• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
    • Pekanbaru
    • Kampar
    • Pelalawan
    • Siak
    • Bengkalis
    • Dumai
    • Rohul
    • Rohil
    • Inhu
    • Inhil
    • Kuansing
    • Meranti
  • Dunia
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Kuliner
  • Sosok
  • More
    • Video
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
PILIHAN +INDEKS
Gempur Karhutla, 6 Helikopter Sudah Stanby di Riau
Dibaca : 27 Kali
Wujudkan Misi Ekologi, Pemkab Siak Gandeng Pemerintah Swiss, UNDP dan Mitra Pembangunan
Dibaca : 38 Kali
Pemkab Siak Gandeng Ngo Perkuat Kapasitas Hukum Penghulu Kampung Hadapi Konflik Agraria Dan Lingkungan Hidup
Dibaca : 33 Kali
SPMB SMA dan SMK Negeri di Provinsi Riau Resmi Ditutup, Tercatat 79.350 Pendaftar
Dibaca : 23 Kali
PT BSP Gelar RUPS Tahunan dan RUPS Luar Biasa, Tetapkan Direktur Baru untuk Perkuat Kinerja
Dibaca : 69 Kali

  • Home
  • Gaya Hidup

7 Jenis Makanan yang Pantang Dikonsumsi Pasien Covid-19

Redaksi

Jumat, 02 Juli 2021 13:03:51 WIB
Cetak
7 Jenis Makanan yang Pantang Dikonsumsi Pasien Covid-19
ilustrasi: gorengan

PEKANBARU, Dentingnews.com--Pernahkah Anda mengirimkan makanan pada rekan atau kawan terdekat yang sedang menjalani isolasi mandiri karena positif Covid-19? Beberapa hal perlu Anda perhatikan agar makanan tersebut benar-benar bermanfaat, bukan sebaliknya.

Saat membuka unggahan story pada Instagram atau WhatsApp, tak jarang ditemukan foto berupa bingkisan makanan pada pasien Covid-19. Unggahan tersebut juga berisikan doa dan harapan agar segera sembuh.

Tidak ada salahnya memberikan dukungan kesembuhan pada pasien Covid-19, apalagi jika mereka adalah orang terdekat Anda.

Namun, perlu diingat, tidak semua jenis makanan bisa diberikan pada pasien Covid-19. Beberapa jenis makanan harus dihindari. Beberapa makanan itu, bukannya mendukung kesembuhan, justru bisa meningkatkan derajat keparahan pasien Covid-19.

"Banyak orang berbagi kiriman, tapi ternyata yang dikirim bikin penerima yang lagi isolasi mandiri makin parah," kata ahli gizi masyarakat, dr Tan Shot Yen kepada CNNIndonesia.com, Rabu (30/6).

Berikut beberapa jenis makanan yang sebaiknya tidak diberikan pada pasien Covid-19 yang menjalani isolasi mandiri.

1. Gorengan

Siapa bisa melewatkan gorengan yang krispi dengan rasa asin-gurih yang bikin ngiler?

Tapi, gorengan tidak boleh diberikan pada pasien Covid-19. Tan Shot Yen mengatakan, senyawa yang terbentuk dari proses menggoreng bisa memperburuk sindrom metabolik juga menyebabkan peradangan.

2. Makanan cepat saji

Ada banyak makanan cepat saji dengan klaim 'vegan food' yang kesannya menyehatkan. Namun, pada pasien Covid-19, sebaiknya hindari konsumsi makanan cepat saji.

Tan Shot Yen mengatakan, pangan cepat saji cenderung mengandung phthalates yang berasal dari kemasan plastik yang rembes ke makanan.

"Zat ini dapat menyebabkan gangguan imunitas dan menekan keragaman bakteri usus yang akhirnya mengganggu imunitas lagi," ucap Tan Shot Yen.

3. Daging yang diawetkan

Daging yang dibekukan dalam kemasan cenderung mengandung lemak jenuh tinggi. Padahal, lemak jenuh tinggi bisa mengacaukan sistem kekebalan tubuh.

Mengonsumsi daging kalengan atau daging yang diawetkan bisa menghambat proses penyembuhan pasien Covid-19.

4. Makanan manis tinggi gula

Banyak bingkisan untuk pasien Covid-19 berisi makanan kemasan yang cenderung mengandung banyak gula.

Tan Shot Yen mengatakan, gula imbuhan dan pemanis buatan biasa ada di makanan kemasan seperti jus, kudapan manis, atau camilan kemasan.


"Gula dan pemanis meningkatkan protein TNF alfa, C-reactive protein, IL 6, yang menurunkan fungsi imunitas," kata Tan Shot Yen.

Mengonsumsi makanan kaya gula juga berisiko membuat gula darah tinggi sehingga menghambat respons sel darah putih.

5. Produk tinggi garam

Makanan yang tinggi garam juga berdampak buruk pada kesehatan. Tan Shot Yen mengatakan, dampaknya mirip seperti mengonsumsi makanan tinggi gula.

"Produk tinggi garam mirip gula, kelebihan garam menghambat fungsi normal imunitas, memperburuk penyakit autoimun," ucapnya.

