak Gandeng Ngo Perkuat Kapasitas Hukum Penghulu Kampung Hadapi Konflik Agraria Dan Lingkungan Hidup
20 Juni 2026
SPMB SMA dan SMK Negeri di Provinsi Riau Resmi Ditutup, Tercatat 79.350 Pendaftar
19 Juni 2026
PT BSP Gelar RUPS Tahunan dan RUPS Luar Biasa, Tetapkan Direktur Baru untuk Perkuat Kinerja
19 Juni 2026
Wako Agung Dampingi Andre Rosiade Tinjau SPPG di Pekanbaru
19 Juni 2026
SPMB SMP dan SD Negeri di Pekanbaru Segera Dimulai
19 Juni 2026
Pelaku Karhutla di Bengkalis Diamankan Polisi
19 Juni 2026
Siak Pertahankan WTP 15 Kali Berturut-turut, Bupati Afni: Jangan Berpuas Diri
18 Juni 2026
Walikota Apresiasi Kinerja 30 LPS Terbaik di Kota Pekanbaru
18 Juni 2026
TERPOPULER +INDEKS
  • 1 Harga Emas Pegadaian Hari Ini 14 Juni 2026: Antam Naik, UBS dan Galeri24 Stabil
  • 2 Pasokan dan Harga Minyakita di Pasaran Stabil
  • 3 Jemaah Haji Siak Kloter BTH 12 Tiba di Arafah, Siap Jalani Puncak Ibadah Haji
  • 4 Plt Gubri SF Hariyanto Lantik 238 Pejabat Eselon III dan IV Pemprov Riau
  • 5 Industri Penjaminan Dinilai Jadi Kunci Penguatan Pembiayaan dan Ketahanan Ekonomi Nasional
  • 6 Simak Harga Emas 24 Karat Hari Ini 19 Mei 2026
  • 7 Harga Emas Antam Hari Ini 14 Mei 2026 Stabil

Ikuti Kami

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

DentingNews.com ©2021 | All Right Reserved