Ekonomi Riau Tumbuh 4,79 Persen dan IPM Lampaui Target
Atasi Karhutla di Riau, 5 Ton Sudah Disemai
Ekonomi Riau Tumbuh 4,79 Persen dan IPM Lampaui Target
PEKANBARU, DENTINGNEWS ---- Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau mencatat sejumlah capaian strategis dalam satu tahun perjalanan pemerintahan 2025–2026. Di tengah berbagai keterbatasan anggaran dan tantangan global, sejumlah indikator makro pembangunan justru melampaui target yang telah ditetapkan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) tahun pertama.
Plt Gubernur Riau, SF Hariyanto, mengatakan bahwa realisasi pertumbuhan ekonomi Riau pada 2025 berhasil menembus angka 4,79 persen. Angka tersebut melampaui target awal yang dipatok di kisaran 3,9 hingga 4,23 persen.
“Di tengah keterbatasan 2025, Alhamdulillah beberapa indikator justru melampaui target yang kita tetapkan dalam RPJMD tahun 2025 pertama. Pertumbuhan ekonomi kita ditargetkan 3,9% sampai 4,23%, realisasinya mencapai 4,79% dengan kontribusi terhadap ekonomi nasional sebesar 5,08%,” katanya di Gedung Pauh Janggi Pekanbaru, Jumat (20/02/2026).
Dijelaskan, capaian tersebut menunjukkan bahwa ekonomi Riau masih menjadi salah satu penopang penting perekonomian nasional. Kontribusi sebesar 5,08 persen terhadap ekonomi nasional menegaskan posisi strategis Riau sebagai daerah berbasis sumber daya alam yang produktif.
Meski demikian, Plt Gubernur SF Hariyanto mengakui bahwa pertumbuhan ekonomi tersebut masih didominasi oleh sektor primer dan ekspor komoditas. Ketergantungan pada sektor itu dinilai menjadi tantangan besar yang harus segera dijawab melalui strategi hilirisasi.
“Namun, kita juga jujur pertumbuhan ini masih didominasi sektor primer dan ekspor komoditas. Hilirisasi dan penciptaan nilai tambah masih menjadi pekerjaan rumah besar kita,” jelasnya.
Diungkapkan, penguatan industri pengolahan dan peningkatan investasi di sektor hilir menjadi prioritas ke depan. Dengan begitu, Riau tidak hanya menjadi penghasil bahan mentah, tetapi juga mampu menciptakan produk bernilai tambah tinggi yang berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat.
Di sektor lingkungan hidup, Pemprov Riau juga mencatat hasil menggembirakan. Indeks Kualitas Lingkungan Hidup (IKLH) yang ditargetkan sebesar 71,85 persen berhasil terealisasi hingga 74,82 persen pada akhir 2025.
Plt Gubri SF Hariyanto menyebutkan, peningkatan tersebut didukung oleh menurunnya luas lahan terbakar serta mulai berjalannya komitmen pembangunan rendah karbon. Upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dilakukan secara terpadu melalui kolaborasi lintas sektor.
Selain itu, kebijakan pembangunan berkelanjutan mulai diarahkan pada pengurangan emisi dan penguatan tata kelola lingkungan. Hal ini menjadi bagian dari komitmen Riau untuk menjaga keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi dan kelestarian alam.
"Kemudian, indeks kualitas lingkungan hidup ditargetkan 71,85%, realisasinya 74,82%. Luas lahan terbakar menurun, komitmen pembangunan rendah karbon mulai berjalan," ungkapnya.
Di bidang pembangunan manusia, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Riau juga menunjukkan tren positif. IPM meningkat menjadi 76,31 persen atau naik 0,64 poin, melampaui target RPJMD sebesar 0,57 poin.
“Selanjutnya, indeks pembangunan manusia (IPM) meningkat menjadi 76,31%, naik 0,64 poin melampaui target RPJMD sebesar 0,57 poin. Ini menunjukkan kualitas hidup masyarakat membaik dan akses pendidikan semakin merata." pungkasnya.(Aya/MCR)
Harga Emas Antam Hari Ini 19 Februari 2026 Naik Rp 4.000
PEKANBARU,DENTINGNEWS----Harga emas PT Aneka Ta.
Perkuat Ekosistem Ekonomi Syariah, Pegadaian Dukung Penerbitan Fatwa Kegiatan Usaha Bulion oleh DSN-MUI
JAKARTA, DENTINGNEWS----PT Pegadaian menjadi saksi hadirnya Fatwa No..
Harga Emas Antam Hari Ini 14 Februari 2026, Terbang Tinggi Lagi
PEKANBARU,DENTINGNEWS----Harga emas PT Aneka Tambang.
Go Global, Pegadaian Raih Penghargaan Internasional atas Penerbitan Sukuk dan Social Bonds
SINGAPURA, DENTINGNEWS---- PT Pegadaian kembali menorehkan prestasi g.