6. Pangan tinggi omega-6

Mengutip Hello Sehat, omega-6 adalah asam lemak tak jenuh yang banyak terdapat pada sumber nabati. Makanan cepat saji, junk food, kue manis, daging tinggi lemak juga bisa mengandung asam lemak omega-6.

Pangan tinggi omega-6 bisa mengganggu keseimbangan omega-3 yang baik untuk kesehatan jantung dan otak.

7. Karbohidrat rafinasi

Karbohidrat rafinasi merupakan karbohidrat yang telah melalui banyak proses sampai tiba di meja makan. Contoh karbohidrat rafinasi di antaranya gula olahan, tepung halus, roti putih dan pasta.

"Karbohidrat rafinasi tergolong sebagai pangan dengan indeks glikemik tinggi yang meningkatkan gula darah serta insulin, radikal bebas, dan meningkatkan peradangan," ucapnya.

Tanpa disadari, Anda mungkin sudah membagikan karbohidrat rafinasi pada pasien Covid-19. Misalnya, seperti kue bolu atau brownies.

Sebelum memberikan bingkisan pada rekan Anda yang terkena Covid-19, pastikan jenis makanan yang akan diberikan tak termasuk dalam daftar di atas.(eci)


 Editor : eci

[Ikuti Dentingnews.com


Dentingnews.com

BERITA LAINNYA +INDEKS
Gaya Hidup

Penumpang Kapal Pesiar Nekat Lompat ke Laut Selamatkan Kakek Tenggelam

Sabtu, 06 Juni 2026 - 16:22:48 WIB

PEKANBARU,DENTINGNEWS.

Gaya Hidup

8 Barang Wajib di Tas Jamaah Haji saat Cuaca Ekstrem

Sabtu, 16 Mei 2026 - 16:00:00 WIB

PEKANBARU,DENTINGNEWS.

Gaya Hidup

Ini Bagian Ka'bah yang Memiliki Keutamaan saat Disentuh

Rabu, 13 Mei 2026 - 15:30:00 WIB

PEKANBARU,DENTINGNEWS-.

Gaya Hidup

Simak Cara Cek Visa Haji 2026 Online Sebelum Berangkat ke Tanah Suci

Selasa, 21 April 2026 - 12:00:00 WIB

PEKANBARU,DENTINGNEWS.

Gaya Hidup

Makin Tua Kenapa Makin Susah Tidur?

Sabtu, 18 April 2026 - 18:57:49 WIB

PEKANBARU,DENTINGNEWS-.

Gaya Hidup

Apa Saja Ciri Orang Ber-IQ Rendah? Kenali 7 Tanda Khas Ini

Jumat, 03 April 2026 - 16:07:36 WIB

PEKANBARU,DENTINGNEWS.

TULIS KOMENTAR +INDEKS


Terkini +INDEKS
Gempur Karhutla, 6 Helikopter Sudah Stanby di Riau
20 Juni 2026
Wujudkan Misi Ekologi, Pemkab Siak Gandeng Pemerintah Swiss, UNDP dan Mitra Pembangunan
20 Juni 2026
Pemkab Siak Gandeng Ngo Perkuat Kapasitas Hukum Penghulu Kampung Hadapi Konflik Agraria Dan Lingkungan Hidup
20 Juni 2026
SPMB SMA dan SMK Negeri di Provinsi Riau Resmi Ditutup, Tercatat 79.350 Pendaftar
19 Juni 2026
PT BSP Gelar RUPS Tahunan dan RUPS Luar Biasa, Tetapkan Direktur Baru untuk Perkuat Kinerja
19 Juni 2026
Wako Agung Dampingi Andre Rosiade Tinjau SPPG di Pekanbaru
19 Juni 2026
SPMB SMP dan SD Negeri di Pekanbaru Segera Dimulai
19 Juni 2026
Pelaku Karhutla di Bengkalis Diamankan Polisi
19 Juni 2026
Siak Pertahankan WTP 15 Kali Berturut-turut, Bupati Afni: Jangan Berpuas Diri
18 Juni 2026
Walikota Apresiasi Kinerja 30 LPS Terbaik di Kota Pekanbaru
18 Juni 2026
TERPOPULER +INDEKS
  • 1 Harga Emas Pegadaian Hari Ini 14 Juni 2026: Antam Naik, UBS dan Galeri24 Stabil
  • 2 Pasokan dan Harga Minyakita di Pasaran Stabil
  • 3 Jemaah Haji Siak Kloter BTH 12 Tiba di Arafah, Siap Jalani Puncak Ibadah Haji
  • 4 Plt Gubri SF Hariyanto Lantik 238 Pejabat Eselon III dan IV Pemprov Riau
  • 5 Industri Penjaminan Dinilai Jadi Kunci Penguatan Pembiayaan dan Ketahanan Ekonomi Nasional
  • 6 Simak Harga Emas 24 Karat Hari Ini 19 Mei 2026
  • 7 Harga Emas Antam Hari Ini 14 Mei 2026 Stabil

Ikuti Kami

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

DentingNews.com ©2021 | All Right Reserved