• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
    • Pekanbaru
    • Kampar
    • Pelalawan
    • Siak
    • Bengkalis
    • Dumai
    • Rohul
    • Rohil
    • Inhu
    • Inhil
    • Kuansing
    • Meranti
  • Dunia
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Kuliner
  • Sosok
  • More
    • Video
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
PILIHAN +INDEKS
Pemko Pekanbaru Janji Beri Keringanan Untuk Pedagang Eks Pemegang HGB Ruko STC
Dibaca : 35 Kali
Wamenkes RI Kunjungi Riau, Perkuat Gerakan Bersama Percepatan Eliminasi Tuberkulosis
Dibaca : 38 Kali
Korban Gigitan Monyet Liar di Tembilahan Bertambah Jadi 15 Orang
Dibaca : 36 Kali
Delegasi GCMC IMT-GT ke-9 Mulai Berdatangan ke Kota Pekanbaru
Dibaca : 21 Kali
Pemko Pekanbaru Siapkan Seragam Gratis untuk 20.800 Siswa SD dan SMP
Dibaca : 22 Kali

  • Home
  • Dunia

Vlogger Filipina Meninggal Setelah Makan 'Kepiting Setan'

Redaksi

Sabtu, 14 Februari 2026 14:00:00 WIB
Cetak
Vlogger Filipina Meninggal Setelah Makan 'Kepiting Setan'
Ilustrasi. Seorang vlogger Filipina meninggal usai menyantap 'Devil Crab'. 'Devil Crab' dikenal sebagai kepiting paling beracun di Filipina. (istockphoto/Raphael Forns)

PEKANBARU,DENTINGNEWS----Vlogger Filipina Emma Amit (51) meninggal setelah merekam dirinya menyantap 'Devil Crab'. Berjuluk 'Kepiting Setan', kepiting ini memang kepiting paling beracun di Filipina.

Amit merekam dirinya sendiri saat mencari makanan di sepanjang hutam bakau dekat rumahnya di tepi laut di Puerto Princesa, Pulau Palawan. Dalam video yang diunggah pada Rabu (4/2), ia memunguti siput dan mengeluarkan kepiting berwarna cerah dari celah karang.

Seekor kepiting dimasukkan ke dalam panci berisi santan yang sudah mendidih. Amit terlihat puas dengan masakannya. Ia tersenyum usai mencicipinya, lalu dilanjutkan dengan bersantap.

Akan tetapi, tak lama setelah menyantap kepiting itu, Amit pingsan dan dilarikan ke rumah sakit. Namun dua hari kemudian ia dinyatakan meninggal. Pun seorang teman yang turut menyantap kepiting itu meninggal.

Kepiting spesies Zosimus aeneus dikenal di Filipina sebagai 'Kepiting Setan' alias 'Devil Crab'. Spesies ini menghuni terumbu karang dengan daging yang mengandung campuran neurotoksin kuat termasuk tetrodotoksin dan saxitoksin.

Ahli biologi kelautan menganggapnya sebagai salah satu kepiting paling beracun di Indo-Pasifik. Racun diyakini berasal dari alga dan mikroorganisme yang dimakan kepiting.

Proses memasak tidak dapat menetralkan racunnya. Konsumsi sedikit saja bisa menimbulkan kesemutan di bibir dan anggota tubuh. Kemudian disusul mual, kejang, dan gagal napas.

Dalam kasus yang parah, kepiting setan dapat melumpuhkan otot, menghentikan pernapasan, dan membunuh konsumennya dalam hitungan jam.

Laddy Gemang, kepala desa Luzviminda, yang mengunjungi rumah Amit menemukan banyak cangkang kepiting dibuang di tempat sampah. Cangkang-cangkang itu berwarna cerah dan mudah dikenali.

Gemang menyebut Amit dan sang suami adalah nelayan berpengalaman. Menurutnya, Amit seharusnya tahu bahwa kepiting yang ditangkapnya beracun.

"Jadi mengapa dia memakannya? Itulah yang membuat saya bingung," ungkap Gemang seperti dilaporkan Strait Times.

Kematian Amit bukan kasus pertama kematian akibat konsumsi kepiting setan. Oktober lalu, media lokal melaporkan seorang nelayan berusia 54 tahun meninggal usai mengonsumsi kepiting tersebut.

