Program Satu ASN Satu RW Mulai Berjalan di Pekanbaru
Selama Ramadhan, ASN Pemprov Riau Pulang Kerja Lebih Cepat
Kasus Malaria di Riau Per Februari Tembus 238 Kasus
BBPOM Pekanbaru Perketat Pengawasan Pangan Jelang Ramadan
Tingkatkan PAD, DPMPTSP Riau Kumpulkan Investor Nasional
PEKANBARU,DENTINGNEWS---- Sebagai upaya untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau, melalui Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) akan mengumpulkan para pengusaha yang akan berinvestasi di Riau.
Kepala DPMPTSP Riau Vera Angelita OK mengatakan, dikumpulkannya para pengusaha nasional calon investor tersebut juga merupakan arahan langsung dari Pelaksana tugas (Plt) Gubernur Riau SF Hariyanto. Di mana salah satu arahnya yakni para pengusaha yang berinvestasi di Riau diwajibkan untuk meletakkan dananya di Bank Riau Kepri (BRK) Syariah.
“Menindaklanjuti arahan Bapak Plt Gubernur, yang meminta investor yang akan berinvestasi di Riau wajib menempatkan dananya di BRK Syariah. Kami akan mengumpulkan pengusaha nasional dalam sebuah workshop,” katanya, Kamis (12/2/2026).
Lebih lanjut dikatakannya, dalam pertemuan tersebut pihaknya akan mengarahkan pada investor untuk membuka rekening BRK Syariah. Dengan demikian, nantinya ada perputaran dana di BRK Syariah dari para investor yang berinvestasi di bumi Melayu Riau.
“Nantinya dalam workshop tersebut, kami akan duduk bersama dengan pihak BRK Syariah dan juga para investor. BRK Syariah akan menyampaikan informasi fasilitas yang mereka miliki dan DPMPTSP Riau akan memfasilitasi dalam hal pengurusan perizinan,” paparnya.
Sejalan dengan itu, saat ini DPMPTSP Riau juga sedang menyusun rancangan peraturan daerah (Perda) penyelenggaraan penanaman modal. Dalam perda tersebut pihaknya nantinya juga akan mengarahkan investor untuk membuka rekening di BRK Syariah ketika akan berinvestasi di Riau.
“Intinya Pak Gubernur Riau melalui DPMPTSP ingin mendorong agar kegiatan investasi ikut menggerakkan Bank Pembangunan Daerah. Yang pastinya juga akan berdampak pada perekonomian masyarakat Riau,” sebutnya.
Untuk mensukseskan workshop tersebut, pihaknya juga sudah melakukan pertemuan dengan direksi dari BRK Syariah. Dari hasil pertemuan tersebut, pihak BRK Syariah juga sudah memaparkan tujuh program prioritas yang bisa diberikan kepada para investor.
"Rencananya workshop tersebut akan dilaksanakan pekan depan. Pada tahap awal ini, kami akan mengundang investor nasional dulu. Kedepannya tidak menutup kemungkinan investor asing juga akan kami undang,” paparnya.
Sebelumnya, Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau SF Hariyanto menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau dalam memperkuat peran BRK Syariah sebagai bank daerah. Salah satu langkah strategis yang ditempuh yakni mewajibkan para investor yang berinvestasi di Riau untuk menyimpan dana dan anggarannya di BRK Syariah.
“Saya sudah pesan ke Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu, semua investor yang masuk ke Riau wajib menyimpan anggaran dan dananya di BRK Syariah. Itu wajib,” tegas SF Hariyanto.
Menurutnya, kebijakan tersebut merupakan bagian dari upaya penguatan regulasi sekaligus mendorong BRK Syariah agar semakin hidup dan berdaya saing.
"Dengan adanya perputaran dana investasi di bank daerah, diharapkan BRK Syariah dapat tumbuh lebih sehat dan memberikan kontribusi nyata bagi perekonomian daerah," katanya.(aya/MCR)
Harga Emas Antam Hari Ini 6 Februari 2026 Anjlok Rp 100.000
PEKANBARU,DENTINGNEWS-----Harga emas PT An.
Kontribusi PDRB Riau Tembus Rp1.201 Triliun, Terbesar Kedua di Sumatra
PEKANBARU – Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat p.
Harga Emas Antam Hari Ini Rabu 4 Januari 2026, Meloncat Tinggi Usai Ambruk Kemarin
PEKANBARU, DENTINGNEWS---- Harga emas PT Aneka Tambang Tbk .
Neraca Perdagangan Riau 2025 Surplus Besar, Ekspor Melonjak dan Impor Menurun
PEKANBARU, DENTINGNEWS--- Kinerja perdagangan luar n.
Kinerja Positif PT Pegadaian Kantor Wilayah II Pekanbaru Per 31 Januari 2026
PEKANBARU, DENTINGNEWS---- PT Pegadaian Kantor Wilayah II Pekanbaru m.