Sementara itu, sejak kematian Amit, para pemimpin desa telah mengeluarkan peringatan darurat pada penduduk yang tinggal di pesisir.

"Jangan makan kepiting setan berbahaya ini karena telah merenggut dua nyawa di kota kita. Jangan mempertaruhkan hidup Anda," ujar Gemang.

 


Sumber : https://www.cnnindonesia. /  Editor : eci

[Ikuti Dentingnews.com


Dentingnews.com

BERITA LAINNYA +INDEKS
Dunia

Kisah Pria Datangi 9 Piala Dunia dengan Mobil VW Kodok Bergambar Bola

Ahad, 21 Juni 2026 - 20:05:48 WIB

PEKANBARU,DENTINGNEWS--.

Dunia

Lagi, 11 Tentara dan Polisi Israel Tewas Bunuh Diri

Senin, 27 April 2026 - 21:00:22 WIB

PEKANBARU,DENTINGNEWS-.

Dunia

Cerita Lucu Jemaah Haji Bawa Petis, Koper Sempat Dibongkar di Madinah

Senin, 27 April 2026 - 20:53:45 WIB

PEKANBARU,DENTINGNEWS.

Dunia

Iran Sudah Bertahun-tahun Punya Strategi Penutupan Selat Hormuz

Selasa, 21 April 2026 - 19:47:45 WIB

PEKANBARU,DENTINGNEWS.

Dunia

Militer AS Akan Buru Kapal-kapal Tanker Iran di Dekat RI

Sabtu, 18 April 2026 - 18:17:02 WIB

PEKANBARU,DENTINGNEWS.

Dunia

Bupati Siak Afni Optimis PT BSP Bisa Kembali Bangkit

Selasa, 10 Februari 2026 - 17:30:00 WIB

SIAK, DENTINGNEWS-----Bupati Siak Dr. Afni Zulkifli optimis  Bad.

TULIS KOMENTAR +INDEKS


Terkini +INDEKS
Pemko Pekanbaru Janji Beri Keringanan Untuk Pedagang Eks Pemegang HGB Ruko STC
04 Agustus 2026
Wamenkes RI Kunjungi Riau, Perkuat Gerakan Bersama Percepatan Eliminasi Tuberkulosis
04 Agustus 2026
Korban Gigitan Monyet Liar di Tembilahan Bertambah Jadi 15 Orang
04 Agustus 2026
Delegasi GCMC IMT-GT ke-9 Mulai Berdatangan ke Kota Pekanbaru
04 Agustus 2026
Pemko Pekanbaru Siapkan Seragam Gratis untuk 20.800 Siswa SD dan SMP
04 Agustus 2026
Pemprov Buka Pendaftaran Beasiswa Riau Cerdas Lanjutan 2026
04 Agustus 2026
Pengukuhan 202 Ketua RT/RW dan 310 Ketua Dasa Wisma Perkuat Kelembagaan Masyarakat Tenayan Raya
04 Agustus 2026
Berjuang 34 Hari Lawan Sakit, Gajah Binaan BBKSDA Riau Jovi Meninggal Dunia
04 Agustus 2026
Nilai Tukar Petani Riau Naik Jadi 194,29 pada Juli 2026, Tertinggi Kedua di Sumatera
04 Agustus 2026
Karhutla di Riau: Sumber Air Menipis, Manggala Agni Harus Pindahkan Pompa Tiap 30 Menit
03 Agustus 2026
TERPOPULER +INDEKS
  • 1 Temui Wapres Gibran, Bupati Siak Perjuangkan Hak DBH bagi Daerah Penghasil SDA
  • 2 Pemprov Riau-Komnas HAM Bahas Sengketa Lahan Rohul dan Kampar
  • 3 Pekanbaru Jadi Ketua Jaringan IMT-GT, Konsep Green City Makin Diperkuat
  • 4 Dampingi UAS, Kapolda dan Pangdam Touring, Bupati Afni Kenalkan Sejarah dan Keindahan Siak
  • 5 Bupati Afni Lantik Pengurus KTNA, Serahkan Bantuan Alsintan Hampir Rp15 Miliar
  • 6 Hasil Seleksi Pemenuhan Kuota SMP Negeri Pekanbaru Diumumkan, Daftar Ulang Dimulai 6 Juli
  • 7 Harga Emas Hari Ini Terpantau Stabil

Ikuti Kami

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

DentingNews.com ©2021 | All Right Reserved